Udgivelsesinfo

Bleach: Perang Darah Ribuan Tahun - Pemisahan - 17
En kommentar af Inisial ZA
17. Hati Serigala

Tags

other
Udgivet den: 2023-07-31
Downloads: 45
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 138 linjer.

Mulai sekarang, ini adalah keputusasaan yang sesungguhnya.

Gawat.

Sayapku muncul tiba-tiba.

Tak apa-apa.

Kalau memang perlu, gunakan saja.

Aku tak mau menggunakannya karena sudah lelah.

Aku juga tak mau.

Sepertinya Bambietta sudah menggunakannya.

Tentu saja.

Dia pasti kesal karena kita tak ada di sana.

Seram.

Tak boleh.

Jangan gunakan sayap kalian seperti dia.

Soalnya dia itu bodoh.

Dia bisa mengakhiri pertarungan ini dalam sekejap.

Meski kau berubah, apa yang kau lihat tetap terbalik.

Memangnya kenapa kalau terbalik?

Dasar payah.

Kalau aku tak tahu ke mana arah seranganku,

aku tinggal menghancurkan segalanya saja

dengan kemampuan ledakanku.

Selamat datang kembali.

Kapten!

Siapa atasanmu? Si guguk atau si tukang cengar-cengir?

Jangan remehkan lawan, Letnan Hinamori.

Ledakan miliknya tak bisa diatasi hanya dengan menggunakan Tobiume.

Terlebih, kau tak akan bertahan tanpa perisai atau zirah.

Tak bisa bertahan?

Ucapanmu seolah-olah ember di kepalamu itu bisa melindungimu dari seranganku.

Saat ditembak, kau sadar ada yang tak beres dan langsung menggerakkan kepalamu.

Guguk memang hebat.

Apa itu insting hewanmu?

Benar, ledakanku tak bisa ditahan.

Yang kulempar itu bukan bom Reishi.

Tetapi Reishi milikku membuat segala hal yang disentuhnya menjadi bom.

Karena itu, mencoba menangkisnya dalam sekejap adalah tindakan sia-sia.

Tak mungkin.

Nah, apa yang kau lakukan sekarang?

Guguk.

Sembunyi di belakangku!

Bagaimana?

Zirahmu pasti sudah rusak, tetapi kau belum mati, 'kan?

Aku ingin lihat seperti apa wajahmu di balik ember itu.

Apaan itu? Kenapa kau tak menjadi guguk lagi?

Teknik Humanisasi

Teknik Humanisasi.

Apa itu nama dari ritual rahasia klan kita?

Benar.

Karena dosa-dosa masa lalu kita,

klan manusia serigala sudah jatuh ke alam binatang buas.

Meski begitu, kita tetap tak bisa mati.

Jadi, klan kita kembali ke Soul Society,

memutus sementara rantai dosa,

kembali ke bentuk asli kita sebagai binatang buas sebelum menerima hukuman,

dan mendapatkan kekuatan besar.

Teknik ini disebut Teknik Humanisasi.

Bagaimana cara menggunakannya?

Persembahkan jiwamu.

Dengan tanganmu, keluarkanlah jiwamu,

dan persembahkan kepadaku.

Maka aku akan mengajarkanmu Teknik Humanisasi.

Kau tak mau melakukannya?

Tak apa-apa.

Kau tak punya alasan untuk mengorbankan hidupmu demi Shinigami.

Punya.

Tuan Genryusai menampungku setelah aku tak tahan hidup menyamar,

lari dari klan, dan hidup tanpa rasa malu.

Tuan Genryusai, yang sangat baik kepadaku,

dibunuh oleh para Quincy.

Aku harus membalas penghinaannya!

Letnan Hinamori,

tolong bawa Kapten Hirako dan pergi.

Baik.

Apa boleh buat.

Bankai.

Kokujo Tengen Myo-oh.

Dangai Joe!

Apa itu?

Mengejutkan.

Ternyata di dalam Bankai itu tak ada si guguk.

Jangan-jangan,

si guguk bersembunyi di dalam kulit monster itu?

Apa yang sebenarnya terjadi?

Kokujo Tengen Myo-oh adalah Bankai yang memberi nyawa pada zirah.

Sementara Dangai Joe berfungsi untuk melepaskan zirahnya,

dan hanya menampakkan Reiatsu dan kekuatannya.

Teknik seranganmu tak akan bisa mengalahkanku.

Bukankah semua kelemahanmu menjadi terbuka saat menampakkan Reiatsu-mu?

Kau masih belum mengerti?

Orang-orang takut menjadi bom

dan dihancurkan karena ada kehidupan.

Selama tak ada kehidupan,

orang-orang tak akan takut dihancurkan.

Bicara apa kau ini?

Zirah adalah nyawanya Tengen Myo-oh.

Dangai Joe adalah wujud Tengen Myo-oh setelah dia meninggalkan nyawanya.

Kau ini bicara apa?

Aku juga tahu.

Soalnya dari tadi aku memegang Bankai-mu.

Bankai itu dan pemiliknya saling berhubungan.

Lihat.

Meski Bankai-nya hancur, aku masih baik-baik saja.

Tetapi kau yang menjadi pemiliknya, malah kena dampaknya, 'kan?

Lubang apa itu?

Dari dahulu, tubuhku sudah menjadi cangkang kosong.

Aku hanyalah alat untuk mengalahkanmu.

Teknik rahasia kami, Teknik Humanisasi,

memerlukan pengorbanan jiwa seseorang sebagai imbalan untuk tubuh abadi sementara.

Aku tak akan mati selama tubuhku masih dalam bentuk manusia.

Apa maksudmu? Kau ingin mengorbankan nyawamu?

Bukankah alasan kita bertarung

karena kita tak ingin dibunuh kalau kalah?

Apa gunanya menang kalau harus mengorbankan nyawa demi pertempuran?

Aku tak mengorbankan nyawaku.

Aku hanya bertaruh.

Tuan Genryusai mengorbankan nyawanya dalam pertempuran,

maka aku pun tak punya alasan untuk tak melakukannya.

Aku sudah meninggalkan nyawaku...

...sebelum memasuki medan perang ini.

Sajin. Sajin.

Kerja bagus.

Klan kita memang harus bertindak seperti ini.

Aku sangat bangga kepadamu sekarang, Sajin.

Mustahil.

Bomnya tak meledak,

tetapi malah memotong tubuhku dengan kecepatan yang lebih cepat dari ledakan.

Kenapa menjadi begini?

Masih belum berakhir.

Beri aku waktu sedikit lagi.

Teknik rahasia, Teknik Humanisasi.

Jiwaku.

Aku harus pergi ke benteng mereka.

Aku harus mengalahkan Yhwach.

Bagus, Sajin.

Kau mungkin sudah menyadarinya, 'kan?

Yang kau rasakan sekarang adalah keinginan membalas dendam.

Itu adalah jenis balas dendam yang selalu kau ingatkan kepada temanmu.

Tetapi jenis yang ini pun tak apa-apa.

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left