Release Info

Wonderful Days E32
Ein Kommentar von Mbah_Behel
thank using my sub

Tags

other
Veröffentlicht am: 2014-11-08
Downloads: 12
Hörgeschädigt: No

Indonesian Untertitel-Vorschau

Die ersten 200 Zeilen.

Sub oleh Zehel02

Haewon akan tinggal di sini, aku akan memperlakukannya seperti aku memperlakukan DongOk.

Suami Anda sudah menyelamatkan hidup Dong Ok,

dan aku akan membayar jasa nya pada Haewon.

Aku tau.

Berhentilah mengatakan suamiku itu penyelamat Dong Ok.

Suamiku melakukan itu sama seperti yang akan orang lain lakukan.

ada apa? Kenapa kau berlutut?

Haewon.

kecelakaan DongOk rahasiakan saja.

Ayahku setuju untuk melakukannya.

Maafkan Aku.

Maaf untuk apa?

Haewon! Aku ingin berbicara padamu berdua.

Hyungnim, Pergilah kau dari sini!

Kau minta maaf untuk apa?

Aku akan menjadi mertuamu HaeWon! Dengarkan aku!

Apa yang harus dimaafkna? Hah?

Kenapa kau sampai berlutut begitu?

Bicaralah dengan ku sebentar.

Haewon.

Kenapa kau berlutut seperti ini? Ada apa?

Ini Tentang kecelakaan sepeda yang terjadi pada kakek

Eunnie Dongok Oppa DongSeok alami...

Itu Ayahku penyebabnya.

No!

IHuh?

Apa maksudmu?

Ayahku, tidaklah keluar negri, dialah yang menabraknya

Dialah penyebab kecelakaan itu.

Jadi sopir mabuk itu...

Apa benar ayahmu?

Saya minta maaf. Saya sangat menyesal.

Kuharap Maafkanlah kami.

Apa kau juga tahu?

Apakah kau tau juga?

Nyonya, Kau tahu ini juga?

Eh, bukan begitu, sebenar...

Eh, aku...

Kurasa, Aku ,DongOkku, selama ini hidup dalam kebohongan

Kau menyelamatkan hidup Dong Ok, tapi sabenarnya tidak kan?

Kau yang bertanggung jawab atas hidupnya?

Aigoo...Kau

Kau pasti sangat puas.

Kau puaskan melihat ini.

Aigoo...

Hyungnim, Hyungnim!

Kau datang ke sini hanya untuk itu kan?

Pergi sekalian bawa abalone bodohmu itu

Kau menang!

Hyungnim!

Teima kasih kau sudah mengungkapkan semuanya ,kau puas?

Berhentilah berlutut! Bangunlah

Kataku bangun!

Apa kau gak melihat sinyal yang tadi kubuat?

Tadi aku mencoba untuk mencegahmu mengatakannya!Aku ingin kau diam

Apa kau pikir aku tidak ingin memberitahu mereka?

Kau ini bodoh dan keras kepala sekali

Lihat apa yang sudah kau buat!

Ibu tunggu kau di rumah.

Apa kau senang mengatakan ini semua?

Apa pikiranmu tenang?

No

Tapi kami tak bisa merahasiakannya lagi.

Keluarga ku bertanggung jawab atas apa yang terjadi,

Dan kami harusnya tau diri.

Menipu keluargamu , itu adalah hal yang salah.

Siapa yang peduli jika Kau tak tahu malu?

Apakah diam itu buruk?

Kenapa kau tidak mau menurutiku sekali ini saja?

Hanya sekali dalam seumur hidupmu!Turuti kemauanku

Aku mengerti persaanmu,

Kalau aku jadi kau. aku pasti akan melakukan itu juga,

Tapi tetap saja aku sangat membenci dirimu.

Episode 32

Hyungnim minum obat ini biar tenang.

Hyungnim!

Noona, kau baik-baik saja?

Hyungnim apa kau ingin berbaring?

Apa mau kupanggilkan dokter?

Apa kau sedang bercanda?

Noonaku tampaknya shock berat mengetahui ini semua

Noonaku biar aku yang menemaninya, pergilah tinggalkan saja dia denganku

Mimpi kau , aku takkan membiarkan kau ada didekat Hyungnim.

Tapi aku suaminya Noona.

Yeongchun.

Ya, Hyungnim

Bisakah kau menjauhkan dia dari pandanganku?.

- Kau dengar itu? - Noona.

Suruh wanita ini pergi

Bersandarlah padaku kalau kau sedih.

Saat kau menjadi tua, anak-anak tidak ada gunanya.

Dekat dengan suamimu adalah yang terbaik.

Kenapa kau tak mengusir makhluk ini dari pandanganku.

Maafkan aku ibu.

Aku yakin Anda sangat menyesal.

Kau berlutut di halaman sepanjang malam,katakan pada ibumu

dan Noona, Kau maafkanlah dia.

Kau ini sangat pemaaf dari siapapun di dunia ini.

Kau ini orangnya sangat cantik dari dalam

Apa kau tulus mengatakan itu?

Tapi...

Kapan kau tahu?

Kenapa tidak kau ceritakan? Apa itu Karena Haewon?

maafkan aku sebelumnya, itu bukan karna dia.

kufikir sebaiknya ibu tidak mengetahui tentang hal ini

aku tahu ibu pasti berubah.

Benarkah?

Aku akan menyembunyikannya selama aku bisa.

Tapi Haewon merusak semuanya.

Benar.

Dia jujur, jadi dia tidak fleksibel sama sekali.

Apa Kau sedih Haewon merusak semuanya?

Ya, saya sedih dan marah. Aku benci HaeWon melakukannya.

Apa gunanya hati nurani? Dan rasa bersalah?

Yang harus dia lakukan cukup diam...

Aku tak percaya apa yang kau katakan barusan!

Kau hanya peduli tentang Haewon?

Noonamu.Saudaramu DongOk apa kau tak perduli dengan hidupnya?

- Tuhan harus menghukum mu! - Soshim.

Kau tahu kan kecelakaan itu membuat keluarga kita jadi berantakan!

Lihatlah apa yang terjadi pada Dongok! Tapi Kau!

Kau tak pernah memikirkan kami!

Kau putuslah dengan Haewon!Tinggalkan dia

- Mestinya kau disambar petir saja! - Berhenti!Hyungnim..

Kau hanya menyakiti diri sendiri!

Hyungnim, tenanglah.

Hentikan.

Tentu saja Kau dulu tidak peduli bagaimana DongOk tumbuh.

Ya tentu saja sekarang juga kau tak peduli pada DongOk!

Kau juga tak peduli dengan kakek dan juga ibumu.

Kau juga tak peduli keluargamu makanya kau pergi dari kami!

Aku tau...Susul Dia ...Susul dia.. Kau tidak bisa hidup tanpa HaeWon pergilah padanya

HaeWon gak salah ibu

Dia itu gak bersalah ibu

Kenapa saat itu ayah HaeWon di sana? Kalau saja gak disana!

Kenapa kakek membawa kami naik sepeda saat itu? Kalau saja tidak

Kalau saja ayah Haewon tak melakukan kesalahan itu?

kupikir aku akan bahagia, dulu dan sekarang

Bagaimana ini bisa terjadi , ibu?

Percayalah padaku sekali ini saja. Tolonglah

Sekali ini saja, ibu.

Ayahlah yang bersalah

Ayah terlalu lama pergi,aku menyesal

Dongok.

Kenapa kau berdiri di sana seperti itu?

Aku mendengarkan Ibu dan Dongseok bicarakan.

Kalian ngomongi aku kan?

Ya, benar.

Apakah benar kecelakaan itu Ayah Haewon penyebabnya?

Kecelakaan itu bukan kesalahan kakek tapi...

Ayah Haewon kan?

Kecelakaan DongOk kita kubur saja.

Ayahku setuju untuk itu.

Apa yang salah dengan malu atau diam?

Kenapa kau tak mau menurutiku sekali ini saja?

Hanya sekali dalam hidupmu! turuti aku

maafkan aku.

Maafkan aku, Oppa.

Kau tak percaya ini, kan?

Aku tak bisa memejamlan mata semalam.

Aku juga tak percaya.

Itu langsung keluar dari mulut Haewon

Ayahnya penyebab kecelakaan itu.

Jadi selama ini itu yang ingin Hyungnim katakan?

Ya, tentang itu.

Hyungnim!

Pergilah! Nanti Soshim melihatmu disini

Kalian lihatkan seberapa keras usaha ku

untuk melindungi keluarga ini dari kebohongan dan kemunafikan?

Dan kalian semua!

Kalian memperlakukan aku seperti sampah!

Dari kalian semua kau yang paling buruk,

mengatakan Haewon tidak bersalah. Kau ini brengsek!

Habiskan sarapanmu dulu.

Ayah bagaimana kau bisa tau?

Aku ini kepala keluarga!

Kau pikir aku memenangkan gelar ayah dari Go Stop?

Aku harus jujur.

Saat aku aku berkeliaran di jalanan,

Aku sangat rindu sup buatan noona.

Sup itu Yeongcun yang membuatnya.

Benarkah? Kalau dipikir pikir ini gak enak sih.

Dongtak, kau jangan marah.

Aku akan memperbaiki semuanya dan ayahmu akan melindungi semua orang.

Karna itulah sekarang aku pulang.

Hyungnim , maaf kan aku tiba tiba perutku sakit.Aku pergi dulu.

Jika perutmi marah, minumlah obat!

Bagaimana kalau aku mengajarkan tata krama untuk anak anak di rumah ini?

Apa yang Dongseok lakukan sekarang?

Siapa yang tahu?

Tanyakan itu padaku.

Jawabannya ada padaku.

Aku sudah banyak bicara dengan DongSeok tentang masalah ini jadi...Tanyalah aku

Jika ia memiliki hati nurani,

Dia akan mencampakkan Haewon, kan?

Siapa yang tahu?

Yang jadi masalah mereka itu terlalu jujur.

Haewon tak tahu bagaimana seharusnya menyikapi hal ini,

Bagaimanapun juga dia bukan orang jahat.

Kommentare

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left