De første 200 linjer.
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
Ada perubahan penglihatan atau pendengaran?
Tidak.
Bagaimana dengan pusing? Apa obatnya membantu?
Dengar, alasan aku datang ke sini...
...karena aku ingat kau pernah bilang jika ketinggian adalah ide buruk.
Benar. Di ketinggian,
Gejala-gejalamu akan semakin memburuk.
Pusing, kejang,
Bahkan kehilangan kesadaran.
Ya.
Jika terjadi pembengkakan di sekitar tumor,
Itu bisa berakibat fatal.
Ya.
Jangan pergi, Jamie.
Aku harus pergi.
Permisi. Hai. Maaf, semua.
Aku mencari temanku.
Mungkin kau pernah melihatnya? Namanya Sophie.
Tidak. Maaf, kawan./ Maaf. Kuharap kau temukan dia.
Terima kasih.
Kita tak punya pilihan selain mengikuti jalan yang benar.
Kita gagal mengikuti jalan ini...
Permisi. Maaf mengganggu.
Aku mencari teman.
Dia menghilang baru-baru ini. Dia mungkin ada lewat sini.
Aku hanya ingin tahu jika ada yang melihat dia.
Tidak, aku tak melihatnya.
Ini tempatnya.
Tapi aku tidak ingat dia.
Kau tahu kafe ini? Benarkah?
Ya./ Bisa kau antar aku?
Ya.
Ya, ya, ya.
Ini cukup?
Baiklah. Oke.
Pak, kafenya?
Tempat ini sangat indah, Jamie.
Dan untuk pertama kalinya...
Aku benar-benar mengenal siapa diriku sebenarnya.
Siapa?
Ada yang bisa aku bantu?
Maaf, aku tak bermaksud menerobos masuk.
Aku hanya ingin bertanya padamu.
Apa-apaan ini?/ Tenanglah.
Aku melihat tatomu.
Aku mau tahu darimana kau mendapatkan itu./Siapa itu, Jesse?
Kau harus pergi sekarang!/ Tenanglah.
Temanku punya tato yang sama dan sekarang dia menghilang.
Itu masalahmu./ Jesse, hentikan.
Tarik napas, tarik napas.
Dia punya tato. Dia salah satu dari mereka.
Salah satu dari siapa?
Namanya Sophie.
Kau kenal dia?/ Ya. Kau Jamie.
Bagaimana kau tahu namaku?
Kau tahu Sophie. Kau kenal Sophie!
Apa kau kenal Sophie?!
Apa yang terjadi dengannya?
Jantungnya. Mereka melakukan sesuatu dengan jantungnya.
Ini. Ambillah ini!
Berhati-hatilah diluar sana.
Ke mana aku pergi?
Mereka takkan melepaskan dia dengan mudah./Dimana?
Beritahu aku di mana? Ke mana aku pergi?
Jangan beritahu mereka apapun tentang dirimu.
Ke mana aku pergi?
Tunggu sebentar./ Keluar!
Beritahu aku harus ke mana? Baiklah.../Tidak. Keluar!
Kau harus antar dia ke rumah sakit.
Tarik napas. Ayo.
Aku harus ke Utara.
Utara?/ Sejauh mungkin ke Utara.
Hei, berhenti... Menepi di sana.
Kau mau bicara dengan orang ini, Pak?
Aku bisa mengantarmu, Pak. Jangan khawatir. Namaste.
Tanya dia apa dia pernah melihat ini sebelumnya.
Apa yang dia katakan?/ Penyeberangan Suci.
Penyeberangan Suci. Apa maksudnya itu?
Dimana kedua sungai saling bertemu.
Baiklah. Dimana?
Tempat itu.
Atas sana. Kita bisa pergi bersama.
Apa maksudmu, tempatnya diatas sana? Dimana?
Dari jalan itu.
Diatas sana dari atas sini dan di tempat itu.
Berikan dia sesuatu.
Terima kasih banyak.
Terima kasih.
Sebenarnya, menurutku dia gila.
Berapa lama, kawan?
Pak.../ Bisa kau perbaiki itu?
Tidak./ Apa maksudmu, tidak?
Masalah besar./ Ada apa dengan itu?
Pak, kau beri aku uang.
Aku beri kau... Kenapa?
Agar aku bisa memperbaikinya.
Kau beri aku uang.
Ini ambillah, oke?/ Tidak cukup, Pak.
Aku tak punya uang banyak untuk diberikan padamu. Oke?
Dimengerti, Pak. Masalah besar, uang yang besar, Pak.
Hei. Tolong...
Perbaiki motornya./ Baiklah, baiklah.
Hei!
Ini benar-benar gila.
Apanya?
Aku pernah melihat bunga ini sebelumnya.
Aku tahu itu.
Tanda lainnya?
Maksudku, ini bunga yang sama.
Tebing yang sama.
Momen yang sama.
Ada tanda di sekitar kita yang punya arti mendalam.
Jika kita memilih untuk melihat itu.
Sama seperti angka 23...
Apa artinya itu?
Jika kita berada di jalur yang tepat.
Semua yang pernah kita lakukan di sepanjang hidup kita...
...telah menuntun kita pada momen ini sekarang juga.
Di sini, di tebing ini bersama.
Ini keajaiban.
Aku mencintaimu.
Kau tahu itu, 'kan?
Aku selalu mencintaimu.
Dan akan selalu begitu.
Kau pasti tersesat.
Jalur kembalinya di sebelah sana.
Aku diberitahu semua yang mencari disambut.
Apa yang kau cari?
Kebenaran.
Kebenaran butuh waktu, temanku.
Hei. Hei! Tunggu!
Kau tak tahu apa yang sudah aku lalui untuk sampai di sini.
Aku mohon!
Hei. Kau akan biarkan aku masuk?
Ini dingin diluar sini. Aku tak punya makanan atau air.
Hei, tolong! Tidak! Tunggu.
Apa kau memakai ini setiap waktu?
Seiring kau membawa kembali kesadaranmu bersama napasmu,
Aku tinggalkan kau dengan pemikiran sebagai berikut hari ini.
Saat ini, masa lalu, masa depan, Engkau bertahta di diriku.
Aku dan Engkau adalah satu.
Tunggu di sini.
Kau jelas tak suka menerima penolakan.
Aku Jamie./ Aku Chandra.
Senang bertemu denganmu.
Maaf sudah menunggu, tapi kami harus memisahkan...
...pencari biasa dan yang serius. Kau mengerti.
Aku mengerti. Kebenaran butuh waktu.
Kau cepat belajar. Ayo, aku ajak kau keliling.
Silakan.
Semua usaha yang kau lihat di sini, semuanya bentuk meditasi.
Terhubung dengan mereka, maka kau terhubung dengan tujuan tertinggimu.
Kita berusaha menjaga keseimbangan...
...dengan sekitar kita dalam semua yang kita lakukan.
Nitin?
Pagi./ Ini Jamie.
Senang bertemu denganmu, sobat.
Kau juga.
Dari mana asalmu?/ California.
Aku langsung menyukai orang ini./ Kau?
Cleveland, tapi kau tahu, kita semua mulai dan berakhir di tempat yang sama.
Ya.
Nitin, saat kau selesai di sini, bisa kau tunjukkan Jamie kamarnya?
Tentu saja.
Kuharap kau tak keberatan membuat tanganmu kotor.
Selamat datang./ Terima kasih.
Nitin membantu dengan semua pendatang baru untuk terbiasa.
Kau tak menggunakan air dari sungai?
Tentu saja tidak. Sungai itu suci bagi kami.
Orang datang ke gunung ini selama ribuan tahun...
...karena diyakini jika pertemuan dua sungai itu tempat yang suci,
Dimana jiwamu bisa melampaui ke alam yang lebih tinggi.
Ada banyak alam kesadaran lainnya di sekitar kita...
...dan gunung ini adalah pintu untuk membantumu mengakses itu.
Apa yang membawamu ke sini?
Bagaimana kau tahu tentang kami?
Teman.
Siapa?
Orang yang aku temui di kota dalam perjalananku.
Kami jauh dari jalan dan sulit ditemukan,
Jadi aku ingin tahu...
Tidak, aku mengerti.
Kita tak mau rahasianya tersebar. Bukan begitu?
Jamie, kami melakukan kerja yang sangat keras di sini, didalam dan diluar.
Dan hanya karena kau berhasil memasuki gerbang itu,
Bukan berarti tempatmu di sini.
Lagipula, bukan itu alasannya kau di sini, 'kan?
Kau di sini untuk dia, 'kan?
Jangan khawatir. Kau akan segera bertemu dia.
Buatlah dirimu nyaman di sini.
Pusing... Kejang...
Kehilangan kesadaran...
Jamie.
Jamie...
Jamie.
Jamie!
Kau tak apa?/ Jam berapa ini?
Ini waktunya meditasi. Ayo.
Setelah kita dibawah sana, ingatlah untuk tetap hening.
No comments yet. Be the first to leave one.