Ishura

Ishura (異修羅)

Download Indonesian Untertitel

Staffel 1

Release Info

IshuraEps 11
Ein Kommentar von P1rate_K1ng

Tags

other
Veröffentlicht am: 2024-03-14
Downloads: 48
Hörgeschädigt: No

Indonesian Untertitel-Vorschau

Die ersten 168 Zeilen.

m 0 0 l -2986.5 0 l -2986.5 -13.375 l 0 -13.375 b 3.375 -12.625 5.25 -10.625 5.25 -6.625 b 5.25 -3.375 4 0 0 0

Hunter No Sekai

Now Watching

Ishura

Episode #11

Hunter No Sekai

Now Watching

Kunjungi:

Raja Iblis Sejati telah mati.

Musuh dunia telah dikalahkan oleh seseorang.

Tapi, hingga kini, sisa kekuatannya masih menggeliat dalam jumlah besar.

Mereka tidak bisa ditundukkan oleh kekuatan biasa.

Seratus iblis laksana shura...

Selagi kota terbesar dunia, Aureatia, melangsungkan pemilihan sang Pahlawan,

pemimpin Kerajaan Baru Lithia, Taren si Waspada,

menuntut tatanan baru dan memerintah lewat ketakutan.

ISHURA

Saat Matahari Terbenam

Kerajaan Baru Lithia

Ayo keluar, Yuno si Cakar Jauh.

Dakai...

Ada apa? Aku datang untuk menolongmu sesuai janjiku.

Bisa-bisanya kau berkata begitu?

Bukankah pasukanmu sedang berperang?

Apa kau punya waktu menolong orang sepertiku?

Mereka bukan pasukanku.

Lithia sudah hancur. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan.

Meski begitu, aku ingin menepati janjiku.

Bukan salahmu Higuare melibatkanmu.

Juga ada perkara Nagan.

Mungkin aku seorang penjahat,

tapi aku tak pernah bohong.

Jangan bercanda!

Hanya karena kau kuat, kau tidak peduli kotamu dihancurkan?

Apa kau tidak tersakiti atau sedih?

Kau tidak mau bertarung sampai mati?

Kalau aku...

Aku merasa seperti di dalam neraka

hanya karena kematian satu orang.

Pertanyaan bagus.

Aku tidak peduli lagi.

Memang aku menyukai Nona Taren,

tapi selama masih hidup, aku akan bertemu orang lain.

Tunggu! Dakai si Murai!

Ada lagi yang bisa kubantu?

Kau bilang kalau mau, aku bisa balas dendam sekarang, 'kan?

Dari Yuno ke Mata Anak Panah Fipike. Sumbu telunjuk. Bintang kisi.

Percikan meledak.

Berputarlah!

Kau benar-benar ingin melawanku?

Curte, cepat lari.

Gadis lamban.

Regnejee, kenapa...

Ini darahmu?

Aku tidak percaya kau bisa kalah.

Lithia sudah hancur.

Aku berutang budi pada Taren

dan kawananku.

Selama ini, aku selalu melindungi mereka.

Aku membangun kawananku, memerintah, dan memandu mereka.

Gerombolan sampah tidak berharga itu.

Mereka sudah mendapat ganjaran.

Tapi, kini semua hancur.

Meski begitu, di saat terakhir...

Di saat terakhir, aku menang, Curte.

Harta karunku...

Larilah, Curte.

Sebelum pasukan Aureatia tiba di sini.

Setidaknya kau harus hidup.

Pada akhirnya aku yang menang,

Alus si Pelari Bintang.

Rasakan itu.

Regnejee...

Jangan bergerak!

Mustahil.

Ini tidak mungkin.

Siapa kau?

Aku Jenderal Keenam dari 29 Pejabat Aureatia,

Harghent si Hening.

Aku datang untuk mengalahkan musuh asing

atas permintaan warga Kota Mage.

Aureatia, ya?

Jadi, semua benar-benar sudah berakhir.

Kau tahanan perang?

Atau warga?

Hentikan!

Jangan melindunginya.

Dia makhluk mengerikan yang sudah membantai manusia.

Sebagai anggota ras minia, aku harus pastikan dia musnah.

Regnejee...

adalah temanku.

Dia lebih banyak membantuku dibanding para minia.

Dia teman kesayanganku.

Kau ini

masih seorang gadis muda.

Jangan bebani dirimu dengan kejahatan semacam itu.

Aku mohon.

Sudah banyak orang yang mati.

Terlalu banyak.

Sebenarnya,

aku juga tidak ingin membunuh manusia.

Jadi, aku mohon.

Aku tahu.

Aku hanya berpura-pura tidak tahu.

Selama ini aku tahu

apa yang kulakukan

dan siapa Regnejee.

Hentikan!

Kau selalu menjadi malaikatku,

Regnejee.

Jangan! Hentikan!

Dia musuh ras minia!

Tutup mulutmu, Sampah.

Dasar sampah bangsat tidak berguna.

Jangan bilang apa-apa lagi pada Curte.

Makhluk itu

adalah wyvern!

Curte...

Regnejee...

Jangan hina

temanku.

Alus!

Alus!

Terkutuk kau!

Membantu teman

hal yang wajar, bukan?

Aku akan mencari bantuan.

Regnejee...

Kau memang

seekor wyvern.

Siapa?

Apa kau percaya kalau kukatakan aku seorang malaikat?

Aku datang menjemputmu, Nona.

Benarkah? Terima kasih.

Di hari itu juga,

ada yang menyanyikan lagu malaikat.

Sebenarnya ada sesuatu

yang selalu kuharapkan.

Semua orang berhak diselamatkan.

Berharaplah apa pun yang kau inginkan.

Ibu...

Ibuku...

Sudah berapa banyak yang kubunuh?

Ini akhir yang pantas bagi orang yang mengaku sebagai Raja Iblis,

Taren.

Shalk. Kau juga sudah bekerja keras.

Aku tidak bisa dibilang bekerja.

Tapi,

kelihatannya tidak seperti itu.

Kau menyesal kalah perang?

Ngawur.

Kalau sudah memilih berperang, orang harus siap menerima kekalahan.

Tidak...

Itu bohong.

Sebenarnya aku menyesal

tidak bisa membahagiakan

para prajurit yang mengagumiku, rakyat, dan Curte.

Aku menyesal karena akan mati tanpa bisa menebus dosaku

akibat melibatkan semua orang dalam mengejar cita-citaku

yang tidak jelas.

Begitu rupanya.

Sebagai raja, aku tidak mampu membawa kedamaian.

Karena selama ini, aku hanya mengenal medan perang.

Jangan terlalu dipikirkan.

Aku juga sama.

Bahkan setelah mati, aku masih seperti ini.

Shalk si Pembelah Suara.

Kau minta informasi tentang Tanah Terakhir

More Indonesian subtitles for Ishura

Kommentare

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left