Die ersten 200 Zeilen.
Kacau. Tidak ada yg berhasil.
Setelah aku menyelasikan chocobar ini sebagai hadiah untuk Saeko-san,
datanglah musim panas, lalu musim gugur, dan lalu natal,
dan setelah itu, Valentine lagi. Lalu White Day.
Bagaimana kami melalui masa-masa itu?
Apakah Saeko-san tetap bersamaku?
Apakah itu yg aku inginkan?
Souta-kun. Kau masih bekerja?
Ya, sudah selesai untuk hari ini.
Kelihatannya lezat. Oh? Ini kan...
Tolong buatkan aku coklat...
yg bisa langsung dilahap.
Ya. Chocobar.
Aku masih belum bisa membuat yg sempurna.
Tapi sebentar lagi pasti aku akan mempersembahkannya untukmu.
Aku senang sekali. Janji ya?
Ya, janji. / Aku tidak sabar menunggunya.
Siapa yah yg datang selarut ini.
Sembunyi ditempat seperti ini. A yo pulang.
Aku bilang tidak!
Erena. / Aku harus bicara denganmu.
Tidak akan lama. / Ah, baik..
Eh? Eh? / Kau pikir aku ini apa?
Jangan anggap aku ini bodoh! / Erena, tenanglah.
Tenang!
Huh? Um..
Aku mencintaimu. / Eh?
Aku mencintai Souta-kun.
Ini tiket dari pertunjukkan yg aku beritaukan waktu itu.
Aku tidak ingin ini berakhir begitu saja.
Itulah mengapa aku kemari.
Aku ingin kau bersamaku lagi, tidak hanya sebagai teman bercinta,
tapi hubungan yg serius.
Kau tidak perlu menjawabnya sekarang.
Jika Souta-kun merasakan perasaan yg sama, aku ingin kau datang kepertunjukan itu.
Eh? Kau mengutarakannya?
Ya. Aku harus memperjuangkannya! Itu yg kupikirkan.
Itu bagus, kau melakukannya dengan baik. / Tapi...
Aku rasa terlalu berlebihan mengutarakannya didepan pacarnya.
Eh? Apa? Pacaranya juga ada disana?
Ya, pacarnya tinggal ditokonya.
Eh? Kau pergi ke choco la vie?
Permisi.
Tunggu.
Apa yg kau katakan barusan?
Apa kau bilang choco la vie? / Tidak, bukan.
Kau mengatakannya, kan? Kau pasti mengatakannya!
Kalau begitu, teman bercinta Erena adalah… Ahh!
Si anak bangsawan yg datang dari perancis?
Bukan, bukan Olivier-kun.
Eh?? Kalau begitu… Ah!
Oh astaga, Erena, kau tipe orang yg begitu juga?
Bukan, bukan, bukan Kaoruko-san juga.
Jika itu orang dari choco la vie, berarti...
Apa? Tidak mungkin.
Huh?? Souta-kun?? Ini bohong, kan?
Tunggu sebentar.
Sekiya. Apa hubunganmu dengan Souta-kun?
Tidak ada. / Apa yg kau bicarakan?
Souta-kun suka dengan Sekiya,
itulah mengapa aku mundur. / Mengapa kau bisa berfikir begitu?
Jangan pura-pura! Kalian berdua sms-an kan?
Tidak benar. / Benar.
Tidak benar. / Benar!
Tidak benar! / Kau selalu pergi ke...
choco-la-vie-san choco-la-vie-san
choco-la-vie-san choco-la-vie-san!
Oh.. Itu karena Inoue-san... / Apa? Siapa itu Inoue-san?
Kaoruko-san. / Eh? Eh?
Tidak, tapi aku memberikan souta-kun nomor mu.
Itu karena Koyurugi-san memberikannya ke Kaoruko-san, dan Kaoruko-san...
meng sms ku.
Jadi selama ini, itu tentang Sekiya dan Kaoruko-san.
Aku salah paham terhadap Souta-kun?
Dan tanpa menyadarinya...
aku memberikan saran percintaan pada Erena?
Apa-apaan ini. Aku tidak dapat mempercayainya.
Ini serius. Jangan anggap aku ini bodoh!
Minggir!
Apa Riku-chan jatuh cinta dengan Souta-kun?
Maaf.
Kau baik-baik saja?
Bagaimana kalau kita keluar makan, kalau kau tidak sibuk? ===Inoe===
Kau sudah mengirimkannya?
Ya, sudah.
Jadi, bagaimana kalau ini?
Ini memberikan kesan dewasa. Lihat, lihat, ini cocok untukmu.
Benarkah? / Ini imut.
Dan uraikan rambutmu, dan dibuat sedikit keriting.
Ayo beli make-up juga.
Ya. / Sekiya-kun pasti gembira sekali!
Tapi belum ada balasannya.
Aku mungkin ditolak.
Itu tidak mungkin. Ya, anggaplah memang terjadi...
di dunia ini kan, ada sangat banyak sekali...
orang yg bisa kau jadikan pacar.
Jadi jangan berfikir ini hanya untuk Sekiya-san,
jika kau menganggap ini sebagai kerja keras untuk calon-calon pacarmu...
kau pasti menikmatinya, kan? / Menikmatinya?
Baiklah, ayo coba baju yg ini.
Coba baju.
Yay, let's go! / Let's go.
Mengapa Saeko-san menikah dengan Yoshioka-san?
Hmmm. Aku punya target...
Aku harus menikah saat umur 26.
Dan saat itu ada 2 orang kandidat yg akan kunikahi.
Dua? / Tidak, tapi 2.5.
2.5? 0.5 itu apa?
Ada banyak hal yg membuat mereka berdua tidak masuk kriteria.
Ah. Enak sekali.
Lalu saat itu aku malah bertemu Yoshioka-san.
Saat itu aku berfikir "Ah! Inilah orangnya."
Dia sangat dewasa dan penuh perhatian.
Dia tau banyak tempat dan punya banyak teman.
Itu sudah lebih dari cukup.
Sayangnya dia punya sisi buruk yg setara dengan sisi baiknya.
Aku baru mengetahuinya setelah menikah.
Pernikahan itu adalah disaat keduanya saling menerima keburukan satu sama lain..
bahwa kau tidak perlu saling menyalahkan.
Aku mengerti sekarang.
Aku memang tidak pas untuk hal itu.
Jika itu aku, aku pasti langsung menyerah.
Dan terlebih lagi, aku sulit untuk menerima orang.
Aku ingin melihatnya.
Ah, aku juga ingin melihat pertunjukan musical ini.
Benarkah? Ayo pergi bersama.
Baik, ayo, ayo! / Hore!
Kalau gitu aku beli tiketnya.
Kapan Kaoruko-san sempat?
Coklat seperti apakah yg dapat membuat Saeko-san bahagia?
Hanya dengan memikirkan itu,
Aku biasanya mendapatkan banyak ide,
sebanyak seperti perasaanku untuk ingin bersamanya.
Tapi sekarang...
Insipirasi untuk membuat coklat,
tidak muncul sama sekali.
Sejak kapankah ini?
Apa yg harus kulakukan
untuk membuatku jadi seperti dulu?
Aku pulang. / Selamat datang.
Dari mana?
Aku dan Kaoruko-san pergi belanja, dan setelah itu pergi makan.
Sungguh pertemanan yg aneh.
Benarkah?
Souta-kun walau pun ini hari libur, tapi tidak pernah istirahat ya?
Ya. aku ingin segera menyelesaikan Chocobarnya.
Oh. Terimakasih. Berjuang ya.
Terimakasih.
Saeko-san?
Saeko-san! Saeko-san! Ada apa, Saeko-san!
Saeko-san!
Dokter.
Dia hanya kurang darah.
Dia sekarang sudah tidak apa-apa.
Apa Saeko-san biasa kurang darah?
Karena kesibukan yg kau lakukan, aku tidak heran kalau kau kecapean.
Jangan cemas. Aku tidak sakit.
Aku hamil.
Eh?
Ada bayi didalam perutku. / Eh?
Itu bukan anaknya Souta-kun.
Diterjemahkan oleh : Nameles Pontianak 20 Mei 2014
Episode Terakhir Shitsuren Chocolatier
==Silahkan di Nikmati==
Apa yg kau lakukan? Kau harus istirahat.
Ayo.
Aku akan segera mencari tempat.
Jika kau tetap disini, kau tidak akan bisa istirahat dengan benar...
dan itu tidak bagus untuk tubuhmu.
Ngomong-ngomong, ayo pergi dari sini dan tinggal bersama.
Tidak ada yg perlu dikhawatirkan.
Aku dan Saeko-san dan bayinya, ayo kita berjuang bersama. Oke?
Aku tidak bisa.
Aku tidak bisa melakukan itu.
Aku harus pulang.
Pulang kerumah Yoshioka-san? Kenapa?
Waktu yg aku habiskan bersama Souta-kun sangat menyenangkan, hangat, dan lembut.
Aku sangat bahagia.
Aku berharap bisa seperti itu setiap harinya...
ada kala dimana aku berfikir seperti itu. Sampai akhirnya aku mengetahui aku hamil.
Aku tidak merasa terganggu sama sekali dengan kehamilanku.
Eh?
Seperti, apa yg harus aku lakukan, aku hamil,
atau aku jadi takut tidak dapat tinggal bersama Souta-kun.
atau merasa sedih, aku tidak memiliki perasaan itu.
Aku sangat tenang sekali, aku rasa itu aneh..
Lalu aku menyadari. Inilah kehidupanku...
Hubunganku dengan Souta-kun tidaklah lebih dari tempat pelarianku.
Aku berfikir "ah, aku harus pulang."
Aku berfikir disanalah seharusnya aku berada.
Maafkan aku.
Tapi...
Souta-kun juga sama, kan?
Eh?
Yang Souta-kun cintai sebenarnya bukan diriku,
itu hanya khayalan, kan?
Jadi kita berdua harus menghentikannya.
Kita tidak bisa hidup dalam khayalan selamanya.
Saeko-san adalah khayalan buatku.
Benar. Itu adalah sesuatu yg harusnya kusadari.
No comments yet. Be the first to leave one.