De første 122 linjer.
Yu Yu Hakusho Arie Nugie IDFL™ SubsCrew.
Panggil ambulans!
Ini bukan salahku.
Urameshi Yusuke, usia 14 tahun. Tokoh utama cerita ini.
Tapi dia baru saja meninggal.
Terkejut Akan Kematian
Kenapa aku tergeletak di sana?
- Minggir! - Beri jalan!
Anak ini selamat! Cuma ada luka lecet.
Yang ini tak terselamatkan.
- Bantu aku angkat dia! - Baik!
Hei! Tunggu kalian!
Kita harus membawa mereka ke ambulans!
Hei, tunggu!
Aku ada di sini, anak itu bukan aku.
Aku bicara padamu!
Apa yang terjadi di sini? Coba kupikir-pikir dulu!
Kalau tidak salah, saya datang ke sekolah.
Urameshi Yusuke, segera menghadap Takenaka di ruang BK segera! Urameshi!
Kau dengar aku?
Oh, Keiko!
Kau ternyata di sini.
Hentikan bolos di tempat seperti ini!
Jangan cerewet donk!
Apa maksudmu 'cerewet'?
Nanti kau tidak naik kelas kalau terus-terusan bolos.
Guru Takenaka memanggilmu dari tadi.
Baru saja datang, langsung dipanggil.
Pasti sudah melakukan hal tidak baik, 'kan?
Jika kau tidak menghadap, aku sebagai ketua kelas yang dimarahi.
Kau paham?
Warna putih.
Bodoh! Mati saja kau! Otak mesum!
Dia tak pernah berubah sejak dulu.
- Ya ampun. - Keiko!
Sudah selesai?
Kenapa kalian sembunyi di situ?
Karena kami takut dengan Urameshi.
Kau sama sekali tidak takut dengannya.
Jika kau bergaul dengan Urameshi, reputasimu bisa memburuk.
Tapi itu ...
Dia memang terlihat seperti berandal, tapi dia anak yang baik.
Tapi, rumor tentang Urameshi benar-benar mengerikan.
Katanya banyak orang yang ingin membunuhnya.
Dan juga dia punya anak buah sebanyak 2000 orang.
Itu jelas hanya kabar burung.
Dua orang saja, dia tak bisa atur, apalagi 2000.
Temannya sedikit.
- Tapi sih ... - Aku masih takut dengannya.
Urameshi! Menghadap ke ruang BK sekarang juga!
Si Takenaka keras kepala.
Serius? Dia memberimu dompetnya? Hebat!
Karena dia macam-macam denganku, jadi kubilang aku sepupunya Urameshi.
Tidak buruk juga! Jika dia tahu, kau bisa dihajar.
Tidak masalah, kita harus berbuat cerdik.
Ada apa?
U- Urameshi?
Maaf!
Aku tak mau itu!
Hei, apa yang kalian lakukan?
Guru Iwamoto.
Tak perlu cemas! Apa yang dia perbuat pada kalian?
Tidak ada.
Jadi kau menjambret dompet murid lain yah! Dasar murid sampah!
Apa?
Kau tidak usah ke sekolah! Pergi dari sini!
Diam kau! Apa yang kulakukan bukan urusanmu.
Huh! Guru tolol!
Sakit! Siapa yang memukulku?
- Takenaka! - Panggil aku Guru Takenaka!
Dari tadi aku memanggilmu, apa kau tidak dengar?
Biarkan saja! Aku disuruh pergi, jadi aku pergi.
Pasti karena kau melakukan hal yang tidak baik lagi.
Aku tak melakukan apa pun!
Datanglah ke ruang BK! Nanti kuseduhkan teh.
Kau tak akan kubiarkan pulang! Kau dengar aku?
Hanya boneka loh!
Tak usah menggangguku!
Tunggu, Yusuke!
Shes! Padahal aku sudah mau sekolah, tapi mereka selalu menceramahiku.
Yang benar saja! Aku sudah muak.
Ibu baru saja bangun?
Buatkan kopi dong!
Cih, mau bagaimana lagi.
- Bagaimana sekolahmu? - Buat aku kesal, jadi aku pulang.
Kalau kau malas pergi, berhenti saja! Sekolah itu tidak gratis.
Ibu juga ikut menceramahiku? Tolong beri aku keringanan!
Kalau tidak suka, pergi saja sana!
Sebal sekali aku! Hari yang sial.
Urameshi...
Keras kepala kau Kuwabara! Tiap hari selalu datang.
Diam dan lawan aku! Si jagoan di SMP Sarayaki!
Hari ini, kau yang akan menjilati kakiku!
Aku hari ini sedang kesal! Kau akan babak belur.
Hebat!
Iblis.
Ah, lega rasanya.
Kuwabara! Lebih baik jangan cari gara-gara dengannya!
Sekarang kau punya 0 menang dan 156 kalah.
DIAM!
Aku harus menang.
Kuwabara!
Setelah itu, aku bertemu anak itu.
Terima kasih!
Hei, anak kecil! Di sini bahaya, banyak mobil yang melaju.
Bodoh! Bodoh! Hahaha
Aktingku hebat juga.
Dengar! Jangan pergi ke jalanan karena bahaya.
Pergilah main di tempat lain!
Dia masih di sana? Dasar anak-anak.
Hei! Bahaya! Jangan pergi ke jalanan!
Hei!
Awas!
Aku ingat! Aku ditabrak.
Jadi, aku sudah mati.
Eh? Jadi, aku sedang apa di sini?
Jangan-jangan, aku jadi hantu?
Pimpong-pimpong!
Kau cepat juga menyadarinya.
Penerjemah: Ariel Nugie IDFL™ SubsCrew.
Kau siapa?
Banyak yang tidak sadar dirinya meninggal setelah kecelakaan begini.
No comments yet. Be the first to leave one.