Diary of a Beloved Wife: Saucepot

Diary of a Beloved Wife: Saucepot

Download Indonesian Untertitel

Release Info

zbr182 Diary of Beloved Wife Saucepot 2006
Ein Kommentar von Zambronk
IDFL™ SubsCrew

Tags

other
Veröffentlicht am: 2015-02-12
Downloads: 33
Hörgeschädigt: No

Indonesian Untertitel-Vorschau

Die ersten 169 Zeilen.

Translate By Zambronk_lah

Email kita dibalas, Junko.

Staf kami sangat berterima kasih atas perhatian dan keberanian darimu!

Mereka ingin mengambil gambarmu.

Kita foto sendiri

atau foto di studio mereka.

Bagaimana menurutmu, Junko?

Tampaknya kita harus bertemu mereka.

Karena kita perlu mereka.

Saat pengambilan gambar mereka akan memesan kamar hotel untuk kita.

Untuk mewujudkan keinginanmu adalah kebahagiaan bagi kita.

Hanya untuk keinginan terpendammu!

Begitu, kan?

Aku akan mengambil gambarmu.

Apa kau merasa takut?

Tapi kau tak bisa menolak, kan?

Jangan mengatakan "tidak" sekarang.

Ini adalah Junko yang membuat pakaian putih kotor.

Ini semua kesalahan Junko.

Setelah jas putih menjadi kotor, tak kan bisa menjadi bersih lagi.

Tolong hentikan.

Ibuku paling suka baju putih.

Meskipun menjadi guru SMA

dia selalu memakai baju putih

dan memakaikan baju putih padaku juga.

Hati-hati jangan sampai kotor.

Pakaian putih memang sangat indah.

Karena itu

aku paling takut jika mengotori pakaian putih.

Tak peduli walau sudah hati-hati

semua pakaian pasti kotor.

Junko menjadi kotor ditahun ke 4 pernikahan kami.

Di akhir bulan.

Junko, datanglah!

Sejujurnya aku menginginkanmu datang, Okata

Acaranya besok.

Aku membeli baju baru untuk bertemu denganmu.

Pesta berlangsung sampai pagi, harap memperhatikan ini.

Apa yang sedang kau lakukan?

Apa kau lelah?

Ya.

Bagaimana?

Bagus juga.

Aku menaruh sup di kulkas untuk makan malammu.

Kau mau makan spageti?

Kau mau ganti baju, kan?

Ya.

Aku pergi sekarang ya?

um...

Aku akan kembali secepatnya.

Bersenang senanglah.

Terima kasih.

Aku akan telepon jika pulang malam.

Baiklah.

Aku harus pergi sekarang.

Bersenang-senanglah.

Ibu juga menghadiri pernikahan kami.

Dia mengatakan padaku untuk menghargai Junko.

Sebelum Junko bertemu denganku dia masih perawan.

Pada malam ulang tahun ke-20 Junko, kami bercinta untuk pertama kalinya.

Aku cuma memasukan kontolku ke memek Junko

dia tak pernah membiarkan pria lain menidurinya sejak saat itu.

Kita bercinta biasa saja sejak kita menikah.

Kita saling setia satu sama lain.

Kouhei, aku minta maaf

Aku akan pulang malam

kau tidur duluan saja.

Ibu!

Baju putih yang paling kusuka

telah menjadi kotor.

Junko. Mengapa tak pakai baju putih hari ini?

Sudah kubilang aku tak suka warna lain kecuali putih.

Kau kenapa Kouhei?

Lepaslah.

Sudah kubilang aku tak suka warna lain.

Tapi kau tak lihat pakaian dalamku.

Mengapa? tak pakai warnanya putih?

Tapi putih mudah kotor.

Mengapa pakaianmu menjadi kotor?

Memek Junko menjadi mudah basah.

Apa karna disentuh Okata?

Aku melihat semuanya.

Ketika kau datang ke Hotel dengan Okata.

Jangan lakukan itu.

Apakah kolormu dilepas?

Dilepas olehnya? Apa kolormu dilepas olehnya?

Apa tubuhmu dibelai olehnya?

Bagaimana dengan tetek-mu?

Apa itu juga dipegang?

Dipegang oleh Okata?

Cuci sampai bersih, tetek yang ia jilati.

Nikmat bukan? Junko, bagaimana di sini?

Dia menyentuh di sini juga, kan?

Nikmat, kan? Junko di sini sangat kotor.

Junko. Nikmat? Kau menikmatinya?

Sebagian noda bisa dicuci dengan mesin cuci

sebagian takkan pernah bisa menjadi bersih lagi.

Bahkan jika mesin cuci bisa membersihkan noda

pakaian putih, takkan bisa putih seperti semula.

Bagiku

aku selalu berpikir bahwa Junko adalah wanita terbaik di dunia.

Tapi sekarang dia telah tersentuh oleh pria lain.

Terjilat oleh lidah pria lain.

Lidah pria yang tak kukenal.

Tersentuh oleh jari pria lain

dan dimasukkan komtol pria lain.

Melakukan berbagai gaya yang aku tak tahu.

Kouhei?

Junko, kau kotor.

Mengapa kau mengkhianatiku?

Maafkan aku.

Aku selalu percaya padamu.

Mengapa kau mengkhianatiku dengan tidur bersama pria lain?

Tidak ada alasannya.

Apa maksudmu tak ada alasannya?

Tak ada ya tak ada!

Apa ini juga alasan?

Secara umum tak ada alasannya.

Tak ada alasan tapi kau bisa mengkhianatiku?

Apa kau menyukai pria itu?

Kau menyakitiku.

Aku tak suka pria itu.

Kau tak suka pria itu tapi kau masih tidur dengan dia?

Mengapa kau tak menolaknya?

Mengapa membiarkannya menidurimu?

Karena...

Kouhei apa kau tak ingin mencoba tidur dengan wanita lain?

Tidak, aku tak mungkin melakukannya.

Maafkan aku. Aku takkan melakukannya lagi.

Saat tidur dengan pria itu kau menangis seperti ini?

Dan berteriak seperti sekarang?

Maafkan aku. Aku takkan melakukannya lagi.

Maafkan aku.

Menyingkirlah dariku.

Percayalah.

Aku percaya Junko dan memaafkannya.

Tapi Junko sekarang sudah kotor.

Junko yang aku cintai telah menjadi kotor.

Apa yang bisa kulakukan?

Junko, bisa aku keluar didalam memekmu?

Tidak, Tidak.

Translate By Zambronk_lah

Tapi mengapa?

Mengapa kau tak menghentikanku waktu itu?

Kau melihat kami.

Jika kau menghentikanku itu takkan terjadi.

Silahkan.

Makanlah.

Mengapa aku tak menghentikannya waktu itu.

Bagai sweater wol yang bersih

telah berubah menjadi kotor.

Aku mulai merasa sedih.

Semakin putih sweaterku, aku merasa semakin marah.

Saat itu kontolku menjadi ngaceng.

Junko.

Jika kau menjadi kotor

maka aku bisa memaafkanmu.

Kau harus menjadi kotor.

Diperkosa bukanlah kesalahan

mereka akan memperlakukanmu dengan lembut.

Kami berdua sepakat untuk menjadi kotor, kan?

Kau haruslah cukup kotor.

Pasti ada tempat dimana kontolku tak bisa mencapainya.

Pasti ada daerah sensitif dari Junko.

Aku percaya di antara para pria itu

satu kontol pria membuat junko puas.

Lima kontol atau sepuluh?

Itu tak jadi masalah.

Junko disana dapat dengan mudah menyedot lima atau enam kontol.

Diary of a Beloved Wife: Saucepot subtitles in other languages

Kommentare

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left