De første 200 linjer.
Beritahu aku tentang Alice.
Jangan sebutkan nama itu padaku.
Aku tak mau mendengarnya.
Seperti apa orangnya?
Dia memiliki tatapan kosong.
Seolah dia kehilangan jiwa.
Margaret tak pernah memercayainya.
Apa harapan menjadi kenyataan?
Ya, harapan menjadi kenyataan.
Ibu berharap untukmu, dan kau datang.
Sungguh?
Apa yang dia lihat di dirinya?
Aku tak pernah mengerti.
Seumur hidupku.
Jurnal Logan
Ayah jarang di rumah.
Biasanya hanya aku dan Ibu.
Aku penasaran apa yang dia lakukan seharian.
Orang mendengarkannya saat dia bicara.
Semua orang hentikan apa yang mereka lakukan.
Ini membuat Ibu iri.
Tak ada yang memperhatikan dia.
Aku ingin menjadi seperti Ayah.
Aku ingin memiliki apa yang dia punya.
Menjadi sepertinya.
Minggu
Kami naik kereta. Tidak, itu kosong.
Duduk. Berapa lama kau di sini?
Alice.
Paman Bishop.
Kenapa kau kembali ke sini?
Entahlah.
Kau mirip seperti Ibumu.
Selamat datang kembali, Alice.
Semuanya, sambut Alice ke rumah kita.
Selamat datang.
Kau mau sarapan?
Ya, tolong.
Ini.
Kau akan makan terlebih dahulu, dan bicara nanti.
Terima kasih.
Itu masih belum matang.
Tergoda dan mencoba
Terima kasih.
Kami sering dibuat bertanya-tanya
Mengapa harus demikian
Seharian
Hari panjang lainnya
Sementara ada yang lain
Hidup tentang kita
Tak pernah diperdaya
Meskipun salah
Lebih jauh
Kami semua akan tahu semua tentang itu
Lebih jauh
Kami akan mengerti mengapa
Itu pasti
Cerialah, saudaraku
Hidup dengan sinar mentari
Kita akan memahaminya
Pada akhirnya...
Sesuatu seperti itu./ Ya.
Hebat.
Senin
Kau tak lihat apa yang dia lakukan di sini, bukan?
Siapa?/ Bishop.
Aku tidak yakin.
Aku butuh waktu lama untuk terbiasa, kau juga.
Terbiasa untuk apa?
Semua orang di sambut di sini kapanpun mereka mau.
Dari mana mereka datang?
Dari mana-mana.
Kami tidak bertanya, dan mereka tak perlu memberitahu.
Hai, kawan./ Halo.
Beri aku ciuman.
Anakmu?/ Bukan.
Siapa orang tuanya?
Beberapa pelancong tinggalkan dia di sini musim semi lalu.
Kau tidak memanggil polisi?
Kami merawat dia sekarang.
Orang selalu datang dan pergi di sini, Alice.
Kebanyakan adalah orang baik.
Orang tua dia datang terburu-buru,
Dan mereka juga pergi terburu-buru.
Tak perlu merasa kasihan untuknya.
Beberapa orang tak ditakdirkan menjadi orang tua.
Aku tahu dan aku meminta maaf. Ingat yang kukatakan kepadamu.
Tak apa, kau aman. Tak apa, kau aman.
Selasa
Bagaimana menurutmu?
Tempat apa ini?
Ini sisa dari kota lama.
Masuklah.
Aku mendengar teriakan lagi semalam.
Itu Everett.
Ada apa dengan dia?
Mimpi buruk dari perang.
Itu membantunya berada di sini.
Dia tahu itu.
Kalian berdua berhubungan?
Tidak.
Lalu kenapa tidur di kamarnya?
Dia butuh seseorang untuk berada di sana untuknya,
Jadi aku tetap tinggal.
Bisa kita pergi?
Tentu.
Ayah!
Ayah!
Ibu!
Ibu!
Siapa saja, tolong aku!
Apa-apaan?
Rabu
Harold, kau bisa tunggu luar.
Kau tahu tentang kematian Carroll?
Aku membaca di surat kabar.
Bagus.
Aku baca dia tewas melindungi istri dan anaknya saat perampokan.
Itu bukan Carroll.
Mereka mencetak apa yang aku inginkan.
Bagaimana dengan kebenaran?
Kau tak pernah bertemu istrinya Carroll, 'kan?
Dia membawa cucuku dan kabur seperti seorang pengecut.
Dia di luar sana.
Dan aku mau kau...
...untuk dapatkan cucuku dan bawa dia pulang.
Aku tak mau wanita itu datang kembali mencarinya.
Kau mengerti?
Aku... Holden, aku...
Aku bermimpi belakangan ini.
Setiap malam gigiku mulai lepas satu per satu,
Setelah beberapa lama, aku mulai mencabutnya,
Dan itu hanya... Yang membuatku takut, itu lepas begitu saja.
Hingga tak ada lagi yang tersisa.
Kenapa kau katakan ini padaku?
Karena Carroll mati,
Dan Margaret sudah tiada,
Dan anak itu satu-satunya yang aku miliki.
Holden, pergilah dapatkan cucuku.
Bawa dia pulang. Mengerti?
Untukku.
Beritahu aku tentang Alice.
Seperti apa orangnya?
Dia memiliki tatapan kosong.
Seolah dia kehilangan jiwa.
Logan, tidakkah kau terlalu tua untuk benda itu?
Biarkan saja.
Aku tanyakan dia.
Logan.
Kau seorang pria dewasa atau anak-anak?
Aku pria dewasa.
Maka ayah rasa ini waktunya untuk menyingkirkan itu.
Ini.
Lihatlah ini.
Kau tahu itu apa?
Pisau.
Benar itu pisau. Tapi itu pisau kakekku.
Diberikan padanya saat Perang Sipil.
Dia membunuh prajurit Konfederasi dengan pisau ini.
Kau mau memegangnya?
Carroll.
Kau ingat apa yang kita bicarakan?
Oke, bisa kau pilih satu mainan?
Oke? Ayo.
Ada apa?
Kapan kita pulang?
Kita tak lagi punya rumah,
Dan kita harus terbiasa dengan itu.
Di sini bau.
Ini tak seburuk itu.
Di mana Ayah?
Dengar, kau terlalu muda untuk mengerti, oke?
Cukup jangan membenci Ibu karena ini.
Kami naik kereta. Tidak, itu kosong.
Ada apa?
Logan...
Apa yang kau lakukan?
Sudah kubilang.
Aku mau pulang.
Aku memanggil polisi.
Tidak penting.
Kau tidak mengunci pintu.
Jadi aku masuk.
Aku ke sini untuk selamatkan anakku.
Aku tak tahu apa yang kau mampu lakukan.
Aku tak melakukan apa-apa./ Tentu saja.
Tentu saja!
Tolong! Tolong, tolong, tolong.
Apa yang kau takutkan?
Ini berakhir./ Aku hanya ingin pulang.
Aku mencintaimu.
Logan. Logan, tidak, tidak, tidak.
Tidak, tidak, tidak.
Nak...
Tak apa. Ayah akan mengambil ini, mengerti?
Semuanya baik. Berikan itu padaku.
Tak apa.
Semuanya baik.
Tak apa.
Jangan pernah mengangkat tanganmu kepadaku!
No comments yet. Be the first to leave one.