Disenchantment

Disenchantment

Download Indonesian Untertitel

Staffel 2

Release Info

Disenchantment S02E07 1080p WEB H264
Ein Kommentar von UFSIMV
EPS 07

Tags

web
1080
Veröffentlicht am: 2021-12-17
Downloads: 12
Hörgeschädigt: No

Indonesian Untertitel-Vorschau

Die ersten 200 Zeilen.

Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88

Aku senang bisa pulang,

tetapi aku terus merasa kehidupan ini tak bermakna

dan aku akan mati sendirian.

Aku dingin, aku benci semuanya, kerikil ini menyakitkan,

tetapi begitulah perasaanku, jadi itu masuk akal.

Itu ucapan terakhir bajing piaraanku sebelum mati.

Dia bajing yang bisa bicara. Dia dilindas gerobak.

Hanya itu ucapannya.

Pergilah, Pecundang! Sampai jumpa di gereja!

Hei, Pecundang.

Kalian tampaknya perlu minum.

Itu selalu kukatakan, kali ini aku serius.

Tidak usah. Itu akan membuatku lebih sedih.

Lalu lebih senang. Lalu lebih sedih.

Aku dan Bean sedang patah hati.

Dia jatuh cinta dengan duyung, mungkin cuma khayalannya.

Elfo mencintai gadis yang cuma kepala.

Kami tak terpaku dengan bentuk tubuh tradisional.

Kalian sungguh terluka.

Bagus! Aku tak mau melewatkan ini.

Berhenti! Kenapa mau masuk?

Bukan "kenapa", Bodoh. "Siapa." Lagi pula, kau tahu siapa. Itu Bean.

Bean itu bodoh?

Bukan, kau yang bodoh! Itu orangnya.

Aku yang mau masuk?

Bukan! Siapa mau masuk, masuk. Kini mereka sudah tak ada.

Senang mengetahui kerajaan masih aman.

Tuan, mau melakukan sesuatu

tentang orang di jalanan yang mati kelaparan?

Kucingku mewah, lihat mahkota kecilnya

Bicara soal kelaparan, aku ingin beberapa shish kebab

dan… baba ganoush.

Mengumumkan kembalinya Putri Tiabeanie yang tak terduga!

Waspada, dia tampaknya agak kesal.

Beanie, kau kembali! Bagaimana spa kesehatannya?

Apa?

Aku harus beri tahu Zøggy kau di tempat aman

karena dia mulai gila.

Apa kau jadi santai? Aku begitu.

Kurasa dia makin parah.

Diam! Cukup!

Tiap kali Zøg menguak,

dia selangkah lebih dekat menuju kegilaan.

Astaga. Dia baru beralih dari sinting jadi aneh.

Aku sudah mengurusnya berpekan-pekan, kini giliranmu.

Aku perlu tidur siang.

Banyak yang harus kulakukan.

Pergi ke kamar dan menangis sambil meringkuk.

Bantalku tak akan terisak sendiri.

Aku layak itu.

Ini bisa merusak segalanya.

Kita harus beri tahu Komunitas Rahasia soal kembalinya Tiabeanie.

Benar. Harus bertindak sekarang. Kedip, kedip.

Jangan katakan, "Kedip, kedip." Berkedip saja.

Maaf.

Berkedip.

Akhirnya, sendirian.

- Halo, Tuan Putri! - Bunty!

Aku merindukanmu.

Aku memikirkanmu tiap hari sejak kau pergi,

menunggu di sini.

Aku harus jujur. Sebenarnya aku melupakanmu

hingga saat ini. Kita bertukar kabar nanti, ya.

Baiklah! Ayo, Anak-anak. Kau juga, Bunty Junior.

Aku dibuat di ranjang ini.

Valo lagi.

- Astaga! Oona, kau tak bisa berhenti. - Terima kasih.

Jangan ganggu aku, ya?

Aku perlu waktu lupakan

hal terhebat yang mungkin tak terjadi padaku.

Ganggu lagi saat hati baruku tumbuh.

Kau tampak bingung sebab anggota badanmu selalu tumbuh,

tetapi aku tak bisa begitu.

Aku tahu sulit dipercaya, tetapi aku pernah jatuh cinta. Cinta sejati.

Saat itu berakhir, aku ingin mati.

Ya, sama.

Aku turun untuk pembicaraan ibu tiri dan putri gila, ya?

Bean, kematian itu bukan pilihan bagus. Aku harus lanjutkan hidupku.

Aku lupakan cintaku dengan bercinta dengan ayahmu.

Jangan sok lembut denganku. Tak ada waktu bagimu untuk merajuk.

Merajuk itu diremehkan.

Orang tak lagi harapkan hal dari kita dan kita tak perlu mandi lagi.

Aku terjebak perasaan sedih, hampa karena patah hati

tanpa mendapat keasyikan dari hubungan itu!

Terus terang, itu sempat sangat seksi.

Jika memang benar terjadi.

Kami berada di pantai, dan,

begitu seksi hingga aku tak peduli soal pasirnya, jika kau paham maksudku.

Ya, seperti penyu.

Bukan, Oona, tak seperti penyu.

Seperti kepiting pasir?

Tahukah kau? Itu tak penting, Oona, ya?

Lupakan saja.

Sayang, kau masih muda, cantik, dan berpasir.

Kelak, pria, wanita, atau makhluk yang tepat akan jadi pasanganmu.

Lalu kau makan dia.

Sebelum itu, jangan lari dari kenyataan. Alkohol tak akan membantu.

Jadi apa?

Narkoba.

Aku tak merasa…

Itu dia!

Nah, saat kau berteriak,

pikirkan saat penting dalam hidupmu dan lihat dengan sudut pandang baru.

Aku melihat kehidupanku berkelebat di hadapanku. Aku akan mati?

Bukan, itu efek narkoba.

Kecuali terlalu banyak narkoba, jika begitu, kau akan mati.

Mati, aku akan lakukan itu.

Karena kubiarkan Elfo mati dan kita ke mana saat mati?

Elfo masuk Surga, tetapi kuselamatkan dia di Neraka.

Di mana pun. Kami harus berkumpul,

tetapi kami tak pernah berkumpul lagi,

kami hanya membicarakannya, itu tak terjadi.

Tetapi aku masih teman baik karena aku ke Neraka mencarinya!

Mungkin itu takdirku.

Pergi ke Neraka demi orang. Apa lagi yang ke Neraka?

Untuk apa lagi aku ke Neraka?

Dreamland!

Astaga! Aku harus jadi teman bagi Dreamland.

Penyadaran yang bagus.

Seluruh hidupku kebohongan. Ibuku yang kupercayai jahat.

Ibu tiri yang kukira jahat, baik.

Ya, soal ibu tiri jahat itu sangat sulit.

Kualami hal sulit. Hindari dua pernikahan tanpa cinta,

yang satu, si pemuda tewas.

Bukan salahku. Mungkin sedikit. Terserah.

Kedua, pria itu berubah jadi babi. Bukan salahku. Mungkin sedikit.

Aku punya halusinasi fantasi penuh cinta dengan duyung

dan masih punya penguntit kecil yang kusayangi, tentu.

Tetapi, aku tak jatuh cinta dengannya. Ada bedanya.

Kata orang, mereka punya iblis pribadi,

tetapi aku punya satu yang diutus untuk hancurkan hidupku.

Kami bertengkar, tetapi…

Astaga, kami jadi trio. Seperti ucapan kaum Trøg.

Apa itu kaum Trøg?

Tak ada narkoba yang bisa jelaskan.

Aku tak tahu apa yang nyata dan mimpi.

Luci pernah katakan itu saat teler, jadi kuabaikan.

Kini kupikir itu berarti sesuatu.

Yang kutahu, aku harus berfokus pada hal yang bisa kuperbaiki.

Misalnya, betapa aku bau.

Astaga, aku mau mandi lagi.

Berarti aku ingin hidup lagi!

Aku harus percayai diriku karena aku penyelamat

dan penyelamat selamatkan orang dari robot seram!

Robot seperti baju zirah kecil tanpa orang di dalamnya

bergulir dengan roda mencicit, ingin bunuh kita.

Tetapi mereka mudah dijegal. Satu botku juga ada di Negeri Uap.

Kelak akan kuambil lagi botku. Tuhan saksinya, akan kuambil lagi.

Tetapi hal yang benar-benar paling gila? Ada tembok roti lapis raksasa.

Baik, cukup, Tiabeanie.

Kau harus ingat para wanita, atau jenis wanita,

tak boleh masuk rapat dewan ini.

Tetapi gender itu konsep. Kalian harus dengarkan.

Negeri Uap, seluruh negeri, akan menyerang kita.

Mereka ingin sihir kita, tetapi kita tak punya.

Kita bahkan tak punya reggae. Kau harus percayai aku!

Kami hanya percaya kau mengocehkan bualan.

Kau, Penyalin.

Coret semua ucapan Putri Tiabeanie dari arsip.

Seluruh 37 menit, Pak?

Disunting dari kutipan,

"Narkoba ini mulai berfungsi."

"Aku tak bisa rasakan wajahku. Aku masih punya wajah?"

"Tahu aku ingin lakukan apa sekarang?"

"Aku ingin menusuk mata penyalin kaku itu dengan garpu."

Dan kalian berdua, pergi.

Mereka kira aku akan kembali ke kamarku dan menangis?

Akan kutunjukkan.

Oona, bagaimana kita tunjukkan?

Oona seperti biasa.

Hei, Snarla? Aku bisa bertanya?

Aku pernah katakan soal wajan besar?

Ya, diam soal wajan itu, Derek.

Ya ampun.

Astaga. Syukurlah ini cuma halusinasi.

Dia jelas ancaman. Dia mungkin mencurigai kita.

Kau kira dia tahu soal kutukan kerajaan?

Atau Komunitas Rahasia?

Atau kembalinya Stryker dan Bolt yang lebih tak penting?

Kurasa tidak. Dia biasanya terlalu teler miras untuk tahu.

Aku kasihan untuk siapa pun yang mereka bicarakan.

Kita harus bertindak soal raja.

Zøg masih hidup itu menyulitkan.

Menilai dari sampel darah yang kuambil, dia harusnya mati sepuluh kali.

Kugunakan istilah "darah". Sebenarnya mirip saus.

Dia anggota terakhir yang tersisa dalam silsilah

sebelum kutukan akhirnya batal.

Dalam alfabet, tak ada huruf setelah "Z".

Setidaknya, aku tak tahu.

Kita harus percepat kematiannya, seperti dengan kakaknya.

Benar. Tetapi aku takut Zøg bukan sasaran semudah Yøg.

Dia sasaran lebih besar.

Gawat!

Hai, Bean!

Kita harus berkumpul lagi untuk jalankan rencana

dengan bantuan Komunitas Rahasia.

Ini dimulai dan berakhir di rapat kita pada bulan purnama nanti.

Ada pesta seks?

Ya. Jangan ajak Turbish.

More Indonesian subtitles for Disenchantment

Kommentare

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left