Attack on Titan

Attack on Titan (進撃の巨人)

Download Indonesian undertekster

Udgivelsesinfo

33 Para Pengejar
En kommentar af Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tags

other
Udgivet den: 2017-05-22
Downloads: 170
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 184 linjer.

Aku bisa menang!

Melawan Reiner, aku bisa menang!

Hoi.

Hoi, hoi, hoi, hoi, hoi!

Di atasmu!

Menghindar!

Eren!

ZainuddinAri mempersembahkan

ZainuddinAri mempersembahkan

ZainuddinAri mempersembahkan

ZainuddinAri mempersembahkan

dengan ini kita ingin percaya bahwa tak ada neraka yang lebih buruk lagi

kore ijou no jigoku ha nai darou to shinjitakatta

namun malapetaka bagi umat manusia selalu datang secara tiba-tiba

saredo jinrui saiaku no hi ha itsumo toutotsu ni

ketukan pada gerbang kita datang tanpa terduga

tobira wo tataku oto ha taezu hidoku busahou de

hari yang datang itu benar-benar mimpi buruk bagi kita

manukarezaru saiyaku no hi ha akumu no you ni

wahai kau yang selalu berperang

sugishi hi wo aragau mono

apa pun yang terjadi, mereka harus dimusnahkan

yatsura ha kuchiku subeki teki da

seperti apa ekspresi wajah kita waktu itu

ano hi donna kao de hitomi de

di saat temukan tujuan hidup

oretachi wo mitsumeteita

apa yang harus kita lakukan 'tuk lampaui kekuatan iblis

nani wo sutereba akuma wo mo shinogeru

kita takkan bisa lebih kuat selama masih pikirkan nyawa kita

inochi sae tamashii sae kesshite oshiku ha koenai

persembahkan, persembahkan, mari persembahkan jantung kita

sasageyo, sasageyo, shinzou wo sasageyo

segala pengorbanan yang kita lakukan demi datangnya hari ini

subete no gisei ha ima kono toki no tame ni

persembahkan, persembahkan, mari persembahkan jantung kita

sasageyo, sasageyo, shinzou wo sasageyo

dengan tangan kalian, ciptakanlah masa depan sesungguhnya

susumu beki mirai wo sono te de kirihirake

Para Pengejar

Distrik Trost

Komandan.

Komandan Pyxis, bangunlah.

Kalau Anda tertidur di sini, Anda bisa sakit, lo.

Sejak kapan Anda minum sebanyak ini?

Anda sudah tak muda lagi.

Saya tak mau kalau disuruh rawat Anda yang sakit-sakitan, lo.

Kalau dirawat sama gadis cantik sih, dengan senang hati kuterima.

Lalu?

Bagaimana situasinya?

Karena tak ada Raksasa yang muncul di baris pertahanan pertama dan kedua,

kami pun kirimkan pasukan pencari,

tapi sepertinya tak ada yang temukan satu Raksasa pun.

Kalau Hannes dan pasukan baris depan yang kelilingi tembok tak alami masalah,

harusnya sebentar lagi mereka sudah kembali.

Kalau tiba sesuai perkiraan, berarti mereka saling bertemu di tengah perjalanan dan kembali, tapi...

Kalau memang begitu, berarti mereka tak berhadapan dengan Raksasa.

Kalau temboknya memang ada yang berlubang, harusnya situasinya tak setenang ini.

Komandan Pyxis.

Oh, Erwin, ya?

Kudengar kau berhasil tangkap satu tikus merepotkan itu, ya.

Ya.

Tapi, kami tertinggal satu langkah.

Tapi, setidaknya hal itu bisa buat orang-orang tembok dalam berpikir juga.

Apa mereka punya kesiapan untuk mati bersama adat kuno mereka itu atau tidak.

Ya, Anda benar.

Lihatlah.

Pasukan Polisi Militer akhirnya langkahkan kaki sampai wilayah yang dihuni oleh Raksasa.

Tapi, tak kusangka kita masih belum bertemu dengan Raksasa.

Jadi, memang tak ada, ya?

Sepertinya begitu.

Anehnya, situasinya begitu tenang.

Mereka masih hidup tidak, ya?

Hoi, hoi.

Padahal kukira situasinya sedang gawat.

Ya, semuanya justru terlihat santai.

Hoi, Levi.

Di mana mangsaku berada?

Ada apa?

Sepertinya kalian merasa kecewa, ya?

Maaf, sepertinya kali ini kalian tak bisa berhadapan dengan Raksasa.

Kalau kalian memang merasa kecewa,

kalian bisa ikuti ekspedisi di luar tembok yang terbuka lebar!

Bagaimana kalau kita gabungkan kekuatan dan hadapi para Raksasa bersama?

Ya, begini...

Kami juga masih punya tugas di dalam...

Pasukan baris depan sudah kembali!

Cepat beri tahu Komandan Pyxis!

Begitu, ya.

Jadi, tak ada lubang di tembok, ya?

Ya!

Sudah kuduga.

Ta-Tapi, sudah terjadi situasi yang gawat!

Saat kami sedang menuju ke distrik Trost untuk berikan laporan,

kami bertemu dengan Pasukan Pengintai yang dipimpin oleh Ketua Hanji.

Bersama dengan mereka, terdapat kadet angkatan ke-104 yang tak bawa perlengkapan tempur.

Dan tiga orang dari mereka...

...adalah Raksasa!

Apa yang kaukatakan?

Jadi, masih ada Raksasa di antara mereka?

Da-Dan tiga orang?

Siapa?

Ah, itu...

Jean, tunggu.

Apa yang terjadi saat identitas mereka terbongkar?

Pasukan Pengintai berhadapan dengan Raksasa Kolosal dan Raksasa Berzirah.

Tapi, saat kami berniat bantu mereka...

...pertarungannya sudah selesai.

Astaga, ini buruk sekali.

Untung saja kita bisa lolos tanpa luka berat.

Orang-orang yang berada di dekatnya terkena uap panas.

Tak ada yang bisa mereka lakukan.

Bagaimana keadaan Mikasa?

Kurasa tak ada luka serius, tapi dia pasti alami guncangan mental serius.

Begitu, ya.

Armin, kau juga belum makan, bukan?

Aku akan cari sesuatu.

Kau harus makan.

Informasi yang Telah Terungkap

Makanan Medan Pertempuran Makanan bernutrisi yang disediakan Pasukan Pengintai. Kue kering bernutrisi tinggi dan makanan kaleng adalah makanan umum untuk sediakan cadangan makanan bagi para prajurit saat jalankan tugas tanpa harus memasaknya. Rasanya sudah ditingkatkan dan tak terlalu buruk.

Mikasa!

Mikasa, Eren...

Apa yang terjadi pada Eren?

Mereka bertiga mengganggunya lagi.

Mereka ambil roti yang kubeli.

Lalu, Eren coba merebutnya sendirian.

Aku sudah coba menghentikannya, tapi...

Tunggu!

Kembalikan!

Sudah kubilang, 'kan?

Aku sudah memakannya.

Paham?

Itu adalah makanan yang senilai dengan jatah makan tiga hari keluarga Armin!

Tak mungkin, 'kan?

Makanan sampah seperti itu?

Hentikan, dong.

Jadi kasihan, 'kan?

Kalau kau mau muntahan rotinya, akan kukembalikan sekarang!

Sudah kubilang, cepat ganti rugi!

Hoi, hentikan!

Hoi!

Para prajurit yang sedang mabuk di sana!

Hentikan perkelahian mereka!

Berisik.

Anak-anak itu hanya sedang bermain, 'kan?

Bermain apanya coba?

Cepat hentikan mereka!

Sudah, sudah, tenang saja.

Seseorang yang lebih bisa diandalkan daripada kami pasti akan segera muncul.

Eren!

Bersiaplah!

Itu Mikasa!

Mikasa, kenapa kau ada di sini?

Eren, kalau kau tak segera pulang dan potong kayu, ibumu akan marah lagi padamu.

Awas kau, jangan remehkan aku!

Sialan kau!

Eren!

Biar Mikasa saja yang urus mereka!

Yang benar saja!

Bagus, Eren!

Jangan sampai kalah dari Mikasa!

Apa yang kaulakukan?

Hentikan perkelahian mereka, dasar pemakan gaji buta!

Apa kaubilang?

Katakan sekali lagi!

Ya, akan kukatakan, dasar pemakan uang rakyat!

Kurang ajar.

Hentikan, suka atau tidak, hal itu memang benar.

Untuk seorang penjual sayuran, pukulanmu bagus juga.

Ayo, kalahkan dia, Hannes!

Kau pasti bisa!

Jangan biarkan pecundang itu kalahkanmu!

Hoi, kalian!

Apa yang kalian lakukan?

Hentikan!

Kembalikan!

Sial!

Hoi, kalian!

Hoi, entah kenapa situasinya jadi bertambah gawat!

Sudahlah, ayo lari!

Berhenti di situ!

Tunggu!

Eren, aku tak perlukan roti itu lagi!

Terima kasih!

More Indonesian subtitles for Attack on Titan

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left