Die ersten 177 Zeilen.
Sebelumnya di Gotham
Fish masih hidup.
Kau mempermainkan aku seperti orang bodoh.
Tidak! Tidak!
Sebaiknya hentikan...
...mesin ini sekarang juga.
Sebab jika aku mati,...
...Tn. Falcone akan utus anak buahnya ke sini...
...untuk mengulitimu hidup-hidup...
...dan membantai keluargamu.
Si pelaku melempar dia dari atap.
Pembunuh itu membuka kelenjar Adrenalin.
Sebenarnya itu kelenjar takut.
Kepolisian Gotham!
Dia masih berkeliaran.
Halo?
Siapa kau?
Apa kabar kalian?
Berdiri kau!
Cepat!
Tidak!
Tidak! Tidak!
Aku sedang bermimpi, 'kan?
Semoga saja begitu, Nona.
Aku juga berharap begitu.
Sial.
Ada apa dengan mereka?
Apa yang mereka tunggu?
Orang pertama mendatangi wanita baru...
...nyaris selalu diserang oleh dua orang.
Benarkah itu?
Begini perjanjiannya, Kawan-Kawan.
Yang pertama mendatangi aku akan mati...
...seperti ini.
Orang kedua...
...akan mati perlahan.
Jadi, Kawan-Kawan,...
...siapa yang pertama?
Terima kasih. Ini luar biasa.
Ya. Taksi!
Dan tak ada berkas kasus.
Kita tidak sekalipun menyinggung pekerjaan.
Belum ada harapan buat kita.
Ya.
Apa ini kencan ketiga kali kita?
Aku yakin itu benar.
Kencan ketiga dan aku belum pernah ke apartemenmu.
Apa yang istimewa dari ruang apartemenku kau minati?
- Entah. Bagaimana dapurnya? - Berukuran kecil.
- Ruang tamu? - Gelap.
- Bagaimana kamar tidur? - Kurasa kau akan menyukainya.
Sungguh? Taksi!
Tapi tidak malam ini.
Tidak?
Aku perlu tidur nyenyak malam ini.
Pekerjaan itu dipagi hari.
"Pekerjaan baru?" Selamat. Kapan kerja?
Aku dengar pagi ini. Aku tak mau merusak makan malam...
...dengan membahas semua itu.
Kenapa merusak makan malam?
Aku akan bekerja di kepolisian Gotham.
Aku pemeriksa medismu yang baru.
Kau bercanda.
Wah, itu hebat.
Sungguh?
Tentu saja. Aku yang menyarankanmu bekerja di sana.
Ya, tapi kini sudah terwujud.
Jadi itu bagus.
Kita akan jumpa lagi, bukan?
Selamat malam.
Namanya Gennaro Marx. Lajang. Berusia 63 tahun.
Guru bahasa Inggris SMA.
Sayatannya sama seperti korban terakhir kita.
Apa aneh dengan dia tidak punya kelenjar Adrenalin?
Apa yang pelaku lakukan pada dia?
Mengapa?
- Kau ini kenapa? - Tolong aku!
Mengapa kau tidak menolong aku, Gerald?
Tolong aku!
Ada lagi kaubutuhkan, Tn. Bruce?
Ya.
Aku bisa ikut bersamamu jika kau mau.
Jangan.
Itu tidak benar.
Tentu saja tidak.
Aku akan baik saja, Alfred.
- Tak perlu cemas. - Siapa bilang aku cemas?
Aku pulang sebelum sore.
Aku pernah lakukan perjalanan seperti ini.
Tidak tanpa Ayahmu.
Sini.
Kau tahu dia akan setuju.
Menjalankan tradisi seperti ini.
Ayahku dan aku bermalam semalaman.
Kami bangun pagi-pagi untuk menyaksikan Matahari terbit.
Itu tidak sama.
Kalau begitu, mungkin tahun depan saja.
Kalau begitu, pergilah.
Yang paling parah...
...Maroni mengurung aku di mobil sedan...
...dan coba meremukkan aku hidup-hidup.
Kau bisa bayangkan kekhawatiranku.
Maroni bukan orang mudah menyerah...
...dan aku takut dia akan mengejarku untuk membalas.
Apa kau berencana membersihkan tempat ini?
Apa?
Aku bisa jika kau mau.
Itu dibutuhkan.
Darahkah itu?
Mungkin.
Tapi Tn. Falcone--
Selagi kau di sini...
...mungkin kau bisa mendesain sesuatu.
Mendesain?
Tempat ini berbau Fish Mooney.
Apa menurutmu soal lampu-lampu itu?
Tn. Falcone, mungkin kau tidak menyimak.
Aku butuh perlindunganmu.
Maroni pasti berusaha membunuhku.
Ya.
Lampu-lampu itu harus dihilangkan.
Aku mohon, Tn. Falcone!
Maroni mau menyiksaku dan kau menyuruhku menata.
Klub ini berpenghaslan banyak.
Tanpa uang kita kehilangan pengaruh.
Tanpa pengaruh, kita kehilangan kendali.
Dan tanpa kendali, tak diragukan lagi...
...Maroni akan membunuhmu.
Ini kesimpulan yang pasti.
Itu sebabnya aku ingin membuka klub ini.
Di bawah perhatianmu.
Aku bisa memiliki klub ini?
Klub in milikiku?
Harimu memata-matai Maroni sudah berakhir.
Kini kau bersamaku.
Dengan terang-terangan.
Ini akan jauh berbeda.
Jadi rapikan tempat ini dan buka.
Masalah Maroni, serahkan padaku.
Petunjuk apa kau dapat?
Menurutmu bukumu, korban mengajar bahasa Inggris.
Aku beritahu satu hal,...
...waktu aku SMA dulu, para wanita tidak seperti ini.
Tenang.
Itu pendapatku.
Hai, Jim.
Lee, ingat Harvey, 'kan?
- Hai, Lee. - Hai.
Lee pemeriksa medis baru kita.
Yang benar saja.
- Tidak. - Bagus.
Kalian sudah bertemu.
Detektif Gordon dan aku sudah saling kenal.
Benar. Di Arkham?
Benar. Di Arkham.
Selamat bergabung.
Terima kasih.
Kau bisa menempatkan Lee di kasusmu nanti.
Dr. Thompkins, maukah kau ikuti aku?
Banyak hal harus kau kerja.
Senang berjumpa denganmu lagi, Detektif.
Senang berjumpa denganmu, dokter.
Kau samasekali tak beruntung, 'kan?
- Apa maksudmu? - Kau dapat wanita baik seperti itu...
...dan dia bekerja denganmu di kantor yang sama?
Itu sangat memalukan.
Mengapa?
Romansa kantor selalu berakhir sedih.
Tidak akan seperti itu.
Percayalah. Aku tahu.
Di sana.
Astaga-naga.
- Kau menemukan dia? - Langsung ketemu.
Itu dia. Orang yang di kolam renang.
Namanya Gerald Crane.
Dia guru Biologi.
Sekolah tutup lagi dalam sejam.
No comments yet. Be the first to leave one.