Die ersten 200 Zeilen.
Episode 56
Aku ada di...
Di dasar Lembah Tanpa Cinta?
Semuanya benar2 diukir di setiap lebah.
Aku ada di...
Aku ada di Dasar Lembah Tanpa Cinta.
Mungkinkah Xiang Er ada disana?
Aku benar2 tak membayangkan, kau bisa membaca kata2nya.
Bocah Tua Nakal,
Kau tidak membesarkan lebah-lebah ini, kan?
Mereka terbang dari mana saja, benar bukan?
Bagaimana kau tahu?
Bagaimana aku tidak tahu?
Berapa lama ini sejak lebah2 ini terbang kemari?
Lebah2 ini kemari selama beberapa tahun.
Tapi aku tak tahu ada kata2 terukir di sayapnya
Aku hanya tahu ini beberapa bulan yang lalu.
Lalu berapa tahun itu?
Huang Rong kecil, mengapa aku harus bohong padamu?
Kecuali...
Ayo kita pergi ke lembah Tanpa Cinta sekarang.
Ini pasti sesuatu yang menyenangkan.
Guru, aku sudah menghitung harinya.
Tanggal pertemu Kakak Tertua dan Xiao Long nu sudah mendekati.
Kita harus kesana segera.
Tidak sepenting itu.
Tunggu sampai kita selesaikan latihan tenaga dalam kita.
...sebelum kita mencari mereka.
Guru.
Guru.
Tak bisakah kita berlatih sepanjang perjalanan?
Apa kau masih takut bertemu Kakak Tertuaku dan Xiao Long Nu?
Jika kau tak bisa mengalahkan mereka,
Aku akan bergabung kekuatan denganmu.
Baiklah.
Besok pagi...
Kita akan pergi.
Guru mampu mengalahkan...
Permainan pedang Giok Sutra Perawan..
Masih ada satu jarum emas yang tersisa.
Aku pasti memohon padanya, tak peduli apa yang terjadi.
Dia tidak harus bunuh diri.
Dia adalah Pendekar Rajawali.
Janjinya senilai ribuan emas.
Tidak, walaupun senilai 10 ribu emas.
Atau beribu-ribu emas,
Dia harus memegang kata-katanya.
Dia tidak boleh bunuh diri.
Aku akan selalu mengingat dirimu.
Mampu jatuh cinta dengan Long Er...
Aku juga tidak sia2 dilahirkan.
Aku benar2 berharap Dewa...
...akan memberikan kita umur 100 tahun
100 tahun.
Agar aku menjaga dirimu
Menyayangi dan mencintaimu.
Mengembalikan kebaikanmu padaku
Maka, walaupun hanya sehari, Biarkan kita menjadi suami istri sehari.
Walaupun kita hanya punya waktu 1 jam, biarkan kita jadi suami istri 1 jam.
Ketika saatnya tiba,
Kita akan punya banyak anak, bagaimana?
Lalu, kau ingin anak perempuan...
...atau anak laki2?
Jika kau tanya aku, aku lebih suka anak perempuan.
Nantinya, kita akan punya banyak Xiao Longnu di keluarga kita.
Mulai hari ini,
kita akan punya banyak anak.
Aku tak berencana memanggilmu Long Er juga.
Aku akan memanggilmu, "Ibunya anak2"
Ibunya anak2
Ibunya anak2
Kau katakan, aku harus menikah atau minta aku jadi guru juga.
Memuja Guru cukuplah penting.
Takdir Guru tak bisa ditentang.
Takdir istri bahkan lebih tak bisa ditentang.
Besok adalah hari terakhir pertemuan kita.
Legenda Dewi Laut Selatan...
...dikarang oleh Bibi Guo.
Tapi kata2 di batu ini pasti diukir olehmu.
Tulisan ini tidak palsu.
Hanya berharap dia menepati janjinya. Bisa datang pada akhirnya
Cepat.
Cepat!
Hari ini adalah hari pertemuan mereka.
Kita harus cepat kesana, mengerti kan?
Belum terlambat, kita akan kesana dalam waktu 1 jam.
Cepat pergi sekarang.
Sebenarnya, 16 tahun yang lalu, Long Er sudah meninggal.
Dia sendiri tahu sulit sembuh dari racun dan aku tak sanggup hidup sendirian.
Dia sudah bunuh diri.
Dan telah menipumu untuk menunggunya selama 16 tahun.
Dia perlakukanmu begitu dalam perasaannya.
Mengapa kau masih tak bisa memahami apa yang ada di hatinya?
10 tahun tak jelas antara hidup atau mati.
Tidak mempertimbangkan, Tidak terlupakan sendiri.
Ribuan mil kesepian di makam, tidak dimanapun kesepian.
Walaupun bertemu, tidak akan tahu.
Debu di seluruh wajah, Rambut sepertinya putih
Dia 10 tahun menderita hidup atau mati.
Aku dan Long Er sudah berpisah selama 16 tahun
Kesepian di makam.
Tahu cinta istrinya terkubur.
Sedangkan untukku, aku bahkan tak tahu dimana mayat istriku.
Sejak aku dilahirkan ke dunia ini...
Sudah menderita dan tidak peduli.
Memang tak mudah bagiku menemukan Long Er.
Tapi juga, sepertinya orang2 tidak bisa mengijinkan.
Mereka semua mengatakan...
Guo Er bisa berubah, berbudi luhur.
Tahu mana yang benar dan mana yang salah
Aku tak bisa menemukan jawabannya selama 16 tahun ini.
Tapi aku tidak memikirkannya lagi sekarang.
Karena aku segera akan bertemu dengannya.
Kakak Tertua!
Kakak Tertua!
Aku masih punya satu jarum emasmu.
Dengarkan aku, kau tidak boleh bunuh diri.
Tak tahu, bagaimana keadaanmu sekarang.
Kakak Tertua!
Kakak Tertua!
Kakak Tertua!
Muridku..
Kenapa ada sinar cahaya dari sana?
Kecuali...
Sedang apa kau disini?
Aku melihatmu melompat dan mengikutimu.
Omong kosong.
Apa kau tidak takut mati?
Jika kau tidak takut mati, aku juga tak takut mati.
Kakak Tertua.
Saat kau berikan aku 3 jarum emas,
Kau bilang masing2 jarum..
Bisa digunakan menjadi permohonan dan kau tak akan menolaknya.
Hari ini aku minta permohonan...
Tak peduli kakak Ipar Yang, bisa bertemu denganmu atau tidak...
Kau tidak boleh bunuh diri.
Kau datang dari Xiang Yang...
Hanya karena ini?
Benar, seorang pria harus memegang kata2nya..
Kau tak boleh menarik kata2 yang kau sudah janjikan.
Kalau begitu, kuserahkan jika kau setuju.
Pendekar rajawali, kata2nya setinggi pegunungan.
Kakak Tertua.
Biksu busuk, apa yang kau lakukan disini?
Xiang Er, anak itu...
Melompat turun.
Apa yang kau bilang itu benar?
Mengapa aku harus berbohong padamu?
Ini sebagian dari pakaiannya.
Biksu Busuk!
Dia gadis yang lucu, bagaimana kau bisa membunuhnya? bukankah keterlaluan?
Aku tidak membunuhnya.
Jika tidak, bagaimana dia bisa terjatuh ke dasar lembah?
Kau mendorongnya atau memaksanya?
Aku mau menerima dia sebagai muridku.
Aku mau menyerahkan semua kungfuku padanya.
Aku tidak berpikir...
Dia akan melompat.
Omong kosong!
Kakeknya Huang, ayahnya Guo jing.
Dan ibunya Huang, kungfu mereka lebih hebat dari kungfumu.
Mengapa dia harus menerimamu sebagai gurunya?
Bahkan kungfu biasa2ku...
Lebih hebat dari kungfumu.
Aku mengerti sekarang.
Pasti karena dia tidak menghormati kungfumu, itulah kenapa kau mendorongnya ke dasar jurang.
Apa benar begitu?
Aku tidak mendorongnya.
Mengapa dia ingin bunuh diri...
Aku juga tidak mengerti.
Jinlun Guoshi.
Aku akan bunuh kau untuk membalaskan dendam putriku.
Biksu Busuk, terima ini.
Jinlun Guoshi bilang dia tidak mendorong Xiang Er.
Berdasarkan situasi sekarang...
Dia menyerang balik setiap serangan.
Mengapa dia mendorong Xiang Er?
Kau mau tetap disini, kan?
Kaisar Duan sudah mulai bertarung.
Kau akan mengacaukan reputasi Kaisar Duan, jika kau berlanjut melawannya.
Aku akan panggil Rajawali untuk membantu.
Biksu Busuk!
Aku tak mau bicara aturan lagi denganmu hari ini.
Ini akan menjadi 2 lawan 1.
Tunggu aku.
Kakak Ipar Yang.
Kakak Ipar Yang.
Kakak Ipar Yang.
Rajawali.
Kakak Tertua, itu rajawali.
Kita akan selamat.
Naiklah dulu.
Sewaktu aku keluar, aku akan suruh Rajawali untuk datang dan menyelamatkanmu.
Kalau begitu aku pergi.
Bertarung dengan Zhou Botong, setidaknya perlu ratusan babak untuk selesaikan pertarungan ini.
Jika biksu berjubah putih itu menyerangku saat aku terdesak,
Hidupku...
Akan berakhir di Lembah ini.
Senior Huang, inilah orang yang membunuh cucumu, tangkap dia.
Kau adalah Si sesat Timur, Huang Yaoshi?
No comments yet. Be the first to leave one.