De første 127 linjer.
Hei! Aku tak sabar memulainya.
Dia sedang menikmati pemandangan.
Lagi?
Kau bisa melihat sesuatu dari sana, Gear?
Aku bisa lihat dengan jelas.
Masa depanku!
Dasar bodoh!
Masa bodoh. Lihat ke bawah! Bawah!
Di sanalah harta karunnya berada!
Kak Nosa.
Ya, ayo kita mulai.
Tiga, dua, satu.
GEAR
Luar biasa!
Suaranya benar-benar menakjubkan!
Hei! Gear hampir mati, Bodoh!
Diam kau, Tua Bangka Cerewet!
Tua bangka? Akan kubunuh kau!
Kalian berdua, diamlah!
Kau yang paling berisik.
NERO
Ayolah.
Utangku sebanyak 20.000 edo akan lunas jika kita melakukan ini dengan benar.
Maksudmu "sumbanganmu" ke kasino?
Sebaiknya kau berhenti.
Bocah sepertimu tak akan paham romansa orang dewasa seperti kami.
Bukankah kau beruang kutub?
BERUANG PUTIH
Lagi pula, aku bukan anak kecil.
Aku…
seorang profesional.
Kak Nosa.
Oke! Bagaimana kalau begini?
Tiga, dua, satu.
Ayo!
SELESAI - DUAR!
DUAR!
Jiwaku menjerit!
Maju!
Ayo!
Di mana Gear?
Lebih baik begini daripada kita berdua tertangkap.
Kau meninggalkannya?
Dasar berengsek.
Gear.
Aku yakin padamu, Kawan.
Aku tahu kau pasti berhasil.
Mati saja kau, Keparat.
Di depan! Depan!
POLISI
Tugas selesai!
Hore!
- Gampang sekali. - Bagian yang mana?
Kita kaya raya sekarang.
Apa rencanamu, Gear?
Kini kau bisa melakukan apa pun.
Aku mau…
76 JAM SEBELUMNYA
Sudah pukul 08.00!
Dadah, Malam.
Selamat datang, Pagi!
Semoga harimu menyenangkan!
Mantap!
WISKI MATOR'S EYE
Kurasa aku pernah melihat ini.
Baiklah! Mari kita akhiri hari ini!
Sudah pukul 17.00!
Selamat tidur, Tn. Matahari.
Selamat malam, Tn. Bulan.
Kuharap hari esok akan menyenangkan.
Mantap!
Oke. Berikutnya.
Upah hari ini. Totalnya 820 edo.
- Tolong tambah sedikit lagi. - Kalau mengeluh, jadi nol.
Sampai jumpa besok.
BAB dulu baru tidur.
Hei, Gear. Bagaimana hari ini?
Aku tak ikut. Sudah kubilang aku tak suka minum.
Kau tak ikut?
Apa kubilang?
Dia orang aneh yang lebih tertarik pada hal-hal di luar kota daripada bir.
Itu cuma padang tandus dan danau asam yang bisa melelehkan besi.
Kota berikutnya ratusan kilometer.
Meninggalkan kota sama saja cari mati.
Minum-minum setelah bekerja keras seharian di sini adalah…
Kebahagiaan hidup!
Semoga kalian mati tenggelam dalam miras!
Itu cara mati terbaik!
Bos, aku akan segera membuatkan makanan kita.
Empat puluh poin.
Bautnya kendor dan kabelnya semrawut.
Ini bukan hasil kerja profesional.
Aku tak bisa serahkan bengkel ini padamu kalau kau begini terus.
Ternyata kau bangun.
Sudah kusuruh tidur.
Kau sudah minum obat?
Obat? Baut lebih penting.
Kesehatanmu jauh lebih penting.
Nanti juga sembuh sendiri.
Tapi baut tak bisa kencang sendiri, Bodoh.
Jika kau sempat mengoceh tak jelas soal pergi ke luar kota,
sebaiknya tingkatkan kemampuanmu…
Bos!
PEMBERSIHAN
Astaga.
Dia benar-benar merepotkan.
TONIK
PEREMAJAAN HIDUP ABADI
Sangat sejuk dan menyegarkan!
Mantap!
Mantap!
Mantap!
Mantap!
Mantap!
Nek, pesan yang biasa, ya.
Daging panggang? Segera disajikan.
Aku tak memesan sebanyak ini.
Ini hadiahku untukmu.
Aku kasihan melihatmu cuma memesan satu porsi, padahal perutmu kosong.
Aku harus mentraktirmu sesekali.
TONIK
Ini pesananmu.
Hanya itu?
Semua jenis obat-obatan sedang langka.
Gara-gara itu, semua harga naik.
Aku punya obat yang lebih manjur, tapi harganya minimal 500.000 edo.
Semahal itu?
No comments yet. Be the first to leave one.