昨夜ã®ã‚«ãƒ¬ãƒ¼ 明日ã®ãƒã‚šãƒ³
De første 200 linjer.
Wow!
- Tunggu dulu!! - Eh?
- Selamat makan!. - Selamat makan!
Hari ini aku makan ini lagi?
Eh? Karena sekarang tanggal ganjil
Tapi sepertinya aku makan nasi yang sama dengan kemarin
Karena kemarin itu tanggal 31 dan hari ini tanggal 1
Apa aku melewatkan sesuatu?
Kau sendiri yang bilang "Aku pasti tetap di tanggal ganjil."
Yah benar sih
Jika kau tidak suka memakannya
Mau dibuang saja?
DI BUANG?
Kalau di buang takutnya...
Jika makanan ini di buang, yang dosa itu aku karena gak memakannya
Kan kamu yang mulai membahasnya
Benar juga!
Enak?
Ya
Aku pergi dulu
Oh, selamat pagi
Selamat pagi
Terjadi sesuatu?
Ini hari terakhir kita akan bertemu seperti ini, Terayama-san..
Kenapa? Ayo terus ketemu
Minggu depan aku dah pensiun
Ah... Pensiun
Komisiku juga berakhir
Bentar lagi aku bakal jadi pengangguran
Pengangguran
Setelah ini, yang bisa dilakukan hanyalah...
...Meninggal
Meninggal?
Tapi aku ingin melihat putriku menikah sebelumnya
Tapi, sepertinya gak akan terjadi
Apa jadinya kalau kau makan nasi untuk orang meninggal?
Bertanya seperti bertaruh antara Kappa dan Sumo
Kappa dan Sumo?
Gak bakal ada yang terjadi!
Emanknya gak boleh kalau dia gak makan? Nasi keras itu?
Aku juga berpikir gitu, tapi ini seperti kebiasaan
Gak ada alasan untuk berhenti
Jadi, entah kenapa, hal itu tetap berlangsung
Tinggal dengan ayah mertuamu juga merupakan kebiasaan?
Eh?
Ikut aku...
Kupikir normal bagimu jika kembali ke rumah orang tuamu setelah suamimu meninggal
Benarkah?
Benar. Sekarang sudah 7 tahun
Apa yang akan terjadi jika kau tetap memanjakan dia?
Memanjakan?
Jika kau tetap tinggal dengan ayah mertuamu
Dia mungkin akan terus ditemani olehmu
Jadi kau tidak akan pindah dari rumah itu
Lagipula...
Sekarang udah 7 tahun sejak meninggalnya suamimu
Dah lama banget!
Aku dah mengatakannya berulang kali!
Tinggal dengan ayah mertua itu
terdengar ganjil di kehidupan ini
Aku jadi ingat
Kenapa kita mulai makan nasi keras!
Tidak peduli seberapa malang hidup itu
Tak ada yang bisa hidup tanpa makan.
Kami mengingat itu
Itu mungkin
Sesuatu yang tidak akan dimengerti oleh Iwai-san
Maka dari itu, kamu gak perlu tinggal dengannya dan tinggallah denganku
Jadi begitulah!
Eh?
Jadi, apa balasannya?
Balasan apa?
KAMU GAK DENGAR?
Tidak
Astaga, gak bisa dipercaya
Apanya?
Aku baru saja melamar
Pada siapa?
PADAKU?
Melamar???
"Melamar"
Aku akan tutup mulut
Meskipun aku disiksa, aku gak bakal beritahu siapapun
Kamu salah paham! Gidarie!
Baiklah...!
Ha? Apanya yang "Baiklah"
Tunggu
Eh?
Eh~tapi...
Apa yang terjadi?
Constellar Subs Presents
Tadi malam makan kari, Besok makan roti
Ep 1: "Badai & Kusadama"
Hey!
Kamu dah mau menikah?
Eh?
Tidak tidak tidak, siapa yang memberitahumu?
Tunggu...
BUKA!
Kamu salah, kamu salah
Apanya yang salah?
Hey, buka!
Ah, kerja bagus hari ini
Hey, Aku dah dengar
Katanya kau akan menikah dengan Iwai?
Semuanya: Ucapan selamat
Selamat Terayama-san + Iwai-san
Whoa! Seram!
Yuck. Eh?
Iwai-san.
Tunggu bentar
Kita perlu bicara
Ah... Ya
Sabtu ini jam 12, aku akan datang ke tempatmu
Kita harus membicarakan ini
Jangan-jangan, kamu...!
Ha?
- Tentu saja tidak! - Klo gitu, apa?
Ah, setelah nikah, kamu mau anjing atau apa...?
Bukan itu!
Aku gak mau menikah
Gak mau?
Itulah mengapa, sabtu ini, aku mau membicarakannya
Baik...
Sekarang untuk cuaca minggu ini
Karena pengaruh dari badai 6,
Badai buruk akan datang sabtu ini.
Jadi dimohon hati-hati
Peramal cuaca itu keluargamu kan?
Sejujurnya, dia gak setegar seperti kelihatannya
Dia lebih cengeng
Tetap saja, bagus untuknya, pernikahan itu.
Eh!
Eh?
Rentaro-san mau menikah?
Tidak. Bukan dia
Anak iparnya
- Anak ipar? - Benar
- Owh, Tetsuko-san. - Yah, Tetsuko-san.
Tetsuko-san mau nikah lagi?
Yah, Tetsuko-san.
Eh? Sensei?
Tunggu
Sensei!
Hey!
Gimana dengan gigiku?
Halo
Tunggu, apa benar Tetsuko-san mau menikah?
Eh?
Aku gak tahu
Jika dia menikah, dia gak akan tinggal denganmu, kan?
Apa kau baik-baik saja dengan itu?
Tidak kok, aku dah bisa tinggal sendiri
Aku tahu caranya masak,
dan cuci pakaian.
Tapi tetap saja...
Tetsuko-san mau menikah lagi, huh!
Biarkan saja kalau dia mau nikah!
Aku malah lebih khawatir kalau dia janda seumur hidup
Mm... Yah, aku tahu. Yah.
Pernikahan
Kau masih ada?
Aku dari tadi nunggu
Gitu..
Tutup
Ah...
Kamu tetangga itu
Aku bukannya mau membuang ini
Aku hanya menaruhnya sementara
Itu apa?
Eh? Ini?
Ah...
Kusudama.
Kusudama = Origami bola kertas
Kamu mau?
Gak
Kalau kamu mau menerimanya, kamu akan sangat membantuku
Aku tidak bisa membawa ini ke rumah.
Terlalu mencolok jika dibuang
Hm?
Ah! Tidak, ini...
Teman kantorku ada yang salah paham
Salah informasi, aku gak akan menikah
Kenapa tidak?
Yah, karena...
Sekarang hidupku lebih mudah...
Mungkin bukan itu.
Ngomong-omong
Mungkin ada alasan lain
Benar juga...
Aku sendiri memikirkannya
Kalau ada diriku yang berbeda di dalamku
Dirimu yang berbeda?
Aku tidak ingin melihat orang...
Kupikir aku ingin berada di tempat gelap...
Jadi aku keluar malam
Tapi, tanpa di sadari. Aku duduk di dekat cahaya
Dan sekarang aku bicara dengan seseorang
Kenapa aku ini?
Bukannya karena kau ingin bertemu dengan orang-orang?
No comments yet. Be the first to leave one.