Die ersten 82 Zeilen.
Episode 102
Dokter Ye.
Apa maksudmu?
Daqiang, kemarilah.
Ada apa, Xiaofan?
Aku yatim piatu sejak kecil.
Daqiang juga tidak punya ayah.
Kami berdua seperti saudara kandung.
Beberapa waktu lalu, aku meminta teman untuk membantu menyelidiki.
Dokter Ye.
Apa ini benar?
Mungkinkah Gao Daqiang...
Tidak mungkin.
Dulu tubuhku bermasalah.
Bagaimana mungkin aku punya anak seperti itu?
Aku...
Luka-lukamu seharusnya terjadi...
Setelah kamu pergi ke Kota Gang, kan?
Apa kamu lupa Xia Zihan?
Zi...
Zihan!
Apa yang kalian bicarakan?
Anak apa?
Kenapa kalian juga menyebut ibuku?
Masalah ini, lebih baik kamu tanyakan pada ayahmu.
Ini tidak mungkin.
Ternyata Zihan tinggal di sini.
Aku ingin tahu apakah dia sudah berubah.
Zi... Zihan!
Jiajun.
Ini aku, Zihan.
Maafkan aku, Zihan.
Dulu aku salah.
Aku seharusnya tidak pergi begitu saja.
Aku sudah kembali sekarang.
Maukah kamu memaafkanku?
Kamu kembalilah.
Aku hidup dengan baik sekarang.
Tolong jangan mengganggu hidupku.
Zihan.
Aku benar-benar tahu aku salah.
Dan Daqiang, dia...
Jangan bicara lagi.
Dengan sifat Daqiang, dia tidak akan memaafkanmu.
Sudah lebih dari dua puluh tahun.
Kamu berutang banyak pada mereka.
Bibi Zihan sedikit marah itu wajar.
Dokter Ye.
Kenapa kamu datang?
Aku datang untuk melihat Daqiang.
Dokter Ye.
Bisakah aku meminta bantuanmu?
Demi Zihan.
Aku bersedia menyerahkan semua aset atas namaku kepadanya.
Aku tidak ingin ibu dan anak itu menderita lagi.
Menurutmu, apakah Bibi Zihan membutuhkan semua ini?
Jika dia membutuhkan uang.
Dia pasti sudah mencarimu sejak dulu.
Bagaimana mungkin dia hidup tanpa dikenal selama bertahun-tahun ini?
Lalu, apa yang harus aku lakukan, Dokter Ye?
Hanya ini yang bisa aku berikan.
Bersedia menyerahkan semua aset.
Setidaknya itu membuktikan ketulusanmu.
Hanya saja caranya tidak begitu tepat.
Cara?
Dokter Ye, katakan saja terus terang.
Selama ibu dan anak itu mau memaafkanku.
Kamu bisa menyuruhku melakukan apa saja.
Jika kamu mendengarkanku.
Singkirkan dulu gaya taipan Kota Pelabuhanmu itu.
Dokter Ye.
Aku mengerti.
Ibu.
Aku bertemu Gao Jiajun hari ini.
Ibu.
Mungkinkah ini benar?
Gao Jiajun benar-benar ayah kandungku?
Tidak mungkin.
Kenapa dia bisa jadi ayahku?
Sudah lebih dari dua puluh tahun.
Di mana dia?
Kita berdua hidup bersama.
No comments yet. Be the first to leave one.