De første 154 linjer.
Aku merasa tak sehat.
Apa ada hal aneh yang terjadi akhir-akhir ini?
Kalau kuingat kembali, aku banyak bermimpi.
Mimpi?
Kapan kau mulai bermimpi?
Kurasa…
saat aku bertemu Tuan Ohnoki.
Mimpi yang seperti apa?
MISI RAHASIA SELESAI
Mimpinya adalah saat pertama kali kulihat foto Boruto.
Bisakah sakit karena mimpi?
Entahlah. Mitsuki mengalami banyak hal
saat insiden di Desa Batu beberapa waktu lalu.
Itu mungkin memengaruhi emosinya,
dan efeknya baru muncul.
Memengaruhi emosinya?
Karena itulah aku akan menganalisis otak Mitsuki
dan mengecek apakah itu yang mengakibatkan masalah ini
CERITA ORISINAL OLEH MASASHI KISHIMOTO
Ayo mulai analisisnya.
Seperti kata Mitsuki,
aku akan kembali ke ingatannya saat bertemu Tuan Onoki.
Orang ini sepertinya tersesat di desa.
Kita diminta untuk mencarinya.
Ohnoki dari Negara Tanah?
Hei, bukankah ini Tsuchikage Ketiga?
Wah!
Gambar ini sama sekali tidak mirip aku!
Mungkinkah kau Tuan Onoki?
Sepertinya kehendakmu sedikit goyah.
Hal yang disebut kehendak ini sangat rumit.
Mitsuki tidak yakin pada kehendaknya.
Dia sudah
mempertanyakan ingatan dan kehendaknya.
Dan dengan melihat mimpi itu,
pertanyaan tersebut lebih jelas.
Mimpi di mana Mitsuki memutuskan untuk mencari jawaban sendiri
daripada memilih salah satu pilihan yang kita berikan.
Apa mimpi itu yang memengaruhi sakitnya?
Tidak. Ini seperti fase pemberontakan.
Atau seperti masa pubertas.
Dia semakin dekat menjadi manusia.
Jadi, dia mulai bermimpi.
Artinya,
Mitsuki tumbuh dewasa seperti manusia.
Aku senang
dengan perkembangan ini.
Sudah kubilang dia akan datang.
Dia tidak bisa menahan rasa penasaran.
Sekiei, jangan lengah.
Apa kau tidak berpikir teman-temannya sembunyi di sekitar sini?
Mereka adalah Manusia Buatan.
Selama ini, Onoki membuat manusia sintetis.
Dia seharusnya tahu
makhluk yang dia ciptakan akan tertarik dengan kehendak dan hati mereka.
Karena itulah dia menggunakan kata "kehendak"
untuk memancing Mitsuki.
Apa artinya
saat itu, Mitsuki pergi dengan musuh karena dia ingin mencari tahu kehendaknya?
Mungkin saja.
Pada saat itu,
menurutku dia masih mencari tahu
apakah mereka ancaman untuk Desa Daun atau bukan.
Ini pertama kalinya aku melihat Manusia Buatan,
tapi sepertinya mereka punya level emosi tertentu.
Sepertinya mereka cukup tertarik dengan Mitsuki,
yang juga manusia sintetis seperti mereka.
Jadi, rasanya
wajar jika Mitsuki
juga tertarik kepada mereka.
Kena kau!
Mitsuki.
Ini…
Mitsuki pergi untuk membantu musuh?
Tidak, dia melakukannya
untuk mengambil hati musuh.
Mitsuki.
Kau baik-baik saja?
Begitulah.
Mitsuki.
Maaf, tapi aku akan pergi dengan mereka.
Ini adalah…
kehendakku.
Mitsuki.
Kau bercanda, 'kan?
Lihatlah, ini milikmu.
Ayo kembali ke Desa Daun,
Mitsuki.
Jika dia lakukan itu,
akan membahayakan Boruto dan yang lain.
Maka cuma satu hal yang bisa dia lakukan.
Elemen Petir,
Petir Ular.
Mustahil. Boruto Uzumaki.
Sesuai dugaan.
Sekilas, dia seperti mengkhianati mereka,
tapi itu cara terbaik untuk menyelamatkan Boruto.
Karena dia berhasil
mengalihkan musuh dari Boruto dan yang lainnya.
Jadi, dia melakukan ini
untuk mencari tahu soal musuh?
Dia menyakiti orang yang dia sebut "matahari" -nya,
tapi bukan itu yang memengaruhi dia secara emosional?
Aku yakin jiwanya sangat gelisah.
Manusia seperti kitalah yang diciptakan.
Ayo, cepat.
Kita harus menebus waktu yang hilang.
Baiklah.
Menurutmu Kirara kembali dengan selamat?
Manusia Buatan itu
sangat rusak. Jadi, sudah mencapai akhir masa hidupnya.
Ya. Karena itu mereka
mau menganalisis Mitsuki, manusia sintetis yang lebih sempurna,
agar bisa memperbaiki para Manusia Buatan.
Sepertinya,
Mitsuki sangat kaget dengan hal ini.
Sepertinya dia sangat tertarik
dengan yang bernama Sekiei.
Beristirahatlah.
Kehadiran Boruto dulu seperti matahari bagiku.
"Dulu" adalah masa lampau.
Meskipun dia berusaha keras untuk bersama Boruto…
Dia terpaksa mengatakannya untuk mengelabui musuh.
Tidak, aku tidak begitu yakin soal itu.
Meskipun untuk melindungi Boruto,
Mitsuki tetap menyerangnya.
Dan walaupun demi mencari tahu soal musuh,
dia meninggalkan desa.
Mungkin pada saat itu, dia sadar
bahwa mungkin dia tidak akan bertemu Boruto lagi.
Itu sebabnya Boruto selalu punya banyak teman di sekitarnya.
Boruto sangatlah hebat,
terang, dan menyilaukan.
Dia matahariku yang sangat jauh.
Tapi, bahkan perasaan ini
mungkin hanya buatan.
Apa Mitsuki sadar kitalah
yang menyuruh dia menemui Boruto?
Itu akan buruk.
Tapi Mitsuki tidak pernah menanyakan soal itu.
Itu masalahnya.
Masih ada rasa gelisah
yang samar di hati Mitsuki.
Mungkin rasa yang timbul itu
mendorongnya pergi dengan mereka.
Mitsuki mungkin merasa
bahwa dia sebenarnya sendirian.
Sendirian.
Itu perasaan yang tidak begitu kupahami.
Pikiran Mitsuki jadi dewasa lebih daripada yang kukira.
Setelah tahu kenapa dia dalam keadaan tidak baik,
kau bisa mengobatinya?
Ya. Cuma ada satu cara.
Kita harus menghapus…
No comments yet. Be the first to leave one.