De første 200 linjer.
Aromamu masih melekat Karena itu aku masih berdiri di sini
Kau tidak akan mampu pergi jauh tanpaku
Lantas apa gunanya mengomeliku?
Kau anak kecilku
Kau seperti peluit yang bersuit
Kenapa aku kedinginan?
Apa aku sakit?
Mana mungkin kau tidak sakit?
Kau kelelahan karena memasak,
lalu membawanya sendiri jauh-jauh kemari.
Aku tidak punya pilihan lain.
Kau terlalu sibuk untuk pulang,
jadi, aku harus membawakan makanan untukmu.
Anehnya,
aku makin merindukanmu karena hari ini kau berulang tahun.
Apa pentingnya acara tahunan?
Bukankah kau senang aku di sini?
- Terserah. - Katakan.
Sejak kapan kau menjadi begitu menggemaskan?
Astaga.
Astaga!
Ada apa?
- Sial. - Sopirnya sudah gila, ya?
Kami tidak bisa memindahkan semua pasien sekaligus.
Pasien berwarna merah berarti kritis, kuning darurat,
hijau standar, dan hitam untuk yang sudah meninggal atau sekarat.
Kami akan membagi mereka berdasarkan warna itu.
Aku bisa melihat sisa waktu hidup seseorang.
54 tahun, 70 hari, 13 jam.
26 tahun, 31 hari.
40 tahun, 1 hari.
43 TAHUN, 289 HARI 38 TAHUN, 7 HARI
79 tahun, 2 hari.
26 tahun 12 hari.
58 hari, 12 jam.
Aku harus mengeluarkan banyak biaya untuk memperbaiki mobil ini.
Kenapa kau mementingkan hal itu?
Kita berdua nyaris mati dan meninggalkan kedua anak kita.
Aku marah sekali.
- Astaga... - Tunggu.
Kau terluka? Astaga.
Kau berdarah!
Permisi, Pak. Tolong periksa istriku. Hei!
Aku baik-baik saja.
Jangan membuat keributan. Aku hanya tergores.
Bagaimana kau baik-baik saja padahal berdarah seperti ini?
Astaga.
Suamimu pasti sangat mencintaimu.
Kau tahu perangai pria.
Mereka berteriak saat menyukai kita dan saat merasa cemas.
Kau sudah selesai? Hanya ini?
Astaga.
1 menit 42 detik.
"Aku sangat cemas. Jangan sakit.
Terima kasih. Aku mencintaimu."
Seharusnya kau mengatakan itu kepadanya tanpa menggerutu.
Kau pasti tahu perasaannya meski tak dia katakan, bukan?
Tentu saja aku tahu.
Astaga.
Ada apa denganku?
Apa karena menabrak setir tadi?
Apa?
Ada apa? Astaga.
Sayang!
Tolong!
Di sini. Tolong!
Temani dia.
Kau harus mendampingi dia.
Sepertinya aku bodoh...
dan tidak pernah mengatakan ini kepadamu.
Sayang?
Ji-su.
Sayang, kau kenapa?
Terima kasih
karena menjadi istriku.
Ada apa? Tidak.
Ini tidak lucu.
Jangan bercanda denganku.
Tidak. Sayang!
Tolong.
Siapa pun, tolong kami!
Tolong kami!
Tolong!
Sisa waktuku...
167 hari, 3 jam,
dan 14 menit.
167 HARI 3 JAM
Pekerjaan paruh waktuku selesai pukul 14,00, audisi pukul 15,00,
dan akan selesai sekitar pukul 17,00.
Waktu panggilan teater pukul 18,00 dan pertunjukan pukul 19,00.
Bagaimana jika kutelepon setelah pertunjukan?
Kau sesibuk artis.
Kau sudah siap untuk audisi?
Semuanya, mulai dari suara hingga pakaianku, dalam kondisi terbaik.
Hari ini kau akan membelikanku bir dan ayam goreng
untuk menyelamatiku karena lolos audisi.
Jika kau mendapatkan peran itu,
aku akan mengadakan pesta untukmu di restoran ayam.
Sungguh? Maka hari ini aku akan lebih bekerja keras.
Tapi kau tidak perlu...
Jangan memaksakan diri.
Aku hanya akan membuat mereka terpikat.
Buatlah para juri terpana dengan suara luar biasamu.
Cara itu pasti berhasil. Semangat!
Semangat!
Bu Oh So-nyeo.
Astaga. Mika, kau datang!
Kau tahu berapa lama aku menunggumu?
Benarkah kau menungguku?
Apa? Sungguh.
Aku sangat ingin bertemu denganmu.
Lihat apa yang kubawa hari ini.
Tablet omega-3 yang kau butuhkan.
Vitamin kualitas tinggi.
Dan...
Kejutan! Lipstik yang baru rilis.
Astaga!
Astaga. Lihatlah warnanya.
Ini mengingatkanku akan azalea di halaman belakang lama kami.
Tunggu.
Kau harus meriasku.
- "Merias"? - Aku mengundang seseorang
- untuk kuperkenalkan kepadamu. - Kepadaku?
Aku pernah menceritakannya. Kau tidak ingat Pak Park?
Kami memutuskan...
Maksudku, kemarin hari pertama.
Hari pertama?
Dia kekasihmu?
Astaga!
Kenapa kau tertawa? Kaulah yang menyuruhku
melakukan apa pun yang kuinginkan.
Aku hanya bangga kepadamu.
Lagi pula, romansa lansia itu unik.
Baguslah.
Aku akan membuatmu tampak sepuluh tahun lebih muda.
Sungguh?
Aku merasa seperti penipu dengan mengurangi sepuluh tahun.
Jadikan tujuh tahun.
Menurut peraturan perusahaan kami,
aku harus menarik biaya tambahan untuk layanan riasan.
Astaga. Jika tampak cantik,
aku bahkan akan memberimu bonus.
Kulitmu menjadi lebih baik.
Buatlah aku tampak seksi.
Polos dan seksi?
Hanya seksi.
Glamor dan seksi.
Baiklah.
Kau sangat cantik.
Sungguh?
Astaga. Dia pasti sudah tiba.
Tunggu sebentar.
Masuklah.
Bu Oh, aku datang.
Halo.
Kau bilang akan datang di sore hari.
Sebenarnya, temanku dirawat di sini setelah terserang strok.
Aku berkunjung lebih awal agar bisa menemui kalian berdua.
Bagus.
Siapkan teh.
Baiklah.
Untukmu.
67 HARI 14 JAM
Astaga.
Mereka cantik.
Dia punya 2 tahun 29 hari.
Dia punya 67 hari 14 jam.
Astaga. Aku lupa.
Dia Choi Michaela.
Cucuku...
Dia temanku yang sudah seperti cucuku.
Dia temanku.
Tidak kusangka kau punya teman muda seperti dia.
Berapa usiamu?
Tahun ini usianya 31 tahun.
Dia sangat muda dan cantik.
Tidak ada yang lebih berbahaya daripada bunga.
Ada serangga berbahaya di bunga dan bisa menyebabkan beragam alergi.
Serta
bunga mengandung bukti yang mengejutkan.
Bukti yang mengejutkan?
Mawarlah yang membunuh Rilke.
Penyakit septisemia yang disebabkan oleh luka karena duri mawar.
Mawar membunuh Rilke.
Itu menarik.
Aku tidak mau percaya bahwa kau mendapat gaji
dengan mendengarkan orang sakit menceritakan kisah menarik.
Bunga, angin, dan meja.
Pengobatan yang menggambar peta kondisi pasien
dengan membahas hal sehari-hari.
Kita bisa menghubungkan hal yang terlintas di pikiranmu
dan mencari tahu bagian otak mana yang menyebabkan masalah.
Itu tidak perlu. Lupakan cara itu.
Meski tidak perlu obat teratur karena kondisimu tidak serius,
kau tidak boleh naik pesawat atau mengendarai mobil.
Itu memengaruhi kehidupan sehari-harimu.
Memecahkan masalah untuk gangguan kecemasan sangatlah penting.
Mungkin butuh waktu lama, tapi kurasa ada bagusnya
kau mendapat konseling dan menjalani terapi perilaku kognitif.
Tunggu.
No comments yet. Be the first to leave one.