The Golden Cane Warrior

The Golden Cane Warrior (Pendekar Tongkat Emas)

Download Indonesian undertekster

Udgivelsesinfo

The Golden Cane Warrior 2015 720p BluRay x265 HEVC 6CH Vid24x7
En kommentar af Agoesinema

Tags

BluRay
720p
720
x265
HEVC
Udgivet den: 2019-12-02
Downloads: 75
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Dunia persilatan ibarat lorong gua yang panjang

Tempat ancaman kematian selalu datang dari balik kegelapan

Pertarungan demi pertarungan

Yang selalu berakhir dengan kematian

Itukah jalan seorang pendekar?

Membunuh atau dibunuh

Bagiku

Seorang pendekar menguasai ilmu silat

Bukan untuk mencari kesempurnaan

Melainkan untuk membela mereka yang lemah

Dan tak berdaya

Apalah arti kesempurnaan ilmu

Jika tidak diabdikan bagi kemanusiaan

Namun dari setiap pertarungan yang berakhir dengan kematian lawan

Hanya kehilangan yang kurasakan

Semakin lama semakin dalam

Ada yang hilang dan ada yang kutemukan

Aku telah membawa pulang dan membesarkan anak-anak macan

Tiga diantara empat muridku

Adalah anak dari musuh-musuhku yang kutewaskan dalam pertarungan

Merah Dara

Ia adalah murid perempuan termuda ku

Anak dari Beling Ungu.

Daya Gerhana

Ia adalah anak dari Golok Wangi.

Kala Biru

Murid terkuatku adalah anak Gagak Hitam.

Mereka disini karena rasa bersalahku

Namun murid terkecilku, Lembah Angin

Ia ada disini untuk selalu mengingatkanku pada dosaku yang terbesar

Lembah Angin kutemukan

Ia adalah anak yang dibuang

Bagaimana kalau teryata aku adalah musuh kalian?

Tentu tinggal Biru dan Angin yang masih bisa berdiri

Harus berapa kali lagi aku katakan

Semakin tinggi ilmu seseorang

Akan semakin banyak diserang dari belakang

Cukup latihan untuk hari ini

Biru, Gerhana

Berangkatlah ke gelanggang pertarungan tahunan

Berikan hormatku pada Para Datuk

Dan juga pemenangnya

Baik, Guru.

Kalian semua

Temui aku malam nanti

Ada yang ingin aku bicarakan

Baik, Guru.

Waktunya telah tiba

Penantang berikutnya

"Anak macan" terbaik Cempaka

Kembali hanya menjadi penonton

Hajar bunuh!

Ada lagi yang mau melawan? ada?

Waktumu akan tiba, Biru.

Gelanggang pertarungan tahunan kembali dimenangkan oleh Sayap Merah.

Yang terhormat Dewan Datuk Bumi Persilatan

Kami mohon agar bersedia menganugerahkan lambang kemenangan

Kami murid Perguruan Tongkat Emas

Menyampaikan selamat atas kemenangan yang diraih Perguruan Sayap Merah

Guru kami Cempaka, menyampaikan salam

Terima kasih

Cempaka selalu mengirimkan anak muridnya

Untuk menjadi saksi kemenangan Sayap Merah

Kalian tahu itu suatu kehormatan

Justru kami yang banyak belajar dari menyaksikan pertarungan yang ada

Sekali lagi, selamat kepada Perguruan Sayap Merah

Kami sudah harus segera pulang

Matahari hampir tenggelam, menginaplah

Terima kasih Paman

Lain kali kami pasti menginap

Guru Cempaka menghendaki kami untuk segera pulang

Salam untuk guru kalian, Cempaka

Terima kasih Paman

Aku tidak takut mati

Namun tiada ilmu silat yang dapat membuat seseorang hidup selamanya

Dan terhindar dari kematian

Biru

Gerhana

Dara dan Angin.

Meski kalian bukan anak kandungku

Kalian mengalami sendiri, bagaimana aku juga telah menjadi seorang ibu buat kalian

Sekali lagi kupertanyakan

Meski ilmu silat kalian sangat unggul

Siapkah kalian menahan diri untuk tidak menjadi pemenang?

Karena sesungguhnya tidak ada pemenang dalam ilmu apapun

Ketika kemenangan selalu menjatuhkan korban

Hari ini Tongkat Emas akan kuserahkan

Agar kalian dapat melanjutkan pengabdian perguruan

Kepada yang menerimanya

Harus kuturunkankan jurus pamungkas Tongkat Emas Melingkar Bumi

Jurus Tongkat Emas Melingkar Bumi

Adalah jurus andalan yang belum pernah terkalahkan

Ketahuilah

Keindahan tongkat ini

Takkan mampu menandingi kekuatannya

Itu sebabnya tongkat ini tidak boleh jatuh ketangan yang salah

Salah satu diantara kalian akan mewarisi tongkat ini

Sudah kupertimbangkan dengan sebaik-baiknya

Aku akan memberikannya kepada Dara.

Tapi, Guru...

Aku sudah berbicara dan kalian sudah mendengar

Bumi tidak akan berputar balik

Terima itu tugasmu

Dengan Tongkat Emas ini ditanganmu

Tugasmu juga tidak akan menjadi lebih ringan

Untuk menurunkan Jurus Tongkat Emas Melingkar Bumi

Aku akan membawa Dara pergi cukup lama

Kami akan berlatih, Angin akan kubawa serta untuk membantu pengobatanku

Biru

Gerhana.

Jaga tempat ini sampai kami kembali

Baik, Guru.

Sekarang tinggalkan aku dan Dara.

Peganglah

Heningkan cipta

Sunyikan hatimu dari suara-suara sumbang

Ada satu hal penting lagi

Yang harus aku beritahukan kepadamu

Sudah terlambat

Serahkan Tongkat Emas itu

Seharusnya racun itu bekerja lebih cepat

Sehingga dia dapat pergi dengan tenang di perguruan

Kalian harus mengerti

Kami hanya mencegahnya membuat kesalahan yang lebih parah

Pikirannya malah kacau, pikun

Sesungguhnya aku sangat ingin, kau menjadi penerusku

Tinggalkan tempat ini

Siapa kau?

Dimana adikku? Dimana tongkatku?

Angin!

Suruh dia makan!

Kau yakin itu tidak beracun?

Kau percaya padanya?

Angin

Kita harus membalas kematian guru

Angin dengar

Guru memberitahuku sesuatu dimalam sebelum kematiannya

Ia mengatakan apabila sesuatu terjadi padanya

Sebelum ia sempat menurunkan Jurus Tongkat Emas Melingkar Bumi

Aku harus mencari seorang Pendekar, bernama Naga Putih.

Karena selain Guru, hanya dia lah yang menguasai jurus itu

Kau tahu soal Naga Putih?

Kami berduka atas meninggalnya Guru Cempaka

Dan hilangnya Tongkat Emas, Biru, Gerhana

Kami tidak pernah menyangka

Adik-adik seperguruan kami tega meracuni Guru Cempaka demi merebut Tongkat Emas

Kerahkan anak-anak untuk mengejar Dara dan Angin kemanapun mereka lari

Baik Guru.

Kematian Cempaka adalah duka mendalam bagi dunia persilatan

Terima kasih Paman.

Memang itu tujuan kami datang kemari

Guru Cempaka sangat menghormati Paman

Izinkan kami bergabung dengan Perguruan Sayap Merah

Menerima murid Guru Besar Cempaka adalah suatu kehormatan

Sampaikan berita duka ini, kepada Dewan Datuk Bumi Persilatan

Siapkan upacara pemakaman terbaik

Inilah penghormatan terakhir kali kita

Kepada Pendekar Tongkat Emas Cempaka

Dan Perguruan Sayap Merah ini akan memberikan hadiah besar kepada siapapun yang bisa membantu Biru dan Gerhana

Untuk merebut kembali Tongkat emas

Yang memang menjadi hak Biru

Ya Guru.

Menyesal Gerhana?

Menyesal? tentu saja tidak

Jangan memaksa tubuh

Karena tubuh memiliki hak untuk menjadi pulih sebelum mengikuti kehendakmu lagi

Aku akan pergi untuk beberapa hari

Kau dan adikmu boleh tinggal disini sampai kalian betul-betul pulih

Kami turut berduka atas kepergian Guru Cempaka

Perguruan Harimau Sakti akan membantu membalas sakit hati kalian kepada Dara dan Angin

Terima kasih, ini sungguh suatu kehormatan

Kemana pun mereka bersembunyi

Pasti akan dapat kita temukan

Bersabarlah

Kami pun yakin, Guru.

Apapun yang terjadi

Kami bersyukur bisa bergabung dengan Perguruan Sayap Merah

Saudara seperguruanmu yang baru ini

Akan membantu memburu Dara dan Angin, bagaimana pun caranya

Kalau mereka berhasil tertangkap

Aku tidak akan mencampuri urusan bagaimana caranya kalian akan membalas dendam

Itu sepenuhnya urusan kalian

Kamu tidak perlu membaut minuman seperti itu untukku

Masih banyak murid lain yang bisa melayaniku

Ini sebagai wujud terima kasih dan bakti kami kepada guru karena menerima

Bahkan mengangkat kami sebagai murid utama

Rupanya Cempaka tidak hanya berhasil mendidik kalian sebagai seorang pendekar

Tapi juga manusia berjiwa besar

Aku semakin kagum padanya

Elang datang

Aku dan adikku tidak tahu harus membalas ini semua dengan apa

Kami mengerti kalian dalam kesulitan

Sudah menjadi kewajiban kami untuk membantu

Tenanglah kalian aman disini

Apakah kalian mengerti kemana harus mencari Pendekar Naga Putih?

Darimana kau tahu kami mencari Naga Putih?

Siapa kau sebenarnya?

Seharusnya kau sadar kalau kau masih perlu banyak berlatih

Besok pagi aku akan pergi lagi, terserah kau dan adikmu

Kalian bisa tetap mencari Naga Putih tanpa tahu dimana dia berada,

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left