On the Road

On the Road

Download Indonesian undertekster

Udgivelsesinfo

On The Road (2012) 720p BluRay
En kommentar af Dua Angsa
Seadanya, semoga bisa membantu...

Tags

BluRay
720p
720
Udgivet den: 2012-11-10
Downloads: 73
Hørehæmmede: Yes

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 172 linjer.

"DI JALAN"

Masih ada tempat satu orang lagi?

Yah, tentu, naiklah, cukup untuk semua orang.

- Baiklah. - Oke.

Terima kasih, saudara.

- Ini dia! - Santai teman, santai!

Kalian dari mana?

Dakota utara, kami kesini karena panen.

Terima kasih.

Bagaimana denganmu?

Montana.

Jadi...

Kau pergi kesuatu tempat, atau hanya sekedar pergi?

Aku kira aku hanya sekedar pergi.

Kau punya uang?

Cukup untuk wiski dari sini ke Denver.

Kau pikir meletatakkan sesuatu di tanah, sebagian akan tumbuh?

Jika aku lapar, aku berencana memakannya.

Aku akan berbagi denganmu.

Lima bulan sebelumnya.

Leo Paradise mencintai banyak hal.

Sementara itu dia tidak pernah melupakan dia asli Québec.

Ketika dia pindah kenegara ini dengan istrinya Gabrielle.

Dia mencintainya sepenuh hati.

Sekarang...

...dia bergabung dengan anaknya Gerard...

...ditempat yang lebih baik.

Apa kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja.

Aku bagus.

Aku pertama bertemu Dean, tidak lama setelah ayahku meninggal.

Dia menyembuhkan aku dari penyakit serius.

Aku bahkan tidak mau membicarakannya kecuali ada yang bisa dilakukan...

...dengan kematian ayahku.

Dan aku merasa semuanya akan mati.

"Mari kita minum", kata temanku, Sal.

Tapi ketika aku muncul, coba tebak?.

Selamat tinggal Sal Paradise.

Semangat, sedih dan bodoh.

Aku akan mengambil tempatnya.

Oh, benarkah, Carlo. Kita membicarakan tentang apa sebenarnya?

Karena aku tidak menulis, inspirasi yang tidak aku miliki?

Bahkan birnya mengkritik.

Maksudku lihatlah sekeliling, teman.

- Semuanya dari masa lalu. - Tapi itulah keadaannya.

Hidup dengan salah, semuanya terasa aneh.

Lihatlah aku, Sal, aku penuh inspirasi.

Pikiranku seperti lampu yang penuh ide-ide.

Dengar ini.

Suasana yang kelam.

Malam bersedih.

Aku ambilkan kau bir lagi.

- Bravo, sangat manis, Carlo ! - Chad !

- Aku mencarimu sepanjang waktu, sialan. - Bagaimana kabarmu, teman?

Dengar, Ingat Jeal Burk temanku, dari Denver?

Yang mencuri mobil 500 unit? Aku pernah membicarakan tentang dia.

Dia pikir kita percaya itu, benarkan?

Kabar pertama tentang Dean datang dari raja Chad.

Menunjukan padaku dan Carlo beberapa surat.

Dikirim ke Colorado ke panti asuhan.

Ayo teman, ayo!

Yang terhormat Dean menunggu!

Dean berkendara ke New York.

Dia menikahi gadis cantik berumur 16 tahun.

Bernama Marylou.

Ayo tuan-tuan, satu lagi!

Yah, lihat siapa diluar pintu rumahku, raja Chad tua!

- Apa kabar koboy, aku Sal. - Sal?

Kuat!

Ya, ya, ya, Sal dan Carlo, rekan penulis.

Aku tahu tentang kalian, anak-anak.

Kami akan mengenalkan labirin pada kota besar yang jahat.

- Dan kau menghisap ganja tentu saja. - Baik, ya, kita punya rencana untuk itu.

Marylou, pergilah kebelakang dan buat beberapa kopi!

Teman penulis disini.

- Masuklah! - Hei, hei.

- Lepaskan sepatu kalian! - Yah.

Rasakan dengan kulit kalian.

Jangan lupa yang satu ini.

Itu tidak lagu.

Slim Gaillard !

Ya, ya, ya, Slim Gaillard.

Dean, berapa kali mengunyah donat untuk bertahan?

Aku suka mengunyah donat.

Aku mencintai gadis ini.

Dan bangun! Raja Chad!

Terima kasih.

Itu bagus memberikan aku perhatian.

Bukankah sangat bagus jika seseorang memberikan aku perhatian!

Kau tahu aku tidak pernah bagus sebelumnya untuk kau tahu.

Oh ya?

Temanku.

Di hari sebelum ayahku meninggal.

Dia memegang tanganku.

Dia melihatnya.

Dan dia berkata,

Kau tidak punya kepalan, Sal.

Itu karena kau tidak bekerja keras, nak.

Oh ya?

Ayahku, masih hilang.

Hanya yang tidak berguna hilang di jalan Denver, benarkan?

Seperti sampah.

Untuk orang tua.

Yah.

Untuk yang baik.

Tua.

Kematian,

Untuk orang-orang yang kita sayangi.

Dan untuk ke barat.

Ini dia.

Aku tahu bukan karena aku penulis.

Dan dia tidak punya pengalaman sepengetahuan aku tentang Dean.

Dan entah bagaimana dia mengingatkan aku tentang saudaraku yang telah lama hilang.

Dan di barat dia menghabiskan sepertiga waktunya di tempat biliar.

Sepertiganya di penjara.

Dan sepertiga sisanya di perpustakaan umum.

Semua teman lamaku di New Yorks memberikan pendapat...

...politik atau psikonalisis untuk melakukan hal negatif.

Dean, hanya menulis tentang sosial.

Aku belajar dari dia, sebanyak dia belajar dariku.

Dia dan kelompoknya, sangat membuat orang menari, teman!

Kau tahu apa yang kita lihat disana, Sal?

Pemain seksofon itu mempunyai "itu".

Dia memulai dengan nada pertama.

Menyampaikan ide-idenya.

Meraba-raba tujuannya.

Dan di suatu saat di tengah nada dia mendapatkan "itu".

Semua orang melihat dan merasakan waktu pun berhenti.

Dia meniup seperti melintasi jembatan dan kembali dengan...

...dengan perasaan tak terbatas pada saat itu.

Tapi semua orang tahu, itu bukan melodi...

...tapi "itu".

Hei disana.

Boleh aku belikan kau minuman?

Seperti itu, tiga.

Aku belikan kau satu

Baiklah, terima kasih.

Siapa namamu, teman?

Dia ingin tahu namaku!

Aku bawa anak-anak dari pekerjaan.

- Hai, anak-anak dari pekerjaan. - Hai.

Jadi...

Dimana itu, di rumah bordil...

...ada monyet di pintu.

Jadi kau meletakkan taruhan di kandang, kau tahu.

Dan monyetnya memutar kandangnya. Dan dadunya keluar.

Dan jika kau menang, kita bisa bawa gadisnya gratis.

Jika kau kalah dari monyetnya...

...kau harus menyerahkan pantatmu.

Dan monyet itu, tahu cara berevolusi. Menyodomi gorila.

Dia tertawa.

Itu bagus.

Jadi seperti apa jadinya kalau aku dengan wanita kulit putih?

Aku selalu bertanya-tanya.

Itu terdengar seperti...

Kau tidak pernah dengan wanita kulit putih sebelumnya?

Ya.

Tapi aku pernah dengan pria kulit putih!

Masuk, teman.

Ibu, ini temanku Chad, dia dari Denver.

- Bagaimana kabarmu, Ibu? - Halo.

Kau terlihat mirip dia.

Ayo, teman.

- Dimana Marylou? - Oh, teman.

Kami ada pertengkaran besar, lalu dia menelpon polisi.

Dia mengambil banyak uang, dan kembali ke Denver.

- Yah, benarkah? - Yah.

Aku punya rencana untuk kembali juga.

- Kapan? - Secepatnya.

Lagi pula, sebelum aku pergi, aku harus belajar menulis darimu.

- Aku tersanjung, teman, tapi... - Tunjukan aku bagaimana caranya.

Oke, aku ingin belajar. Ajarkan aku.

More Indonesian subtitles for On the Road

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left