Percy Jackson and the Olympians

Percy Jackson and the Olympians

Download Indonesian undertekster

Sæson 2

Udgivelsesinfo

Percy Jackson and the Olympians S02E05 We Check In to C C 's Spa & Resort
En kommentar af rawe
Percy Jackson and The Olympians S02E05 We Check In to C.C.'s Spa & Resort Durasi 47:48

Tags

webdl
Udgivet den: 2025-12-31
Downloads: 156
Hørehæmmede: No
FPS: 23.976

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Itu yang dicari tim Luke.

Bulu Domba Emas.

Percy, bebaskan aku. Temukan aku segera.

Bagaimana kamu ke sini?

Monster laut. Ini jebakan.

-Siapa dia? -Polyphemus.

Gaun ini melindungiku. Aku yakinkan dia,

sial melihat mempelai sebelum hari nikah,

yakni minggu depan.

Kita segera masuki Lautan Monster

hadapi tiga tantangan.

Ujian pilihan, nyanyian Siren,

dan terakhir Polyphemus,

Cyclops penjaga harta.

Pahlawan membunuh monster, bukan melarikan diri.

-Pilihan sepele. -Itu tidak terasa sepele.

Halo?

Jangan keluar.

Aku belum sempat memantau situasi.

Kamu...

Kita di mana?

Beri tahu aku.

Aku bangun 15 menit sebelum kamu.

Entah kita di laut,

atau di kapal lain.

Senang melihat kalian sadar dan sudah segar.

Kalian butuh waktu.

Aku minta maaf.

Aku Hylla, pelayan kalian.

Aku di luar

membawa air timun jika kalian siap.

Tunggu! Di mana Tyson?

Clarisse dan kru lain?

Oh. Begitu rupanya.

Aku minta maaf, tapi...

nelayan kami menemukan kalian terapung di rakit.

Hanya kalian yang selamat.

Gunakan waktu semaumu.

Aku berjanji pada Ibu akan menjaganya.

Dia mungkin masih hidup.

Dia tahan api dan bom.

Dia putra Poseidon. Dia pasti selamat.

-Begitu pun Clarisse. -Kita kehilangan...

segalanya.

Tetap di sini. Aku akan memantau.

Annabeth!

Selamat datang di Resor Pulau CC dan spa.

Pulau? Tempat apa ini?

Tempat aman satu-satunya di Lautan Monster.

Kami memberi tempat istirahat agar pahlawan pulih kembali.

Apakah ada alergi makanan

yang perlu kami ketahui?

-Stavros! -Siap.

Maaf soal itu.

Tampaknya Stavros tidak sabar melanjutkan tugasnya.

Tugas apa?

Tiap tamu punya tugas.

Tunggu sebentar. Hal ini jarang terjadi.

Apa maksudmu?

Para Siren.

CC, tamu baru kita tiba.

Putra Poseidon, putri Athena.

Aku tahu kalian sedang berduka.

Aku turut berduka.

Dengar, maksudku bukan...

-Tidak sabar. -Dicatat.

Tapi itu bukan kelemahanmu.

Aku merasakan hal yang dalam.

Sulit melihatnya saat ini karena kamu berduka.

Namun usai istirahat, kami akan membantu

mencari tahu masalahmu.

Terima kasih?

Oh.

Stavros pergi.

Dia belum siap.

Ayolah. Berpikir positif.

Ada apa di luar? Aku tidak melihat mereka.

Silakan lihat. Namun aku ingatkan, itu mengerikan.

Nyanyian Siren adalah ujian mematikan

yang sulit dilalui pahlawan.

Aku berupaya membantu mereka pergi dari pulau ini,

tapi tak semua orang sabar.

Jangan! Oh!

Hampir saja. Hampir.

Aku sudah memperingatkannya.

Seperti apa suara mereka?

Suaranya berbeda bagi setiap pahlawan.

Siren akan mengintip ke dalam jiwamu...

melihat kelemahanmu, lalu menyerangmu.

Menjebakmu dalam ilusi buatanmu sendiri.

Kamu aman di sini selama yang kamu mau.

Apa kelemahan fatalnya?

Keberanian. Dia anggap latihanku hanya untuk pengecut.

Butuh keberanian untuk melihat ke dalam diri

dan menghadapi jati dirimu.

Itu cara kita berlayar melewati para Siren.

Atau gunakan lilin. Seperti Odysseus.

Benar.

Krunya menutup telinga dengan lilin.

agar tak mendengar nyanyiannya.

Kalian penggemar Homer, ya.

Pria itu telah membuat banyak setengah dewa terbunuh...

Itu bukan lilin lebah biasa.

Itu dari sarang pribadi Aristaeus.

Benar, pria itu.

Aristaeus adalah dewa peternak lebah.

Terlalu mengandalkan pengetahuan diri sendiri.

Dicatat.

Wajar bagi anak-anak Athena.

Namun tetaplah waspada,

karena Siren akan memakai

kelemahan terbesarmu untuk melawanmu.

Jika kamu mampu menghadapi

dan menekan kelemahan itu,

kamu akan lolos dari Siren seperti pahlawan ini.

Enam orang yang berhasil.

Berapa lama pelatihannya?

Itu sepenuhnya bergantung padamu.

Pasti ada cara lain.

Kita terdampar di sisi lain pulau ini, kan?

Mungkin kita bisa berlayar lewat sana.

Lautan Monster tak bekerja seperti itu.

Tak ada jalan memutar dari Siren,

namun aku akan membantumu melewati mereka.

Namun ingatlah.

Tak ada jalan pintas.

Mustahil.

Jangan!

Makan malam!

Sudah lama aku tak makan setengah dewa.

Setengah dewa, ya?

Kurang pala.

Aku ambil dulu.

Hei, siapa kamu?

Turunkan... ...aku.

Clarisse, sedang apa kamu di sini?

Apa Percy bersamamu?

Grover, bantu aku!

-Apa yang kamu lakukan? -Sudah jelas, kan?

Menyelamatkan diriku.

Gaun yang bagus.

Apa yang terjadi di perkemahan?

Di mana Percy? Apa dia di pulau ini?

Apa Annabeth juga di sini?

Apa yang kau lakukan?

Menyiapkan senjata dan jebakan.

Clarisse, kumohon.

Kamu tak bisa mengalahkan Polyphemus.

Percy sudah mati.

Juga Annabeth.

Aku minta maaf.

Tak ada yang akan menolong kita,

dan aku akan melawan hingga akhir.

Tidak.

Tidak, kamu salah.

Percy dan Annabeth masih hidup.

Mereka tak di sini, tapi aku bisa merasakannya.

Aku punya ikatan batin dengan Percy.

Hebat! Apa gunanya sekarang?

Saat segalanya memburuk,

harapan adalah alat yang ampuh.

Aku terjebak berhari-hari di gua ini,

tapi tetap berencana kabur.

Masalahnya, aku butuh satu orang lagi dan...

Tali yang lebih banyak,

yang baru aku dapatkan lima menit lalu.

Dulu aku hanya punya harapan.

Apa yang kamu bicarakan?

Jalan keluar lainnya.

Orang perkemahan tak boleh tahu.

Aku tak paham maksudmu.

Hai. Abaikan hewan-hewan ini.

Mereka di sini untuk menenangkan jiwa.

Pernah memegang chinchilla?

Terima kasih, kami terburu-buru.

Teman kami butuh bantuan.

Proses ini tak bisa dipercepat.

Namun mari kita coba.

Trik yang bagus.

Tadi itu sihir, yang sesungguhnya.

Dan hewan-hewan ini?

Aku tahu siapa kamu sebenarnya.

Maksudmu Circe? Aku tidak bersembunyi.

Circe sang penyihir?

Ahli sihir.

Ahli sihir terkuat. Pengubah anak buah Odysseus jadi babi.

Kapan reputasi itu akan hilang?

Kisah babi itu masa lalu.

Aku sudah berubah. Aku sudah melangkah jauh.

Aku bukan monster.

Aku bukan dewa atau manusia.

Aku diasingkan ke sini,

dan aku membantu orang lain,

masih ada pahlawan lain yang harus kubantu...

Banyak orang takut melihat jati dirinya,

namun jika kelemahanmu tak diketahui,

pemulihan tak bisa dimulai.

Apa kelemahanmu?

Empati.

Aku tak bisa berhenti menolong orang,

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left