Ordinary Love

Ordinary Love

Download Indonesian undertekster

Udgivelsesinfo

Ordinary Love 2020 720p WEB-DL H264 AC3-EVO
En kommentar af Bandar1
No Resync

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
AC3
Udgivet den: 2020-04-09
Downloads: 32
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Bagaimana Fitbit tahu kau berjalan?

Karena tanganmu bergerak.

Katakanlah itu tak bergerak.

Itu di tanganmu. Siapa yang berjalan tanpa menggerakkan tangan?

Orang yang sakit stroke.

Dan aku tahu kau akan berkata apa, jadi itu di kedua tangannya.

Stroke di kedua tangan?/ Ya

Pakai itu di kakimu.

Kau akan berpikir begitu, tapi bukan itu instruksinya, bukan?

Kapan kau akan menyimpan dekorasi Natal?

Kapan kau akan menyimpannya?/ Itu tugasmu.

Aku memasangnya, kau menyimpannya.

Kau memasangnya, aku menyimpannya.

Tambahkan itu "Sayang", dan itu bisa jadi judul lagu.

Kau memasangnya, aku menyimpannya, sayang.

Kau harus menulis itu./ Akan kulakukan.

Kau akan mandi duluan?

Tidak. Aku akan minum bir.

Itu bertentangan dengan tujuan kita berjalan.

Itu tidak benar./ Mengapa?

Kau berjalan untuk menjadi bugar, sedikit menurunkan berat badan.

Bagaimana bir bisa menambahkan itu?

Berjalan memungkinkan aku untuk minum bir.

Benar.

Ditambah, yang terpenting, aku orang dewasa.

Jika aku ingin duduk di rumahku dan meminum bir...

...setelah berusaha keras untuk pergi berjalan yang jauh,

Itu yang akan aku lakukan.

...setelah kemenangan telak 3-2 dari United terakhir mereka bermain...

Tom, bisa kau kemari?

Ya, sayang?

Rasakan dada kiriku.

Hanya satu? Ini pendekatan baru.

Rasakan saja. Ya./ Apa, di sini?

Bisa kau merasakan sesuatu? Benjolan?

Aku merasakan sesuatu.

Gumpalan?

Seperti gumpalan.

Itu gumpalan.

Bisa jadi apa saja.

Itu tak mungkin. Itu hanya mungkin satu hal.

Ini mungkin bukan apa-apa.

Temui dokter besok pagi./ Ya.

Ini akan baik-baik saja.

Gumpalan, benjolan, rasa sakit, perih.

Kau berada di usia itu, Nak.

Boleh aku pergi? Aku sudah cukup meraba-raba?

Kecuali tentunya...

Sudah cukup./ Sentuhan ajaib.

Aku merasakan bentuk yang cukup berbeda.

Menurutku itu kista.

Kau melakukan mammogram belum lama ini, 'kan?

Ya, sekitar 8 bulan lalu.

Untuk berjaga-jaga,

Kita akan mengatur janji temu untukmu di rumah sakit.

Baiklah./ Ini hanya tindakan pencegahan.

Menurutku itu kista./ Baiklah.

Bagaimana Tom?

Sama.

Seperti Tom biasanya.

Kau perhatikan ada yang berbeda dengan supnya?

Ada. Apa itu?

Kau katakan padaku./ Apa ini kuis?

Jika aku benar, apa aku mendapat semangkuk sup tambahan?

Bisakah kau menjadi normal sekali saja dalam hidupmu?

Aku normal. Sangat normal. Biar kulihat jika aku benar.

Aku mau kau menebak dengan benar. Itu artinya yang aku lakukan berhasil.

Aku akan sengaja salah menebaknya.

Cukup katakan saja, idiot.

Saus Worcestershire./ Benar.

Aku jago, sayang./ Aku yang jago.

Dia semakin hari semakin terlambat.

Bagaimana jika kau sedang menunggu sesuatu?

Aku memang sedang menunggu sesuatu.

Benar.

Perjanjian rumah sakit.

Kapan?

Minggu depan.

Bagus. Lebih cepat lebih baik.

Ya. Tidak, tidak, aku tahu. Ini bagus.

Aku tak tahu seperti apa situasinya.

Apa aku masuk bersamamu? Apa aku menunggu? Apa?

Ini mammogram./ Aku tahu.

Mereka takkan mengizinkanmu masuk untuk itu.

Aku tahu, tapi setelahnya?

Entahlah. Jika kau harus menunggu, kau bisa memesan teh.

Aku berhenti minum teh.

Kau paham maksudku.

Ini akan baik-baik saja.

Aku tahu.

Mereka menarik bayaran untuk parkir.

Meskipun kau pasien?

Kurasa begitu.

Semuanya soal uang.

Aku tahu.

Ini sedikit biopsi, oke?

Kami akan masuk sekarang.

Satu, dua, tiga.

Sebentar. Kami di area sekarang.

Dan itu... Sedikit lagi.

Satu, dua, tiga.

Super. Kerja bagus.

Kupikir kau bilang berhenti minum teh.

Ya. Masih mempertimbangkannya.

Belum ada keputusan mutlak yang diambil.

Mungkin kita sebaiknya berhenti.

Juga sekalian berhenti konsumsi kafein./ Kenapa?

Kenapa tidak?

Biar aku coba rasanya. Kadang itu membuatku sedikit mual.

Aku tadinya berpikir lebih sehat.

Tidak, itu hanya satu hal lainnya untukmu...

Untukku melakukan apa?

Untukmu memukulku dengan tongkat.

Sangat bagus.

Aku harus memukulmu dengan sesuatu.

Ada banyak yang menunggu di rumah sakit.

Aku tak suka ini.

Aku juga tak suka orang sakit.

Bagaimana bisa itu hal bagus,

Menempatkan seluruh orang sakit bersamaan?

Bagaimana itu akan membuat seseorang merasa lebih baik?

Ini membuat depresi.

Kurasa aku tak bisa melakukan itu.

Jika kau harus melakukannya, maka kau harus melakukannya.

Rumah sakit mengingatkanku pada kematian.

Sangat bagus./ Kau paham maksudku.

Jadi jika aku dirawat, kau takkan menjengukku?

Mereka takkan merawatmu hanya karena kista.

Yang aku tahu ini terasa serius.

Itu karena seluruh orang sakit berada di sekitarmu.

Kau mendengarkan setiap perkataan asalmu?

Bagaimana kau menjalani hidupmu?

Baiklah. Kau masih di sini bersamaku.

Aku hanya melakukan itu karena dendam.

Begitu juga denganku, Nak.

Aku tahu ini hari yang panjang untuk kalian berdua.

Kami sangat ingin memberimu jawaban yang pasti,

Tapi kami belum tahu apa yang sedang kita hadapi.

Lalu apa gunanya seluruh tes tadi?

Tom./ Ya, aku tahu.

Aku tahu ini sangat membuat frustrasi.

Kami temukan beberapa sel yang mengkhawatirkan.

Dalam skala satu sampai lima,

Satu artinya tidak mengandung kanker, dan lima artinya kanker,

Saat ini, kita berada di tiga.

Kau mau makan di luar malam ini?

Masakan Thailand atau sesuatu?

Tidak, aku sudah siapkan daging untuk makan malam.

Aku hanya berpikir...

Aku tahu. Aku baik-baik saja.

Aku tahu. Sayang, ini bukan...

Istirahatlah hari ini.

Tidak, aku mau memasak daging.

Dia tidak tahu.

Kau berpikir itu jenis hal yang akan mereka ketahui.

Kau beritahu dia soal stroke?/ Ya.

Kita butuh jus tomat.

Itu di lorong berikutnya.

Aku tahu. Aku hanya bilang kita membutuhkan itu.

Kau terlalu banyak minum jus tomat.

Itu terbuat dari konsentrat penuh gula.

Mereka dulu punya yang bukan konsentrat,

Tapi sekarang sudah tidak lagi.

Aku suka jus tomat.

Kenapa kau tak cukup lebih banyak makan tomat?

Ada apa denganmu? Makan lebih banyak tomat!

Aku hanya bilang.

Kita sebaiknya beli alat jus. Lalu kau bisa buat jus tomatmu sendiri.

Seberapa besar peluang itu terjadi?

Itu hanya akan berada di sana, di samping mangkuk tomat busuk...

...dan karton jus tomat.

Itu takkan terjadi jika kau menggunakannya.

Tunggu sebentar hingga aku selesai.

Kita sedang sedikit berdebat,

Tentang frekuensi aku menggunakan alat jus yang tidak kita punya.

Tidak, aku hanya bilang, jika kau memilikinya,

Maka kau harus gunakan itu./ Ya, baiklah.

Apa yang akan terjadi seandainya aku terkena kanker?

Kau tidak tahu itu.

Seandainya.

Dia bilang skala satu sampai lima, itu tiga.

Kurasa dia takkan mengatakan itu jika itu akan menjadi lima.

Tiga mendekati lima dibandingkan ke satu.

Itu tidak benar.

Mungkin, tapi di kepalamu, tiga mendekati lima dibanding ke satu.

Entah kenapa, tapi kau paham maksudku. Itu benar.

Itu tidak benar.

Apa yang akan terjadi seandainya aku terkena kanker?

Tak ada gunanya memikirkan itu sekarang.

Kau tidak tahu. Kau tak bisa melakukan apapun hingga kau tahu.

Aku tahu. Aku tahu mengidap itu.

Jadi kau dokter sekarang?

Kau tak harus menjadi dokter untuk tahu hal-hal seperti itu.

Kau harus.

Aku tahu tiga mendekati lima,

Dan aku tahu aku mengidap kanker payudara.

Baiklah. Apa yang akan kau lakukan?

Aku tidak tahu.

Benar. Kau tidak tahu harus apa karena kau belum tahu.

Itu bukan jawaban.

More Indonesian subtitles for Ordinary Love

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left