De første 98 linjer.
DI DUNIA INI,
APA SUNGGUH ADA
TUHAN YANG SANGAT KUAT,
PENGARUH SUPERNATURAL,
YANG MENGENDALIKAN TAKDIR
MANUSIA?
SATU HAL YANG PASTI.
ORANG TAK MEMILIKI KENDALI,
BAHKAN TERHADAP KEHENDAK SENDIRI.
CERITA ASLI OLEH KENTARO MIURA
Hei, Paman, dengar kabar baik, akhir-akhir ini?
Tidak, tak ada kabar.
Sudah kuduga. Sekarang ini, bahkan Kota Kastil Midland
dirundung awan gelap.
Apa karena si Griffith itu naik takhta?
Jangan bicarakan itu di sini. Kau tak pernah tahu siapa yang mendengar.
Wow, lihat bagaimana dia terbang.
Mereka lagi, aku kasihan padanya, tapi sebaiknya tak terlibat.
Kau akan mati.
Tolong, seseorang…
Lihat itu.
Apa di sini tak ada yang mau menyelamatkan gadis kecil ini?
Dasar kelompok pecundang.
Apa? Kalian setuju?
Paman, ini pasti cukup untuk membayar makanan kami.
Baik sekali mereka memberi kita mejanya.
Paman! terus bawakan anggurnya!
- Baik! - Ayo! Cepat bawakan!
Ini dia.
Nah, gadis kecil.
Jika kau tak konsentrasi, kau akan menumpahkannya ke mana-mana.
Dan, jika itu terjadi, kau harus membersihkannya dengan lidahmu.
Collette!
Tolong, kasihanilah Collette.
Jangan ikut campur!
Dasar kakek tua!
Aduh.
Kakek!
Kau menabrak kami lebih dulu.
Kau tak bisa lolos hanya dengan minta maaf.
Pantas saja kau membutuhkan kami untuk mendisiplinkan dia.
Nah, Nona, tuangkan untukku juga.
Ya, Tuan.
Aduh!
Lihat kekacauan yang kau buat.
Kau memang perlu belajar sopan santun.
Cepat lakukan.
Mulailah menjilat! Sekarang!
Jika tidak cepat, kau akan meninggalkan noda.
Membuang-buang anggur bagus.
Ayo perlihatkan lidah itu!
Tunggu apa lagi?
Bagaimana? Rasanya enak, bukan?
Gadis baik.
Sebaiknya kau jilat dengan bersih.
Dan kenapa tak kau jilat seluruh mejanya sekalian?
Ide bagus!
- Gamar! - Siapa yang melakukannya?
Berani sekali kau.
Kau tahu siapa kami?
Dasar bajingan.
Kau akan membayar ini.
Aku ingin bertemu siapa pun yang membayarmu.
Apa katamu?
Aku ingin kau sampaikan pesan dariku kepada tuanmu.
Katakan Ahli Pedang Hitam telah datang. Itu sudah cukup.
Ahli Pedang Hitam?
Benar.
Kau mendengarku.
Pria itu, dia menghancurkanku!
Ahli Pedang Hitam?
Ya, Tuan! Pakaiannya hitam dari ujung rambut hingga ujung kaki.
Dia memiliki busur yang menembak cepat
dan pedang besar yang lebih tinggi dari manusia.
Dia mengalahkan penjaga kastil dalam sekejap mata.
Bagaimana respons kita, Tuan Menteri?
Cari dia sampai dapat.
Bawa dia ke sini dengan terbelenggu!
Baik, Tuan!
Bagaimana aku memberitahukan tuanku soal ini?
Temukan pria berbaju hitam itu! Jangan biarkan dia lolos!
Ya, Tuan!
Cari dengan teliti!
Temukan pria berbaju hitam itu!
Jadi begitu. Itu menjelaskan keributan di kota.
Ya.
Panggil Menteri ke sini.
Baik, Tuan. Segera.
Jadi, dia akhirnya datang.
Ahli Pedang Hitam.
Sial, kalian lagi.
Mata kami selalu mengawasimu.
Tubuhmu adalah milik kami.
Kau tak bisa melarikan diri.
Darahmu, dagingmu,
dan tulangmu adalah milik kami.
Benar. Semua itu adalah milik kami.
Diam!
No comments yet. Be the first to leave one.