De første 200 linjer.
Sebelumnya di "Robin Hood."
Kamu lupa jati dirimu.
Pemimpin yang membawa bangsa Saxon meraih kejayaan.
Gua raksasa,
hunian bagi dua ratus orang Saxon.
Demi ketertiban Nottingham,
Raja mengutus Guy dari Gisborne.
-Algojo Raja. -Bunuh semuanya!
Abdi terbuas sekalipun
harus disingkirkan
jika mengancam tuannya.
-Kau punya rencana? -Dalam kekacauan perang,
Disaat tebasan pedang tak terlihat lawan.
John yang cerdik. Restu Paus
harus ditebus dengan darah.
Pergilah ke Roma,
gagalkan ambisi putraku.
-Nasibku di tangan Paduka. -Jelaskan hubungan kita .
-Katakan siapa aku bagimu. -Kamu adalah
wanita yang membuatku lupa daratan.
Kini aku harus pergi.
Raja mengirim pasukan besar
-untuk menghabisi Rob. -Di mana?
Sheriff tahu lokasi kalian.
Apa pun pilihanmu, aku memilihmu.
Aedric ... Wild Aedric
saat yang lain menyerah...
ia melawan hingga akhir.
Ia gugur dalam perang...
namun semangatnya tetap berkobar.
Abadi selamanya.
Dalam dirimu.
Kamu baik-baik saja?
Bermimpi?
Sepertinya begitu.
ROBIN HOOD
Apakah doamu terkabul?
Saat kamu dan Marian pergi, aku berdoa agar kalian kembali.
Dan sekarang kamu di sini.
Kamu melihat kami pergi?
Mengapa kamu kembali?
Aku...
Aku harus memenuhi panggilan.
Ucapanmu soal kebencian benar.
Namun sulit melepaskannya.
Dendam membuatku bertahan hidup sejauh ini.
Aku tidak tahu cara berjuang tanpa amarah.
Berjuanglah demi masa depan.
Bukan demi masa lalu.
Lupakan lukamu. Berjuanglah demi kedamaian.
-Demi harapan. -Harapan?
Harapan itu beban yang berat.
-Lebih berat dari baja. -Benar sekali.
Namun maut takkan menyentuhnya.
Pembawa harapan takkan pernah terlupakan.
Pasukan mereka terlalu banyak, kamu mengerti itu, kan?
Apa kamu punya rencana?
Semua unsurnya sudah ada.
Aku hanya perlu...
memikirkannya dengan jernih.
Ngarai itu akan menghambat gerakan mereka.
Kita cukup menyerbu dengan jumlah besar.
Mereka akan terdesak.
Mereka tidak akan menyadari kehadiran kita.
Hood pasti bersiap menghadapi serangan langsung.
Ia bukan tentara, tapi ia juga tidak bodoh.
Apa peduliku?
Bukankah Anda yang bilang ia bertarung seperti bocah?
Gegabah, emosional, dan putus asa.
Orang putus asa sanggup bertahan di luar nalar.
Ia takkan selamat dariku, Sheriff.
Aku kagum pada keyakinanmu, Gisborne.
Itu hal langka bagi orang yang masih bernapas.
Kita balas pembangkangan mereka dengan pemusnahan.
Posisi mereka tetap, namun jumlahnya bertambah.
Setidaknya 500 orang.
Drew, kumpulkan semua orang di dalam gua.
Aku tahu apa yang harus dilakukan.
Kekuatan mereka 500 orang.
Bersenjata, lengkap, kuda perang, dan meriam...
Dan mereka tahu lokasi kita.
Kurasa itu masalah besar.
Mereka tahu lokasi kita.
Artinya kita tahu di mana mereka berada.
Tentu, mereka di sini untuk membantai kita.
Tidak, kita akan pergi.
Sembunyi di Sherwood, menunggu mereka masuk,
membiarkan mereka lewat. Lalu kita bergerak.
Ke mana?
Ke Nottingham.
Hanya aku yang bingung dengan rencana pangeran muda ini?
Mengapa melawan langsung jika kita bisa menjebak mereka?
Biasanya penjagaan mereka akan melemah.
Takkan cukup untuk menghentikan kita.
Maksudmu kita rebut kota itu?
Mereka akan sadar dan kembali dengan pasukan penuh.
Saat itu, pemanah kita sudah siaga di dinding benteng.
Ratusan orang akan tewas sebelum mencapai gerbang.
Tapi mereka akan sampai dan menembus gerbang itu.
-Itulah tujuan kita. -Membiarkan mereka masuk?
Haruskah kita menjamu mereka sebelum pembantaian?
-Mengapa membiarkan mereka masuk? -Mereka akan terjebak di kota.
Kita serang mereka dari atap rumah,
jendela, dan gang. Hancurkan mereka tiap langkah.
Saat mereka merangsek, kita mundur ke kastel.
Saat mereka menembus gerbang,
kita sudah pergi.
Keluar pintu belakang menuju hutan,
-habisi sisa pasukan mereka. -Hutan.
Semua orang bersiap di sana, kecuali pemanah.
Kamu memimpin, serang dari belakang,
-lalu giring mereka. -Baik.
Hutan adalah wilayah kita.
Kita unggul di sana.
Alam akan membantu kita.
Pecah mereka, paksa mereka bertarung di dua sisi.
Hancurkan keunggulan jumlah mereka.
Ini mungkin berhasil.
Ini pasti berhasil karena tak terduga.
Mereka tidak akan sempat melawan balik.
Saat mereka menyadarinya...
semuanya sudah berakhir.
Apa maksud semua ini?
Ayah menyuruhmu tinggal di Westminster.
Marshal. Ia meninggalkanku.
Sejak kapan kepergian pria membuatmu sehancur ini?
Aku mengandung anaknya.
Kamu mempermalukan diri sendiri.
Marshal pria istimewa.
Kami saling mencintai.
Pria tidak meninggalkan wanita yang dicintai.
Ada yang terpaksa!
Ia terikat tugas kepada Ratu—
Ia memanfaatkanmu! Dan kamu membiarkannya!
Tidak...
Lihat dirimu.
Putri Nottingham,
hancur karena nafsu dan kebodohan.
Ayah terlalu memanjakanmu.
Masuklah ke biara.
-Jangan, Ayah— -Pergilah!
Lahirkan anak itu disana dan jangan bersuara!
-Tidak... -Di sana, kamu akan hadapi
kelemahan dirimu
dan ubahlah menjadi kekuatan
yang sudah Ayah ajarkan seumur hidupmu.
-Ayah, mohon— -Tidak ada bantahan!
Ini perintah Ayah!
Ada masalah.
Ayahku selalu berpesan
bergeraklah dalam senyap.
Menyatu dengan pohon dan pantau arah angin.
Tiap keuntungan sangat berarti.
Kita tahu mereka datang, tapi tidak tahu waktunya.
Ini kerugian besar bagi kita.
Jika bergerak terlalu cepat, posisi kita terbongkar,
dan kita takkan pernah sampai ke Nottingham.
Ayahku pasti tahu waktunya.
Aku bisa mencari tahu darinya.
-Jangan, aku tidak memintamu. -Tapi aku menawarkan diri.
Katamu, ini penentu kemenangan kita.
Tidak.
Marian, risikonya terlalu besar.
Bagaimana jika ia curiga?
Maka ia akan membunuhku.
Rob, jika ini kesempatan terbaik, kita harus melakukannya.
Mungkin ini saat-saat terakhir kita.
Jangan habiskan dengan bertengkar.
Aku berat melepaskanmu.
Kamu tidak perlu melakukannya.
Tidak malam ini.
Jika kita hanya memiliki...
satu momen ini saja...
itu sudah cukup.
Aku mencintaimu, Marian.
Aku mencintaimu, Rob.
Sampai di sini saja.
Aku kembali tengah hari nanti dan setelah matahari terbenam.
-Temui aku di perbatasan hutan. -Terima kasih, Milange.
-Hati-hati. -Semoga berhasil.
Ayah benar.
Tentang semuanya.
Ucapanku, pilihanku, dan semua tindakanku,
semuanya berujung begini.
Aku menyesal.
Kumohon.
Izinkan aku pulang.
Lalu Ratu?
Beliau membebaskan tugasku.
Agar aku bisa memperbaiki hubungan dengan keluarga.
Paduka yakin dengan rencana ini?
Sheriff akan menghabisi Gisborne.
Gisborne lawan yang tangguh.
Mungkin, tapi tidak ada perisai yang mampu menahan pengkhianatan.
Sheriff akan berhasil, begitu juga kamu.
Gagalkan ambisi putraku,
maka kamu akan menerima imbalan.
Roma akan mengujimu.
Pastikan mereka bertekuk lutut dihadapanmu.
HUTAN SHERWOOD
No comments yet. Be the first to leave one.