De første 137 linjer.
Banyak orang masih ingat saat hidup mereka berubah drastis.
Saat mereka pertama kali menyadari apa yang penting bagi mereka.
Bagiku, kesadaran itu muncul di belakang rumahku saat usiaku 11 tahun.
Mari kita ke sana.
Hutan pinggiran kota tempat aku tumbuh dewasa di luar New York
dulunya lahan pertanian.
Lambat laun, pepohonan tumbuh kembali.
Dengan pertumbuhan itu, binatang liar juga kembali.
Tapi ada satu binatang yang menguasai hutan baru ini.
Kita.
Jutaan dari kita sebenarnya penghuni hutan.
Kota-kota kita dibangun di tengah ekosistem hutan yang hidup.
Tapi banyak yang tak menyadarinya.
Waktu kecil, aku tak menyadarinya
meski tinggal di dekat kolam di ujung jalan.
Ada yang lihat tabletku?
Kau sudah cari di ruang TV, Katie?
Ada yang mau jalan-jalan?
Aku sibuk sekali.
Nanti saja, Ayah. Tinggal satu level lagi.
Awalnya, aku kurang tertarik pada keadaan di luar rumahku.
Tapi banyak yang terjadi.
Siapa yang bawa remote?
Ternyata alam itu jauh lebih dekat dari yang kukira.
Anda terus berlari, tapi tak pernah mencapai tujuan?
- Pertandingan dimulai? - Tugasmu dulu, Ben.
Sudah kelar.
Tinggalkan hiruk pikuk dan coba Stress Less.
Bisa bantu aku buat laporan sains?
Laporan apa?
Hubungan antarmakhluk hidup.
Eko... entahlah.
Sebutannya "ekosistem".
Ya. Aku butuh tabletku untuk cari tahu.
Aku anak yang beruntung.
Tapi keseharianku sepertinya berkutat pada pencarian barang-barangku.
Ben, kau membawanya?
Aku menguburnya di belakang.
Ben!
Tak lucu.
Oh, aku menemukannya.
Lima like baru.
Aku heran kenapa aku tak pernah memperhatikan keadaan alam di sekitarku.
Bunga tetes salju adalah tanda pertama bagiku
bahwa kehidupan akan segera bersemarak.
Salju yang mencair membentuk kolam musiman di hutan.
Aku biasa menyebutnya rawa,
tapi yang benar adalah kolam vernal atau musim semi.
Anak-Anak, kita harus belanja.
Tiap tahun, saat hujan pertama kali turun pada malam musim semi,
sebuah peristiwa penting dimulai.
Dalam persembunyian jauh di bawah tanah,
kawanan salamander tutul menunggu berakhirnya musim dingin.
Hujan membuat mereka muncul ke permukaan.
Mereka pun memulai migrasi besar-besaran.
Hujan juga membangunkan katak spring peeper dari hibernasi.
Pejantan berusaha menarik perhatian katak betina.
Ben, ayo berangkat.
Ibu, untuk proyekku, aku harus mengamati binatang di habitatnya.
Tepatnya di luar.
Sepertinya seru.
Tidak juga!
Salamander sudah bermigrasi seperti ini
jauh sebelum manusia menguasai alam.
Kita juga membuat hidup mereka jauh lebih sulit.
Wah.
Banyak salamander malam ini.
Mungkin aku bisa membuat laporan tentang salamander.
Ide bagus. Waktu kecil, Ibu sering lihat di bawah kayu gelondong.
Didorong oleh naluri,
kawanan salamander akhirnya mencapai tujuan mereka.
Kolam musim semi tempat mereka menetas dari telur.
Perkembangbiakan pun dimulai.
Pejantan menempatkan kantong sperma
yang diambil oleh betina untuk membuahi telur mereka.
Kolam musim semi ini akan mengering beberapa bulan lagi.
Tapi dalam waktu singkat ini, banyak makhluk kecil lahir.
Lahan basah musiman sangat penting bagi jaring kehidupan di hutan.
Binatang lapar seperti rakun memanfaatkan kekayaan alam yang berlimpah.
Tolong bawa barang belanjaannya.
Siap, Nyonya.
Apa makanan salamander?
Ibu rasa serangga.
Lezat.
Kapan kita akan makan?
Segera setelah kau menata meja.
Makhluk hidup menyesuaikan diri dengan peristiwa sejagat raya.
Belahan Bumi Utara membuat kemiringan tahunan ke matahari.
Rekor suhu global terpecahkan lagi pekan ini,
menurut NASA, badan antariksa AS.
Tahun ini akan menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat,
rekor yang terpecahkan selama tiga tahun berturut-turut.
Pada musim semi, bebek kayu ke kolam untuk berkembang biak.
Sepanjang musim dingin, makhluk hidup bersembunyi di bawah tanah
dan nyaris membeku.
Suhu yang menghangat membuat jantung mereka berdetak lagi.
Katak kayu.
Mereka ke tempat tujuan salamander,
kolam vernal, untuk berkembang biak dan bertelur.
Di kolam,
telur salamander berkembang.
Musim semi adalah kesukaanku.
Energi matahari yang menguat membuat semuanya bersemi.
Apa kabar, Katie?
- Hai. - Hai.
Jadi, apa yang kalian pilih untuk proyek ekosistem?
Aku memilih salamander.
Bukankah berlendir?
Di mana kau menemukannya?
- Kami pergi naik mobil... - Aku memilih sigung.
Anjing kami baru saja disembur.
- Menjijikkan. - Menjijikkan.
- Aku belum dapat. - Ya, tak ada apa-apa.
- Josh memilih coyote. - Apa ada di sini?
Disadari atau tidak,
begitu banyak makhluk saling berhubungan di sekitar kita.
Misalnya, tanaman baru yang menarik pemakan tumbuhan.
Dan pemakan tumbuhan yang menarik pemangsa.
Anjing coyote adalah pendatang baru di sini.
Mereka kemari setelah manusia menghabisi sepupu besar mereka, serigala.
Ini waktu yang sibuk bagi induk bebek kayu.
Ia harus menghangatkan telur di sarangnya.
Ibu, kata pengantarnya sudah kelar.
Bacakan.
"Ekosistem Salamander oleh Katie Martin."
"Planet kita begitu istimewa karena dihuni jutaan makhluk hidup."
"Semuanya bergantung pada lingkungan."
"Seperti air, tanah, sinar matahari,
serta tumbuhan dan hewan lainnya."
Bagus.
Teruskan.
"Tiap spesies memiliki peran masing-masing."
"Mereka saling bergantung untuk hidup
dan saling bertaut seperti potongan teka-teki besar."
"Salah satu potongannya adalah salamander."
Kau sudah menemukannya di luar?
Katie?
No comments yet. Be the first to leave one.