De første 200 linjer.
Halo.
Hei, ada apa?
Ayahku.
Siap?
Anda tidak perlu melihat ini.
Jangan lihat. Jangan lihat.
Bu, ini sudah dua hari.
Kita sudah ke selatan. Kita sudah ke utara.
Mereka mungkin ke timur.
Bu, kita harus kembali ke Abigail.
- Kita tak akan bisa menemukannya seperti ini. - Dia di sekitar sini, aku tahu itu.
Travis mungkin sudah kembali.
Madison, ada air di kapal.
Kita tak bisa terus mengais.
Mobil itu butuh bensin.
Oke.
Hey nak. Kemari.
Aku?
Kau tak mau berdiri saja melihat ini. Bantulah.
Bagaimana keadaanmu hari ini, Don Oliverio?
Dr. Nunez...
Dr. Nunez, jika kau mengijinkanku... Aku merasa sangat buruk.
Aku bukan dokter. Aku seorang apoteker.
Dan namaku Alejandro.
Aku pasti mati tak lama lagi, Don Alejandro.
Mungkin lebih baik berpikir...
...untuk menghemat obat-obatan.
Tidak hari ini.
Tidak.
- Tidak. - Kemana perginya?
Militer menunggu kita berlabuh.
Mereka menunggu dan...
Bagaimana sekarang?
Kita berjalan menuju laut.
Oke, kita butuh tempat tinggal.
Ada hotel dekat pantai.
- Ayo, ayo kita pergi. - Jika kita pergi, dia tak akan pernah menemukan kita.
- Dia tak melihatnya. - Dia selalu pulang.
Bu, sekarang hanya tinggal aku dan ibu. Suka atau tidak.
Tak ada yang bergerak.
Tempat itu akan di bersihkan.
Bisa saja ada yang merayap.
Di dalam ruangan lebih baik daripada di luar.
Air itu lebih buruk daripada perbannya.
Maaf?
Ayo. Kita punya tugas.
Ada yang sengaja mengunci tempat ini.
Kemana mereka sekarang?
Apa kau gila?
Pelayanan hotel ini buruk.
Um, kemana....
Tutup pintunya!
Kemana kita akan pergi?
Hello.
Sial.
Kita punya sedikit tugas, jadi lebih baik fokuslah.
Pertama, di sekitar Los Muertos (zombie), kau harus tenang.
Kedua, di sekitarku, kau harus tenang.
Ketiga, ketika kita melakukan tugas kita,
kita akan bertemu beberapa bajingan.
Seperti yang ku katakan, kau harus....
sangat tenang. Ya. Baiklah.
Pakai riasanmu. Aku bisa mencium baumu dari sini.
Jelaskan satu hal lagi sebelum aku benar-benar diam.
Kenapa kau memilihku?
Karena kau masih bocah.
Tak ada yang akan merindukanmu.
Siapa yang akan merindukanmu?
Satu-satunya yang akan merindukanku sudah tiada.
Hari terbahagia dalam kehidupan seseorang.
Sampai akhinya kacau.
Kau tahu, aku pernah hampir menikah.
Siapa pria beruntung itu?
Namanya William.
Dia adalah orang yang baik.
Tapi tak sebaik itu.
Kau bilang "hampir".
Dia pindah ke New Mexico.
Di Santa Fe.
Dan aku harus mengurus orang tuaku.
Masa lalu akan membuatmu muak.
Madison, ayo kita cari dapurnya.
Bu, ayo.
Tadi pagi, kejadian apa itu?
Orang yang sudah sakit dan sekarat menyerahkan dirinya pada mayat hidup.
dan bergabung di dinding.
Saudara kami, saudari kami,
melindungi mereka.
mereka melindungi kami.
Bagaimana jika kau keliru?
Bagaimana jika temanmu menjadi makan siang cuma-cuma?
Dunia ini, yang mati,
Menurutmu apa yang sedang terjadi?
Kau lemah dan tak punya keyakinan,
- Katakan padaku, apa yang kau percaya? - Aku tak tahu
Sama seperti membersihkan laut.
Pantai dipenuhi dengan busa dan sampah.
Matahari menjadi seperti racun dan membakar air dan tanah,
Membersihkannya.
Ini tak ada bedanya.
Yang mati, mereka kembali.
Dan saat mereka pergi, dunia ini akan menjadi seperti baru.
- Ini menurut si apoteker? - Ini kenyataannya.
Tanpa dia, kami akan tersesat.
Kau kelihatannya tak mengerti.
Kau benar-benar tak mengerti, ya?
Dia pernah tergigit.
Omong kosong.
Jika kau tergigit, kau akan berubah.
Tak terjadi padanya.
Kau benar-benar percaya itu?
Aku tak butuh percaya.
Aku melihatnya.
Teruslah berjalan, bocah.
Kita harus memeriksa kamar-kamarnya.
Semuanya.
Para tamu memiliki kopor, minibar mungkin masih terisi.
Dapurnya kosong.
Ayo periksa tiap lantai, tiap-tiap kamar, kita akan menemukan sesuatu
Tetaplah di sini.
- Ibu tetaplah di sini. - Aku mau kau tetap bersamaku.
Ofelia dan aku akan memeriksa di atas dan kita akan bertemu lagi di sini sebelum matahari terbenam.
Tidak, aku bilang tidak.
Kami akan memeriksa tiap lorong, tiap pintu.
Jika ada yang terinfeksi, kita akan melihatnya.
Yang selamat akan keluar.
Tempat ini sudah mati.
- Alicia. - Dia bisa menjaga dirinya sendiri.
Aku sudah melakukan ini separuh hidupku. Aku akan baik-baik saja.
- Duduklah. Minumlah denganku. - Tidak sekarang, Victor.
Kenapa lagi sekarang?
- Tak apa-apa - Kau kelihatan kacau.
Oh, terima kasih.
Sama-sama.
Kau harus merubah sedikit warna di pipimu.
Kau butuh minum. Aku butuh minum.
Ayolah, ini mengobati.
Siapa orang-orang ini?
Mereka adalah geng. Satu dari banyak.
Mereka menguasai Tijuana Timur.
Semua barang, semua perlengkapan berasal dari sini.
Mereka pengedar narkoba.
Mereka menjual segalanya sekarang.
Dan mereka akan menggantungmu jika kau melakukan kesalahan.
Selamat Datang di Marco.
Kami kesini mencari air.
Baik. Apa yang kau bawa?
Kau tahu aturannya, sayang.
Isi apapun yang muat di troli ini.
Kesepakatannya dua troli.
Itu terserah padaku.
Ayo.
Ayo, ayo belanja.
- Mmm. - Aku akan memberitahumu sekarang,
cara membuat martini yang sempurna.
Campur Gin dan es batu dalam shaker.
Sini mendekatlah.
Dan bisikan "vermouth".
Begitukah?
- Tunggu, apa? - Apa?
- Katakan lagi. - Begitukah?
Aha, bagaimana bisa aku tak menyadarinya...
ternyata ada kelebihan seorang Madison Clark...
...yaitu Sang Primadona Selatan.
- Alabama. - Mm-hmm.
Aku bekerja paruh waktu di bar saat sekolah.
Dan aku akan memberitahumu sekarang,
Ceritamu adalah omong kosong.
Martinimu Omong kosong.
Dan "vermouth" itu sudah kuno.
Baiklah.
Ajari aku, Nona Clark.
Ambilkan tequila.
Aku benci hotel. Ini membuatku takut.
Banyak mayat hidup berjalan diluar sana dan yang kau takuti adalah hotel?
Ku pikir itu karpet.
Sial, kita lebih baik kembali. Ayolah.
- Tunggu. - Alicia.
Tunggu.
Ada yang menandai kamar yang terinfeksi.
Hey, ayolah.
Yang tersisa di minibar hanya kacang.
Ku rasa mereka alergi.
Ayo, ayo pergi.
Ofelia.
Jadi apa yang kita cari?
Air, perban, vitamin,
Apa pun yang bisa di gunakan di klinik.
Jangan.
Hanya yang kita butuhkan.
Nick.
Cepat isi.
Taruh di bawah saja.
Hey, masih ada air panas.
Menurutmu kenapa dia menyerah?
Apa?
Orang itu.
Aku akan mencoba 50 hal yang berbeda,
sebelum akhirnya aku menyerah.
Mungkin dia lelah.
No comments yet. Be the first to leave one.