De første 200 linjer.
Sesak...
"Sōmen (素麺) : Mi Jepang yang halus dan tipis, biasanya dihidangkan sebagai makanan penyejuk di musim panas."
Soumen makan siangku rasanya mau keluar!
Mato terlalu banyak bergerak.
Kalau tidak diikat kencang, nanti bisa kendor.
Kakak...
Kalau lihat aku, jangan panggil, ya.
Malu-maluin.
Itu kalimatku!
A-Apa apaan itu?!
Apa?!
Hei, berhenti bergerak!
Dan berhenti berkelahi!
Aku tidak akan terluka.
Dan dia...
Dibenci orang lain itu menakutkan.
Tapi...
Aku sangat ingin berteman baik dengan Takanashi-san.
Selesai, Tuan Putri.
Juga...
Kita akan melihat dunia dengan berbagai macam warna.
Se~No!! Fansubs
Ato dore dake sakebeba ii no darou
Ato dore dake nakeba ii no darou
Mou yamete watashi ha mou hashirenai
Itsuka yume mita sekai ga tojiru
Makkura de akari mo nai
Kuzurekaketa kono michi de
Aru hazu mo nai ano toki no
Kibou ga mieta kigashita
Doushite?
Black Rock Shooter
Natsukashii kioku
Tada tanoshikatta ano koro wo
Black Rock Shooter
Demo ugokenai yo
Yami wo kakeru hoshi ni negai wo
Mou ichido dake hashiru kara
あとどれだけ叫べばいいのだろう
あとどれだけ泣けばいいのだろう
もうやめて わたしはもう走れない
いつか夢見た世界が閉じる
真っ暗で明かりもない
崩れかけたこの道で
あるはずもないあの時の
希望が見えた気がした
どうして
ブラックロックシューたー
懐かしい記憶
ただ楽しかったあの頃を
ブラックロックシューたー
でも動けないよ
闇を駆ける星に願いを
もう一度だけ走るから
Harus seberapa kencang lagi aku berteriak?
Harus seberapa lama lagi aku menangis?
Sudah cukup aku tak sanggup berlari lagi
Suatu saat dunia yang kuimpikan 'kan terutup
Di atas jalan hancur gelap
Tanpa cahaya yang kutapaki ini
Aku merasa melihat harapan
Dari waktu yang seharusnya tidak ada
Mengapa?
Black★Rock Shooter
Kenangan lama
Tentang saat ku masih bahagia
Black★Rock Shooter
Bintang yang menembus kegelapan
Tempatku menaruh harap sudah tak bergerak lagi
Akan kucoba sekali lagi untuk berlari
Episode 2
Langit yang Memeluk Fajar
Eh, Kuroi-san?
Katanya kamu gak bisa datang?
O... Emm... sekarang aku mau.
Dengan siapa?
Dengan... Takanashi-san...
Sampai nanti, ya.
Masih belum datang, yah?
Biru.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Sudah dua jam aku menunggumu Ada apa? Apa ada masalah? Tolong jawab.
Oranye.
Ayo, dari situ pemandangannya lebih jelas.
Ungu.
Takanashi-san
Maafkan Aku.
Takanashi-san
Maafkan Aku.
Takanashi-san
Maafkan Aku.
Takanashi-san
Maafkan Aku.
Takanashi-san
Maafkan Aku.
Takanashi-san
Maafkan Aku.
Jumlah Email yang kuterima dari Takanashi-san cuma Tiga.
Dan semuanya berisi...
"Maafkan Aku."
Sakit.
Itu karena...
ada orang lain yang menerima rasa sakit itu untukmu.
Tidak masalah seberapa sakitnya itu.
Atau seberapa dalam lukanya.
Sebenarnya yang terluka itu bukan hanya kamu.
Bohong.
Bohong...
Padahal sesakit ini...
Kakak itu ga pake sendal!
Lihat dia!
Masak dimakan semut?!
Konyol!
Menjijikkan!
Sampai aku tidak boleh mengiriminya pesan...
Tadi sudah kamu kirim, kan?
Lagipula aku tidak yakin dia masih menunggu.
Aku tidak ingin makan.
Makanlah.
Padahal aku ingin pergi...
Apa?
Padahal sekali saja...
Aku ingin pergi ke festival.
Apa yang kau bicarakan?
Kalau Kagari tidak bisa pergi, Yomi juga tidak bisa.
Aku tidak kuat lagi...
Jangan menangis Yomi.
Tidak apa-apa.
Jadi...
Buka bajumu.
Untuk menghilangkan semua kesedihan Yomi...
Akan kuukirkan sesuatu untukmu.
Tolong aku...
Tolong aku...
Tolong aku...
Tolong aku...
Tolong aku...
Tolong aku...
Tolong aku...
Tolong aku...
Tolong aku!
Tolong... aku?
Lucu, kan? Aku dengar Endou-kun datang ke Festival juga.
Bener, bener!
Karena Yamauchi juga disana...
Ah! Gawat!
Ayo cepat.
H-Hei.
Takanashi-san, luka itu...
Jangan Lihat!
Maaf.
Kenapa kamu tidak marah?
Kenapa kau tidak marah padaku meski aku tidak datang ke festival?
Takanashi-san ingin aku marah?
Kalau kamu ingin aku marah, aku akan marah.
Aku sudah menunggu lama sekali!
Bukankah Aku sudah bilang dari awal kalau itu mustahil?
Takanashi-san tetaplah Takanashi-san...
Kau bukan Kotori Asobi.
Aku selalu menganggapmu sebagai burung kecil.
Burung kecil yang sedang bermain yang ingin kubawa ke dunia yang memiliki banyak warna!
Tapi kau bukanlah burung kecil...
Takanashi-san sangat berbeda dengan seekor burung kecil!
Maksudku, kau tidak bisa pergi ke manapun sesukamu.
No comments yet. Be the first to leave one.