Percy Jackson and the Olympians

Percy Jackson and the Olympians

Download Indonesian undertekster

Sæson 2

Udgivelsesinfo

Percy Jackson and the Olympians S02E03 We Board the Princess Andromeda
En kommentar af rawe
Percy Jackson and The Olympians S02E03 We Board the Princess Andromeda Durasi 37:49

Tags

webdl
Udgivet den: 2025-12-17
Downloads: 143
Hørehæmmede: No
FPS: 23.976

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Luke sempat ke sini dan tahu persis yang ia lakukan.

Jika pohon itu tumbang, perisai juga runtuh.

Perkemahan akan terbuka pada serangan.

Tiga orang harus menjalankan misi

mencari Bulu Domba Emas yang legendaris.

Itu akan memulihkan seluruh kekuatan perbatasan kita.

Juara kita, Clarisse La Rue.

- Clarisse! Clarisse! - Apa?

Sedikit dari kita yang tahu ramalan besar itu.

Lalu apa yang harus kukatakan pada Percy?

Dia tidak boleh tahu ada yang memang tidak boleh ia tahu.

Percy, jangan pergi.

Aku harus menolong Grover.

- Siapa yang membawamu? - Monster laut.

Itu sistemnya, jebakannya.

- Siapa? - Polifemos.

- Kau memberiku kapal? - Hanya tumpangan

Kapal itu akan membawamu ketempat tujuanmu.

Kau menyembunyikan sesuatu, tapi aku tidak peduli.

Kurasa aku membutuhkan yang ada ditas itu.

Kita memulai misi.

PERCY JACKSON DAN PARA DEWA OLIMPIA

Aku Clarisse…

putri Ares.

Aku ditugaskan menjalani misi

dan siap menerima ramalanku dari…

Orakel.

Aku Clarisse, putri…

Kau akan berlayar dengan kapal besi bersama prajurit kerangka.

Kau akan menemukan yang kau cari dan menjadikannya milikmu.

Namun harus waspada nyawamu

terkubur di antara bebatuan.

Dan gagal…

Percy Jackson dan Annabeth Chase

harus dihukum karena meninggalkan perkemahan saat dibutuhkan .

Clarisse.

Kau diberi wewenang untuk menghukum para pembangkang itu

jika kau menemui mereka dalam misi.

Karena Nona Chase telah mencoreng kehormatan kita,

kau harus memilih rekan lain,

teman, sahabat, atau…

Butuh dua orang, bukan?

MOHON MAAF ATAS KETIDAKNYAMANAN KAMI SEDANG MEMPERBAIKI KAMAR

Di sini dinginnya menusuk tulang.

- Kamu sudah kering? - Pakai ini.

Hermes sudah menyiapkan segalanya.

Vitamin ajaib, termos empat angin…

Tapi tidak ada drakma.

Baiklah, rahasia yang Quiron bilang tidak boleh aku tahu.

Aku tahu yang akan kamu katakan.

Kita bisa menyelesaikannya bersama.

Hei, suara kalian terdengar.

Tidak apa-apa, teman.

Percy, ada yang tidak boleh kamu ketahui.

Itu sudah cukup parah.

Kalau begitu jangan katakan apa-apa lagi.

- Apa? - Jangan katakan padaku.

Itu idemu?

Pasti ada alasan mencegahku ikut misi.

Aku percaya Quiron.

Terutama, percaya padamu.

Kurasa ini soal masa depanku

atau masa laluku yang belum kutahu, dan jika kutahu,

aku mungkin membuat keputusan bodoh, bukan?

Jadi lebih baik aku tidak tahu.

Tapi, ini penting,

jika aku melakukan sesuatu yang bisa berakhir buruk,

katakan untuk berhenti dengan sandi.

Sandi?

Ya, seperti Boon.

Bau sekali…

- Sandinya bukan untukmu. - Maksudku ada bau tak sedap.

- Kalau kamu bilang Boon, aku berhenti. - Ini akan jadi masalah.

- Tapi akan berguna. - Aku benci tidak bisa menceritakan padamu.

Dan kamu akan segera membencinya, apa pun yang kita coba.

Dan kamu akan membenciku.

Tahu yang kupikirkan?

Kita sudah melewati hari-hari sulit. Kita jadi penyusup di kapal pesiar.

Bagaimana kalau kita mampir ke kolam renang, arena bermain, atau bufet?

Monster.

Aku mencium ada monster di kapal.

Monster? Lebih dari satu?

Dewa Ares, Ayah. aku merasa terhormat atas kehadiranmu.

Rendah hati itu untuk pecundang. Bangkit!

Kamu mendapat misi mencari Bulu Domba Emas?

Bukankah kau bersama dua orang bodoh itu?

Aku tidak mau ada yang menghambatku.

Kamu prajurit yang kejam, ya? Ingin membakar segalanya?

Baiklah, aku bisa membantumu sedikit.

Kamu akan berlayar dengan ini.

Sebuah kapal perang.

Aku mengangkatnya dari dasar laut dan memperbaikinya.

Menembakkan peluru 40 milimeter dari haluan.

Ada meriam di anjungan atas, dan artileri 15 inci di buritan.

Penuh dengan amunisi dari perunggu surgawi.

Dor!

Ada pertanyaan?

Siapa mereka?

Orang bodoh ini? Pasukanmu di kapal.

Aku juga mengangkat mereka dari dasar laut.

“Yang kalah dalam perang harus mengabdi pada Ares.”

Andai saja aku dapat yang menang, ya?

Saatnya kau tunjukkan kemampuanmu.

Aturan melarangku membantu lebih jauh dan aku sudah diawasi.

Si tolol itu sudah lebih dulu,

tapi kamu harus sampai lebih dulu di tujuan.

Aku bersumpah demi kehormatanku tidak akan mengecewakanmu.

Bagus.

Karena kamu tahu apa akibatnya jika gagal.

Aku akan menertibkan mereka.

Perhatian, sampah!

Gadis ini adalah komandan baru kalian.

Ini misi pertamanya.

Di latihan dia yang terbaik di kelas,

tapi di medan perang dia bisa saja tersesat.

Pastikan dia berhasil,

karena kalau tidak,

aku sendiri yang akan menghancurkan tulang kalian.

Lalu sisanya akan kumasukkan ke dalam kantong…

dan melemparkannya ke kedalaman Tartarus.

Mengerti?

Mengerti, Dewa Ares.

Semua milikmu.

dua, tiga, empat…

Mereka lestrigon yang kita lihat di perkemahan.

Berkeliaran seolah tidak terjadi apa-apa.

Kabut pasti berusaha keras menyembunyikan mereka.

Mungkin kita harus lompat dari kapal.

Kamu bisa ambil barang-barangnya?

Halo.

Kelihatannya kalian baru mampir ke bufet.

Baiklah, kubukakan pintu.

Mereka dari klan yang menyerang perkemahan.

Kenapa Hermes mengirimmu ke sini?

- Ada yang janggal. - Mau ke mana kamu?

Kita harus ambil Tyson dan pergi.

SANG PEMANAH

Hermes pasti tahu ada monster.

- Tidak masuk akal. - Annabeth?

Annabeth Chase? Aku Alison.

Simms?

- Halo! - Hai.

Kemuliaan bagi Athena.

Kehormatan bagi Apollo. Ini Percy.

Aku tahu. Semua demigod mengenalnya.

Kamu dari perkemahan?

Aku sudah lulus. Aku banyak bepergian.

Alison, ikutlah dengan kami.

- Kenapa? - Ada monster di kapal.

Ada tiga lestrigon mengejarmu tadi.

- Kamu beruntung masih selamat. - Lalu di mana mereka?

Mereka kabur lewat lift.

- Hei, mau ke mana kamu? - Ada teman-temanku di kapal.

Para demigod.

- Tetap di sini, aku akan cari mereka. - Tunggu sebentar.

Kita tidak tahu berapa banyak monster.

Bisa jadi lebih banyak.

Teman-temanku pemburu monster. Kami akan mengatasinya.

Alison Simms, itu kamu?

Seperti caramu memperdaya Grover?

Apa?

Dia melihatnya dalam mimpi buruk. dia sedang menjebak kita.

Luke akan marah saat kubawa kepala kalian.

Tapi kemarahannya tidak lama.

Teman-teman, aku sudah siap.

Halo lagi, pahlawan kecil.

Itulah sebabnya Hermes mengirimku ke kapal ini.

Luke ada di sini.

Itu tanda Cronos.

Selamat pagi, para penumpang,

dan selamat datang di hari indah lainnya di atas kapal Putri Andrómeda.

Dalam pelayaran menuju Zaman Keemasan,

silakan nikmati bufet makanan laut di dek.

Ingatlah, kabut melindungi kalian dari pandangan manusia biasa,

jadi ikutlah dengan tenang dalam kegiatan seru kami.

Bukan hanya dia ada di sini.

Kapal ini miliknya.

Apa kabar, kapten?

“Kau akan berlayar di kapal besi dengan prajurit kerangka.”

Dia bahkan tak bisa membedakan kraken dengan cumi kecil.

Salam, namaku Thorvald.

Apa kabar? Aku Mitch, dari Blockbuster.

- Dalam perang apa kau gugur? - Dalam perang streaming.

Akhirnya jadi sangat buruk.

Perhatian, Dengarkan.

Kita menuju Laut monster.

Koordinat 31, 37 utara,

dan 56, 12 barat.

Trafalgar. Kami ditenggelamkan Inggris.

Grand Port. Kami ditenggelamkan Prancis.

Hei! Aku sedang bicara, sampah!

Lautan masih luas dan waktu kita sedikit. Bergerak!

Kalian bilang Cronos raja para Titan,

tapi siapa sebenarnya para Titan?

Mereka berkuasa sebelum Olimpus.

- Cronos ayah Zeus. - Ayah?

Cronos tidak percaya anak-anaknya dan memakan mereka.

Zeus memaksanya memuntahkan mereka

lalu mencincang ayahnya dengan sabit,

sekarang Cronos ingin balas dendam.

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left