Time Bandits

Time Bandits

Download Indonesian undertekster

Sæson 1

Udgivelsesinfo

Time Bandits 2024 S01E08 ATVP WEB-DL DDP5 1 H 264-NTb
En kommentar af tedi
Retail ATVP | 37:07

Tags

webdl
Udgivet den: 2024-08-14
Downloads: 100
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Portalnya tak ada di sini.

Antara petanya salah, atau datarannya yang salah.

Atau kau yang salah.

Benar, ya, itu mungkin.

Maksudmu aku bisa saja pulang dari sini?

Ya, jika aku bisa temukan portalnya.

Mungkin ada sesuatu yang tertulis di bawah sini.

Tidak. Itu... Tidak.

Tidak. Aku tak bisa menemukannya di mana pun.

Baiklah. Kita tunggu selama apa pun.

Orang-orang mati kedinginan di luar sini.

- Atau sampai kita kedinginan. - Ya. Aku sudah kedinginan.

Apa yang kita lakukan setelah kita tiba di sana?

Sangat penting bagimu untuk menghindari dirimu di masa lalu.

Apakah diri kami masing-masing akan menghilang?

Apakah diri kami akan meledak? Seperti atom kami atau apa pun itu?

Tidak, hanya akan merusak citra dirimu.

Ya, aku pernah melihat diriku sebelumnya. Sangat aneh.

Kini, aku penasaran apa arti simbol-simbol ini.

Mungkin jawabannya ada di balik lipatan ini...

- Tak bisa kulihat portal ini di mana pun. - Di sana!

Itu dia.

Jadi, berapa lama waktu kita untuk selamatkan orang tua kami?

- Kevin kecilku dan "Sauron". - Saffron.

Waktu kita hanya 30 menit.

Tiga puluh menit?

Ya, kita akan kembali ke malam saat kami bertemu denganmu.

Hanya agak lebih cepat.

Apa? Di malam itu terjadi? Apa tak bisa ke waktu lain?

Tidak! Fianna dan Makhluk Tertinggi sama-sama di sana malam itu!

Ya. Memang berisiko.

- Tunggu. - Tidak, hentikan! Terlalu berbahaya!

Bukan masalahku, maaf!

Astaga. Dia sangat...

- Ya, tapi dia adikku. - Ya.

- Kevin. - Tidak, Kevin, tidak aman!

Kita masih tak tahu apakah kita bisa mengubah masa lalu!

Aku tahu.

Ini bukan rumah kita.

Ada anak-anak di kulkas.

Kalian harusnya tak bermain di kulkasku.

Baik.

Di mana kita?

Apakah ini periode hitam-putih?

- Ini pesta. - Bagaimana kau tahu?

Kau tak pernah ke pesta.

- Sudah pernah ke satu pesta. - Tak pernah.

Pernah, di tahun '20-an.

- Tidak, tak pernah. - Pernah.

- Tak pernah. - Pernah!

- Tidak, tak pernah! - Pernah!

- Waktu kita 30 menit, Kevin! - Maka berhenti berdebat!

Ya!

Apakah ini Bingley?

Ya, sayangnya begitu.

Ke mana jalan menuju Chisley Close?

Aku tak tahu.

Bisa cari dari ponselmu?

Tidak.

Kita butuh tengaran sebagai penanda arah.

Itu yang kami lakukan di tundra.

Ke arah mana ke pusat perbelanjaan?

Ke arah sana. Apa kau ingin berbelanja?

Kami hendak hentikan iblis yang ingin mengubah orang tua kami jadi batu bara.

Itu hal serius.

- Masih siang. - Harusnya sudah malam.

Mungkin kita punya lebih banyak waktu.

Kita tak bisa melakukannya.

- Kita hampir mati saat pertama kali. - Harus kita lakukan. Mereka anak-anak.

Sebenarnya aku mulai ragu soal ini.

Karena aku tak mau dibakar oleh mantan pacarku.

Tak mau dibakar oleh siapa pun, tapi terutama jangan olehnya.

- Kita harus bahas ini lebih lanjut. - Ya.

Tidak! Berhenti berdiskusi, dan pergi sekarang!

Astaga!

Apakah itu kita di masa depan? Gambaran diriku.

Kenapa sangat berkeringat?

Ceritanya panjang, tak ada waktu.

Di mana aku?

Anak-anak itu, mereka dalam bahaya.

- Astaga. - Ya, kacau sekali.

Aku sungguh ketakutan.

Tidak, kau sangat pemberani! Kontribusi pribadimu sangat penting!

- Wah, sungguh? - Ya! Astaga!

Kenapa aku tak bersama kalian?

- Apakah aku mati? - Kami tak yakin.

Apa maksudmu tak yakin?

Bagaimana caranya aku membuka portal yang kau pakai untuk bicara dengan kami?

Pemahamanmu soal peta itu lebih baik dari yang kau sadari.

- Benarkah? - Ya! Waktu terlipat!

Apa kau paham?

Tidak, aku tak paham, tidak.

- Apa yang terjadi pada kami? - Apa maksudnya kau tak yakin?

Tidak! Tak usah bertanya lagi. Kalian harus pergi sekarang. Pergilah!

- Hei, apa... Tunggu! - Baik. Tenanglah.

Apa-apaan jeritan itu?

Kenapa aku suka memerintah orang?

- Apa yang terjadi padaku? - Apa yang kubicarakan?

Kurasa kita harus kembali ke tempat kita datang.

Tempat ini terlihat lebih suram dari biasanya.

Dan semua orang berpakaian retro.

Mungkin sedang menjadi tren?

Aku tak paham soal fesyen masa kini.

Ya, lihatlah dirimu.

Bahkan musiknya retro.

Seperti daftar putar lagu "Minum Anggur" Ibu.

In tahun 1996.

Astaga. Masa lalu.

Ini bukan 30 menit sebelum orang tua kita mati.

Ini hampir 30 tahun sebelumnya.

Apakah Lelaki Peta itu bisa membuat kesalahan sebesar ini?

Sebenarnya ini yang paling akurat yang pernah dia lakukan.

Kevin, rumah tempat orang-orang berpesta Halloween itu,

itu rumah kita sebelum itu menjadi rumah kita.

Pasti itu tempat yang mereka robohkan untuk membangun rumahnya.

Jalanan rumah kita belum ada.

Kita belum tinggal di sana.

Kita belum hidup.

Kukira aku akan bertemu Ibu dan Ayah.

Sungguh.

Aku juga mengira begitu.

Aku ingin selamatkan mereka.

Tak masalah, kita coba lagi.

Kita akan kembali ke lain waktu.

Kita bisa temukan mereka.

Apa?

Kita bisa melihat mereka. Mereka masih hidup sekarang.

Kita belum lahir, Saff. Mereka tak tahu siapa kita.

Tapi kita tahu mereka.

Aku tahu dia tak tahu aku siapa. Tapi aku ingin memeluk ibuku, Kev.

Bagaimana jika kita melakukan kesalahan dan membuat kita jadi tak pernah ada?

Jika kita tak ada, kita tak akan ada untuk membuat diri kita jadi tak ada.

Artinya kita masih akan hidup, 'kan?

Coba pikirkan.

Apa?

Mungkin jangan beri tahu mereka kau anak mereka di masa depan.

Karena mereka bisa berpikir tak mau punya anak jika melihat aku membosankan?

Kau akan bilang apa?

"Aku anakmu di masa depan, kemari untuk selamatkan kalian dari iblis

yang mengubahmu jadi briket barbeku yang kusimpan di tas pinggangku.

Inilah kalian."

Aku akan ke rumah Ayah, kau ke rumah Kakek dan Nenek.

Kita harus pikirkan soal apa yang akan kita katakan.

Tak usah berpikir, lakukan saja.

Kita terlambat. Keluarganya sudah menjadi hantu.

Tapi aku tak suka memerintah, 'kan?

Ini bukan tempat yang tepat. Apakah ini Benteng Kegelapan?

Aku di sini. Aku selamat.

Ini tempat yang tepat.

Aku selamat. Aku masih di sini, Penelope.

Ya, ya, bagus.

Apa maksud diriku di masa depan, "Waktu terlipat"? Terlipat jadi apa?

Kau yang cari tahu. Kita harus selamatkan mereka.

Permisi. Permisi.

Selamatkan mereka dari apa? Diri kita tak bilang apa-apa.

- Bagaimana aku bisa jadi pemberani? - Entahlah. Tak bisa kubayangkan.

- Bagus. Fianna! - Tolong minggir.

Maaf.

- Kukira kau orang lain. - Mantan pacarnya.

Itu hubungan yang bergejolak.

Pasti begitu.

Baiklah, bagus, ayo...

Ayah?

Potret saja, Sobat. Akan bertahan lebih lama.

Ayah.

Aku Mikey.

Mikey siapa?

Mikey Haddock. Siapa kau?

Aku Kevin... Haddaway.

Haddaway?

Aku bercinta dengan ibumu.

Ya.

Hanya bercanda.

Lelucon yang bagus.

Ayahku bilang aku harus bermain di luar. Aku mengakalinya.

Bermain di luar. Hore.

Game Boy. Kujual sepedaku untuk membelinya.

Kena masalah.

Aku pemberontak.

Aku terbunuh.

Tak masalah, masih ada nyawa.

Ya.

Cobalah. Ini keren.

Tidak, tidak,

tidak, tidak, tidak,

tidak, tidak, tidak.

Baik, tekan itu.

Kutemukan dia.

Si kecil dari kamar tidur spesial itu.

Tapi dia di waktu yang salah.

Dan dia tak bersama yang lainnya.

Dia memegang petanya.

Apa kau yakin itu petanya, Master?

- Ya, jadi ini petanya. - Ya, itu petanya.

Jadi, kau bisa pergi ke tempat berbeda dengan ini, 'kan?

Tidak. Sembunyikan, dia akan melihatnya.

Terlambat. Aku sudah melihatnya.

Bangunkan Fianna.

Fianna!

Fianna.

More Indonesian subtitles for Time Bandits

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left