I Was Reincarnated as the 7th Prince so I Can Take My Time Perfecting My Magical Ability

I Was Reincarnated as the 7th Prince so I Can Take My Time Perfecting My Magical Ability

転生したら第七王子だったので、気ままに魔術を極めます

Download Indonesian undertekster

Sæson 2

Udgivelsesinfo

Dainanaoji - S02E03 - Bluray Indonesian track12 [ind]
En kommentar af jambuijo

Tags

bluray
Udgivet den: 2026-08-26
Downloads: 0
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 189 linjer.

Realisasi Sihir Suci...

Pedang Cahaya!

- Sebenarnya aku jadi agak menyesal karena... - Wah, praktis juga.

- Sebenarnya aku jadi agak menyesal karena... - Bentuknya macam-macam, ya.

- harus membuat kontrak dan jadi terikat dengan... - Ada huruf asing yang melayang-layang.

- orang-orang bodoh seperti ini. - Ada huruf asing yang melayang-layang.

Habisnya dengan berbagi tugas, penelitian Sihir Suci ini jadi lebih efektif.

Selain itu, mereka juga bisa dapat izin darimu tanpa menjalankan ritual apa pun.

Walau Tuan Lloyd memang istimewa, izin orang dalam hanya bisa untuk satu orang!

Oh, ya, penampilanmu itu terlalu mencolok.

Kamu bisa jadi kecil seperti Grim tidak?

Maksudmu aku harus berubah jadi mungil seperti ini, Tuan Lloyd?

Ya, benar, cepat lakukan.

Lalu kenapa? Kamu tidak bisa melakukan hal semudah berubah jadi kecil begini?

Yah, namanya juga beloon.

Bicara apa kamu iblis skibidi!

Saksikanlah! Transformasi bangsa malaikat yang agung!

Nah, bagaimana Tuan Lloyd?

Saking cakepnya, kamu pasti jadi ingin memelukku, kan?

Silakan, Dik Lloyd.

Dia tidak melihatku.

(Bereinkarnasi Malah Menjadi Pangeran Ketujuh,

jadi Aku Bisa Menyempurnakan Kemampuan Sihirku Sepuasnya, Musim Kedua)

Omong-omong, hal yang dilakukan Escher saat resital juga termasuk Sihir Suci, kan?

Ya, itu termasuk Sihir Suci Pemurnian.

Dapat menyembuhkan orang terluka, dan mengusir bangsa kekal...

seperti roh juga iblis.

Bangsa kekal, ya...

Kami pulang, bos...

Rasanya seperti habis mimpi buruk.

Kamu bocah kematian yang ada di gereja!

Ternyata kalian orang Lordost, ya?

Kenapa harus bertemu dengannya lagi?

Ayo kita habisi dia, Bos!

Bos!

Aku tak paham kondisinya,

tapi sebagai hukumannya, aku akan menyerahkan satu jariku.

Hentikan, hentikan, hentikan.

Kami benar-benar minta maaf, Dik Lloyd.

Di Lordost memang ada banyak orang yang berdarah panas.

Posisi bisa ditentukan dengan mudah lewat pertarungan.

Itu menguntungkan untuk kami, sih.

Kenapa Kak Talia dan Crow menyerahkan diri pada bocil seperti ini?

Kalau para bos tidak bisa, kami yang turun tangan.

Siapkan dirimu, bocah tengik!

Cahaya Redup!

Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Maaf, maaf.

Teknik ini sudah sampai level mengubah kepribadian orang?

Biasanya tidak sampai seperti ini. Tuan Lloyd saja yang di luar standar.

Kami juga berpikir bahwa tindakan kami salah.

Kami akan minta maaf secara langsung pada biarawati itu.

Hei.

Apa maksudnya minta maaf ke biarawati?

Oh, kemarin orang-orang ini membuat ulah di gereja.

Mereka menyerang Escher dan Kak Saria.

Mereka menyerang Neng Escher dan Saria katamu?

Dia juga meremas payudaranya, lo.

Me-Me-Me-Meremas payudara?

Manusia bobrok ini! Harus dapat hukuman dari langit!

Tapi apakah Ren dan Babylon tidak tahu kalau mereka orang Lordost?

Ren selalu tinggal di istana, jadi tidak punya kenalan.

Kalau Babylon kan tidak boleh bersentuhan dengan masyarakat luar.

Omong-omong, Babylon di mana?

Dia sedang menebus kekacauan yang sudah terjadi...

Enaknya...

Hei, tata krama kalian buruk, tahu!

Tapi ini sungguh sangat enak!

Aku senang karena Babylon masih mau mengabdi di sini.

Berbeda dari pangeran itu yang baru mengabdi sehari langsung pulang.

Dengan ini kamu juga bisa menggunakan Sihir Suci.

Selanjutnya kuserahkan padamu, Babylon.

Selamat datang kembali, Tuan Lloyd.

Tuan Lloyd, mandi bersamaku, yuk.

Tuan Lloyd, bobok bersamaku, yuk.

Apa-apaan popularitasmu ini, Tuan Lloyd?

Ternyata kamu seorang pangeran! Pangeran Ketujuh! Serasa di surga saja!

Aku bersyukur sudah ikut denganmu.

- Kalau mau tinggal di sini tenanglah sedikit. - Darahku! Muncrat-muncrat!

- Tolong siapkan teh untukku. - Darahku! Muncrat-muncrat!

Tuan Lloyd ada dua!

Oh, itu klona kayu yang dibuat Tuan Lloyd.

Dia bisa bergerak sendiri...

- kalau cuma disuruh melakukan hal mudah. - Porsi satu orang dan dua ekor!

Begitu rupanya. Jadi kamu hanya boneka yang kosong, ya.

Woi, malaikat sialan! Makhluk ini favoritku! Kalau berani merasukinya akan kubunuh!

Pembasmian Ghoul?

Ya.

Untuk mengetes Sihir Suci, makhluk kekal seperti Ghoul akan jadi lawan yang sempurna, kan?

Tapi memangnya bisa ditemukan semudah itu?

Sebenarnya saat acara minum teh di Lordost, informasinya sudah...

Ya, silakan.

Apakah Anda memanggil saya?

Ya! Kalau kamu ada waktu luang kapan-kapan, maukah pergi membasmi Ghoul bersama?

Dia cakep, ya. Dia akan jadi oshi-ku.

Saya luang!

(Bereinkarnasi Malah Menjadi Pangeran Ketujuh,

jadi Aku Bisa Menyempurnakan Kemampuan Sihirku Sepuasnya, Musim Kedua)

Jembatannya besar sekali! Orangnya juga banyak!

Jembatan Besar Dane ini menghubungkan bagian timur dan barat...

karena ini pusat transportasinya, ya.

Tapi agak sulit dipercaya.

Memangnya Ghoul itu akan keluar...

di tengah kota...

yang seramai ini?

Menurut cerita yang kudengar dari Guild Petualang, mereka paling sering muncul di sekitar sini.

Bisa tidak ya melacak sarang Ghoul itu lewat baunya?

Keberadaan Ghoul ditandai dengan bau busuk,

sedangkan pusat kota ini dipenuhi dengan sampah basah, jadi agak sulit dibedakan.

Pendeteksi keberadaanku juga tak bisa difokuskan kalau orangnya seramai ini.

Dik Lloyd!

Escher! Kak Saria!

Lagi-lagi kalian pergi tanpa pengawalan. Kali ini ada urusan apa?

Kami ingin makan panekuk yang enak untuk makan siang hari ini, mau ikut?

Tuan Lloyd, bilang padanya, "Aku mau ikut, ayo kita pergi!"

Mana mungkin dia mau ikutan!

Lloyd?

Panekuk!

Sungguh di luar nurul.

Ternyata selain sihir, dia juga punya kesukaan lain seperti makanan.

Grim, panekuk juga sihir, lo.

Teksturnya yang lembut dan dipenuhi dengan cita rasa,

perpaduan sirop madu melimpah dan mentega creamy...

menghasilkan bau sedap yang akan menggugah selera...

siapa saja yang mencium harumnya.

Kalau bukan sihir, apa lagi namanya!

Benar sekali!

Lloyd, kalau kamu pertama kali makan panekuk di sini,

makanlah yang tanpa rasa dulu.

Kamu akan sulit mendeskripsikan cita rasanya yang murni.

Tentu saja, Kak Saria! Lalu pelengkapnya pun akan membuat rasanya berkali lipat lebih sedap.

Bahkan selera kedua orang ini pun sama.

Maaf menunggu lama.

Makanan apa ini?

Rasanya seperti meleleh dan menguasai mulutku!

Sylpha, bisa tidak yang seperti ini dibuat di istana juga?

Baik! Kami juga akan coba membuatnya.

Omong-omong, kalian sendiri ada perlu apa pergi ke kota hari ini?

Ah, itu...

kami mau membasmi Ghoul.

Walah...

Apa kamu tahu sesuatu, Escher?

Ada banyak orang yang diserang Ghoul lalu mengungsi ke gereja.

Sering muncul di Jembatan Besar Dane, Pemakaman Besar Utara,

dan Jalan Belakang Selatan.

Kudengar ada banyak petualang yang hilang saat pergi memburunya.

Petualang yang hilang?

Kalau aku...

tidak terlalu peduli asalkan resitalnya tidak dibatalkan.

Apakah resitalnya mau diadakan lagi?

Selanjutnya akan lebih meriah lagi, lo.

Yaitu perayaan hari lahir Tuhan yang megah!

Paus dan Raja juga akan hadir di hari itu.

Kalian juga jangan lupa hadir, ya!

Tapi itu kalau pertunjukannya benar-benar bisa diselenggarakan.

Baiklah! Aku pasti akan membantai para Ghoul itu!

Semangat sekali, ya...

Itu karena aku sudah mengalami banyak hal seperti menonton resital,

pergi ke restoran panekuk yang enak,

dan banyak lagi hal lain yang tidak kuketahui sebelumnya.

Aku menyukai negeri ini...

jadi tak akan kubiarkan ada yang terluka!

Nah, soal sarang Ghoul itu, ternyata mereka sudah cukup menguasai banyak titik, ya.

Sesuai dugaan mereka paling sering muncul di Jembatan Besar Dane, ya.

Tapi aku benar-benar tak bisa membayangkan...

kalau di tempat ini ada sarang Ghoul.

Bukan di atas!

Tapi di bawah.

Di bawah jembatan, tepatnya di gerbang saluran pembuangan.

Auranya benar-benar terasa seperti mereka ada di sini.

Bagaimana dengan baunya?

Benar-benar bau azab. Rasanya hidung mau copot.

Tapi saya benar-benar merasakan ada bau sesuatu dari dalam sana.

Sebenarnya ada hal yang kukhawatirkan, tapi tak ada cara selain pergi ke dalam.

Apakah soal petualang hilang yang tadi dibicarakan?

Anda punya suatu firasat?

Ya, lagi pula hal yang sejauh ini kuketahui soal Ghoul itu...

Saat beberapa waktu lalu diundang ke acara minum teh,

aku jadi penasaran karena seharusnya sudah ada permintaan penangkapan lebih dulu.

Jangan-jangan...

manusia kurang ajar yang dengan entengnya mengajak seorang pangeran untuk berburu Ghoul itu adalah...

Lloyd!

Tao!

Ternyata kamu sehat-sehat saja!

Kamu mengkhawatirkanku, ya?

Ternyata kamu juga punya sisi imut, ya.

Kamu ini sebegitu rindunya padaku, ya!

Sylpha...

Atemi!

More Indonesian subtitles for I Was Reincarnated as the 7th Prince so I Can Take My Time Perfecting My Magical Ability

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left