Shape Island

Shape Island

Download Indonesian undertekster

Sæson 1

Udgivelsesinfo

Shape Island S01 ATVP WEB-DL DDP5 1 Atmos H264-SMURF
En kommentar af tedi
Retail ATVP (8 eps)

Tags

webdl
Udgivet den: 2025-08-29
Downloads: 23
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 162 linjer.

Persegi suka meluangkan sedikit waktu setiap hari untuk bersantai

dan membaca beberapa halaman dari buku yang bagus.

Ini tempat duduk favoritnya.

Cahaya dari jendelanya selalu sempurna untuk membaca.

"Suatu pagi, seekor tikus bertemu dengan serigala..."

Siapa kau?

Kau pohon yang misterius dan indah.

Meskipun kuharap kau tumbuh beberapa meter ke kanan

agar kau tak menghalangi cahayaku.

Kau pohon pisang. Aku tak percaya dengan keberuntunganku.

Ini waktunya camilan, dan aku suka pisang.

Persegi tahu bahwa pohon ini sangat istimewa.

Pisang jarang tumbuh di pulau itu.

Buah itu dianggap sebagai buah yang paling berharga.

Astaga! Dua pisang hanya untukku.

Saat Persegi hendak menyantap buah favoritnya,

dia mengingat sesuatu.

Dia mengenal seseorang yang menyukai pisang sebesar dirinya.

Lingkaran.

Bagaimana jika dia memberikan satu pisang ini kepada Lingkaran?

Itu sikap yang baik. Sikap yang sangat baik.

"Sikap Persegi yang Sangat Baik."

Aku akan sangat murah hati.

Terima kasih, Persegi.

Ini sikap yang baik. Sikap yang sangat baik.

Kau benar-benar sangat murah hati.

Kau teman yang baik dan penting bagiku.

Persegi hebat!

Persegi hebat!

Dan itulah legenda "Persegi Yang Murah Hati"

dan sikapnya yang sangat baik.

Semuanya akan sangat indah.

Sikap Persegi yang sangat baik tak bisa menunggu satu menit lagi.

Pertanyaan yang bagus.

Kau tahu, meskipun kita sudah berteman baik,

pisanglah yang membuat Lingkaran dan aku menjadi sahabat.

Segitiga? Ya, tentu.

Mereka saling mengenal, tapi mereka hanya sekadar teman.

Baik, aku pasti bisa. Ini bagus.

Lingkaran, ada hal menakjubkan yang terjadi.

Pisang muncul di halamanku hari ini.

Aku suka pisang. Terima kasih banyak.

Astaga, ini indah sekali. Terima kasih.

Halo.

Siang.

Siang.

Bagaimana kalau kita berkelana?

Itu kata seru untuk mengatakan, "jalan-jalan"?

Ya, tapi jauh lebih santai.

Jadi, bagaimana pisangnya?

Amat sangat enak.

Ini seperti makanan favoritku, tapi jauh lebih enak.

Kau baik sekali telah memberiku ini, Persegi.

Kau tahu, itu bukan apa-apa.

Tidak.

Ini langka dan indah.

Dan kau memberikan keduanya kepadaku. Ini hal besar.

Aku mulai sedikit kenyang.

Kau tahu, Persegi? Aku terinspirasi oleh kemurahan hatimu.

Segitiga, kau mau pisang ini?

Ayolah.

Tentu, kenapa tidak? Kau hanya hidup sekali, setahuku.

Benar.

Aku lupa aku pernah memakan ini, dan aku membencinya.

Terlalu manis.

Baiklah.

Tapi karena aku sopan, aku akan menghabiskannya,

meskipun menurutku itu menjijikkan.

Aku tak akan pernah melakukannya lagi.

Ini sangat... menyenangkan,

tapi aku harus pergi.

Apa kau yakin?

Kita baru saja sampai di bukit yang bagus.

Yang terlihat ekstra bagus hari ini.

Ya, kita bahkan belum berdiri di atasnya. Itu ada di sana.

Tidak. Maaf. Terima kasih. Tidak, kau tahu...

Sama-sama. Tapi selamat tinggal. Aku harus pergi.

Persegi merasa marah karena semua tidak berjalan sesuai keinginannya.

Lalu dia merasa bersalah karena merasa marah.

Lalu dia merasa sedih karena merasa bersalah karena merasa marah.

Yang dia inginkan hanyalah pengakuan atas sikap baiknya.

Tapi dia juga sangat menginginkan setidaknya satu pisang.

Persegi harus memperbaiki ini.

Jika pohon ini berbuah lagi, aku akan melakukannya dengan benar.

Satu untuk Lingkaran. Satu untukku. Aku harus menunggu sampai itu terjadi.

Waktu berlalu.

Hari, minggu, bulan.

Hingga suatu hari, Persegi mendapat kesempatan lagi.

Siang, Lingkaran.

Pohonku menumbuhkan dua pisang lagi, dan aku berpikir,

"Hei, Persegi, kenapa tak memberikannya satu kepada sahabatku, Lingkaran?"

"Persegi, aku tahu kau murah hati, tapi ini terlalu berlebihan.

Ini berarti segalanya bagiku."

Ini bukan apa-apa. Maksudku, ini memang sesuatu.

Pisang ini sangat langka dan istimewa.

Tapi sejauh yang kutahu, kau layak mendapatkannya.

"Kau teman yang baik dan penting bagiku."

"Siang, Persegi." Siang, Lingkaran.

Setelah Persegi melatih percakapan ini

seribu kali, sikap baiknya akan terlaksana tanpa hambatan.

...sahabat, Lingkaran.

Baik, satu untukmu.

Kenapa tak memberikan satu kepada sahabatku, Lingkaran?

Kenapa tak memberikan satu kepada sahabatku, Lingkaran?

Satu untukmu, dan satu untukku.

Kepada sahabatku, Lingkaran... Siang!

Halo, Persegi. Hari yang indah, 'kan?

Kau seharusnya mengatakan "siang."

Sahabatku Lingkaran.

Pisangku menumbuhkan dua pohon... Maksudku...

Maaf?

Tentu. Aku suka pisang.

Tapi...

Hei, Segitiga ada di sini! Bagaimana kalau kita berkelana?

Tapi satu untukmu dan satu untukku.

Ini lezat sekali, tapi aku merasa sedikit kenyang.

Segitiga, kau mau satu lagi?

Kenapa tidak?

Tunggu. Aku tak suka ini, ingat?

Tapi aku tahu seseorang yang menyukainya.

Seseorang yang mencintainya.

Lingkaran! Ini buah favoritmu, 'kan?

Itu sebabnya Persegi selalu memberimu miliknya.

Dan sekarang aku memberimu milikku.

Tapi Segitiga, bukankah dia baru saja mengatakan dia kenyang?

Memang, tapi dia bisa memakannya besok. Ini ide bagus.

Kau benar. Aku bisa memakannya besok.

Sikapmu baik sekali.

Harus kukatakan, Segitiga,

kau teman yang baik dan penting bagiku.

Persegi selalu begitu.

Kasihan, Persegi.

Aku akan melakukannya dengan benar, apa pun yang terjadi!

Persegi kehilangan empat pisang.

Tapi lain kali, dia pasti akan melakukannya dengan benar.

Yang harus dia lakukan hanyalah menunggu pisang itu berbuah lagi.

Siang. Pohonku menumbuhkan dua pisang lagi,

dan kupikir, "Hei, Persegi, kenapa tak memberikan satu kepada sahabatku?"

Satu untukmu, dan satu untukku.

Terima kasih, Persegi. Kau teman yang baik dan penting bagiku.

Lezat sekali.

Hei, Persegi!

Kami akan piknik. Bergabunglah dengan kami.

Aku datang.

Sekarang, setelah dia memakan pisangnya,

Persegi si Murah Hati bisa memberikan satu kepada temannya, Lingkaran.

Benar, 'kan?

Ini akhir pekan di pulau.

Itu artinya Malam Jumat Seru, malam penuh makanan dan permainan.

Persegi, Segitiga...

dan Lingkaran bertemu.

Dan lingkaran bertemu! Di mana Lingkaran?

Ini dia.

Sepertinya malam ini, Lingkaran punya rencana berbeda.

Aku sangat bersemangat.

Akhirnya waktunya untuk...

"Gerhana."

Lingkaran terlambat. Haruskah kita memeriksa ke rumahnya?

Tentu. Dia tak pernah melewatkan Malam Jumat Seru.

Astaga! Ada apa dengan bulannya?

Astaga. Apa yang terjadi?

Apa yang terjadi?

Shape Island subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Shape Island

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left