Die ersten 200 Zeilen.
"BANYAK DARI KITA TAK SEPERTI YANG TAMPAK" AGATHA CHRISTIE
Jangan merekamku.
Bagaimana?
Aku mencintaimu!
Aku mencintaimu!
Álex!
Tolong aku!
Ada masalah.
Tidak, dia mau lebih cepat!
- Lebih cepat? - Ayo.
- Lebih cepat! - Ayo.
- Álex! - Lebih cepat!
Álex!
Rodolfo!
Álex!
- Álex! - Sara!
Kait pengamannya rusak!
Hentikan kapalnya! Berhenti!
Sara!
Sara!
Dia jatuh. Sara jatuh!
- Lihat perbuatanmu, Rodolfo! - Astaga!
Tolong, Rodolfo! Lakukan sesuatu!
Sara!
- Sara, kumohon. Astaga. - Tolong!
- Sara, ayo, bangun. Sara! - Cepat!
Ayo cari bantuan! Cepat!
Mandi, sekarang! Ayo, Pemalas!
Ayo!
Kau sudah lima menit di situ.
Air panasnya tidak keluar.
Airnya dingin.
CARL JORDAN - RAHASIA DEEP WEB
Alejandro Guzmán.
Guzmán.
Ada tamu.
Aku tak punya tamu.
Pengacaramu.
Masa tahananmu dipotong karena sikapmu baik.
Hukumanmu dikurangi menjadi 18 tahun.
Itu berakhir hari ini.
Kau keluar besok pukul 8.00.
Berburu itu penting untuk menjaga keseimbangan alam.
Para pemilik tanah juga sangat diuntungkan.
Tak ada yang bisa menandingi sensasi adrenalin
saat kita tepat sasaran.
Kini giliranmu.
Kemari.
Kau itu cucuku.
Mari kita lihat seberapa besar nyalimu.
Tembak.
Ada anaknya.
Tembak, astaga!
Jangan ada homo lagi di keluargaku, Bruno.
Camkan itu.
Keluarga Lazcano tahu?
Pengacara mereka akan mengabari. Kenapa?
Ada apa?
Tak bolehkah aku keluar kantor sebentar?
Álex bebas besok, kabari putra Anda.
Kami akan meresmikan pengangkatan Rodolfo.
Aku tak bisa.
Dia mau balas dendam.
Tak akan.
Kukatakan ini juga kepada putraku saat kematian gadis itu.
Seleksi alam tak pernah salah.
Tak ada yang terjadi hari itu dan hari ini yang bisa merusak keluargaku.
Aku jauh lebih kuat daripada 18 tahun lalu.
Padamkan!
Lakukan sesuatu!
Sara? Tolong!
Tolong!
Sara. Tolong!
Lakukan sesuatu!
Sara, buka matamu. Sara!
Buka matamu, Sara. Dengarkan aku. Kau dengar aku?
- Anda dilarang masuk. - Aku di sini.
Maaf. Sayangnya, dia meninggal.
Pengadilan menjatuhi terdakwa vonis 30 tahun penjara.
Rodolfo, lakukan sesuatu! César, kumohon!
Saya tak terlibat, Yang Mulia.
Álex.
Nak?
Ibu, tenanglah.
Ya, aku akan kembali.
Semuanya akan baik-baik saja.
Astaga, polisi.
Jangan menyerahkan diri.
Ibu mohon, jangan.
Alejandro Guzmán?
Hati-hati, Sara.
JALAN SARA GUZMÁN
Jangan pakai itu.
- Tidak. - Kau ketakutan!
Jangan pakai itu.
Tak ada orang di sini. Sara!
Apa kau bawa obeng?
Cepatlah, Álex!
Jangan!
- Sara. - Sudah.
Hei! Siapa itu?
Hei, cepat.
Kita ketahuan, turun.
Turun! Ayo.
Ibu, maafkan aku.
Yang hendak kulakukan…
adalah untuk adikku
dan untuk Ibu.
Maafkan aku.
Kau mau berbuat apa?
Membuat mereka membayar perbuatan mereka kepada adikku,
kepada ibuku,
dan kepadaku.
Mereka akan membayar setiap detik hidupku yang kuhabiskan di sini.
Pacarmu?
Apa?
- Pacar? Dia tampan. - Apa?
Bukan.
Bukan! Dia ayahku.
- Maaf. - Dia memang tampan.
- Tak apa. - Ya.
Itu dia.
Chema!
Akhirnya, astaga!
- Ya. - Akhirnya, kau datang.
Apa kabar?
Baik, kau?
- Balon ini? - Untukmu.
- Untukku? - Ya, peganglah sendiri.
Repot sekali menjaga agar ini tak terbang.
Dia kakak iparku?
- Cepat! - Aku suka dia.
- Ya? - Cepat, aku parkir paralel.
- Aku suka dia. - Duduk di depan.
Selamat datang!
Keren sekali! Luar biasa!
- Senang bertemu. - Aku juga.
- Aku banyak dengar tentangmu. - Aku juga. Sangat banyak.
- Asyik! - Bagaimana penerbanganmu?
Luar biasa!
Aku akan mati,
tapi kau akan keluar.
Saat kau bebas,
kunci ini akan membantumu membalaskan dendam
atas perbuatan mereka kepadamu, ibumu,
dan adikmu, Sara.
Rodolfo Lazcano membunuh adikku.
Secara teknis, itu kelalaian.
Bukan kelalaian.
Tali parasutnya dipotong.
Sabuk pengaman itu dirusak.
Rodolfo keparat itu mabuk.
Dia melaju kencang.
Karena itu yang dia inginkan.
Agar terlihat seperti kecelakaan biasa.
Tapi, bukan.
Mereka membunuh Sara.
Bapak tahu alasannya?
Hubungan mereka tak direstui.
Aku tak takut membusuk di penjara.
Aku tak akan berhenti sampai dia membayar perbuatannya.
Keluarganya juga.
Mereka komplotan, para bajingan.
Mereka merenggut 18 tahun hidupku.
Tahu perkataan César Lazcano kepadaku?
Rodolfo ketakutan menghadapi ini.
Dia tak sanggup. Lihat.
Tugasku, melindungi keluargaku.
Kesalahannya ini bisa mengacaukan hidupnya.
Kau cerdas.
Tak bisa kubiarkan masa depannya hancur gara-gara satu kesalahan.
Kau tahu kami sangat menyayangimu.
Kau sudah seperti putra kami sendiri.
Kau besar bersama Rodolfo.
Kalian tumbuh sebagai saudara.
Saudara saling menyelamatkan dan membantu.
Kalau perlu, merangkak di lumpur untuk saling membantu.
Bantu kami, Álex.
Selamatkan saudaramu.
Bukan hanya dia.
Keluarga kita.
Apa-apaan, Ayah?
Tidak… Kita tak bisa minta Álex mengakui
- yang bukan perbuatannya! - Diam, astaga!
Kelak, Rodolfo akan menjadi Direktur Korporasi Lazcano.
Tahu yang akan dilakukan musuhku untuk menyerangnya?
Kau tangguh.
Kau tahu apa artinya berjuang.
Kau sanggup berkorban dan jasa kami banyak untukmu.
Untuk edukasimu…
dan adikmu.
Sara. Gadis malang.
Aku sungguh prihatin.
Semoga jiwanya tenang.
Sudah saatnya kau membalas budi.
- Álex tak terlibat. - Diam.
- Bawa dia pergi. Bawa dia! - Ro!
Kumohon, Chema, ayo.
Álex tak terlibat itu!
Sara itu adiknya, Ayah.
No comments yet. Be the first to leave one.