Da Vinci's Demons

Da Vinci's Demons

Download Indonesian Untertitel

Staffel 2

Release Info

Da Vinci's Demons 02x06 - The Rope of the Dead HDTV x264-Killers Cz
Ein Kommentar von corozilla
Original English Sub By Elderman

Tags

HDTV
hdtv
x264
HD
Veröffentlicht am: 2014-04-28
Downloads: 70
Hörgeschädigt: Yes

Indonesian Untertitel-Vorschau

Die ersten 200 Zeilen.

Lorenzo kehilangan banyak darah, aku akan memberikan sebagian darahku.

Aku takut aku telah kehilanganmu. Dimana aku?

Di tempatmu semestinya.

Ada kebaikan dalam dirimu, Ada kemurahan hati

Tak ada yang pernah melihat kemurahan hati dalam diriku.

Aku melihatnya.

Ada badai di depan, dan bisa mendorong kita menuju karang.

Bukan ini yang dalam bayanganku saat kita menemukan dunia barumu.

- Nico! - Tidak semua orang meninggalkannya.

Kau berani masuk ke Napoli tanpa pemberitahuan dan menemui istriku secara diam-diam?

Semua harus mendapat kursi di mejaku.

Kita sebut saja sebuah permainan.

Jadikan aku rekan dalam rencanamu.

- Pedang milik Osman Gazi. - Aku akan membawanya.

Mereka datang kesini saat aku masih kecil.

Kami menyebut mereka matahari dan bulan.

Wajahnyalah yang kulihat di wajahmu, Leonardo.

Dia datang untuk Book of Leaves. Ibuku.

Pemimpiku. Tak lama lagi kau akan memasuki Vault of Heaven.

Aku takut aku sudah kehilanganmu.

Aku pernah kesini.

Hanya ada satu jalan untuk masuk ke Vault of Heaven, Leonardo.

Kau harus menjadi satu denganku selamanya.

Rahasiamu, milikku.

Dan rahasiaku, milikmu.

Jadi...

Ini...

...rencana pernikahan?

Kau sudah terikat pada yang lain?

Tidak.

Topa yakin kau akan mati di tantangan yang akan kau hadapi.

Dia mungkin benar.

Dia akan membuat upacara pengikatan kita...

...sesulit mungkin.

Dia ingin buku itu tetap di dalam.

Kenapa buku itu masih ada di dalam?

Saat ibuku pergi dari sini, bukankah dia mengambilnya?

Kau salah mengerti ucapanku.

Kubilang dia pergi masuk ke dalam.

Aku tak pernah bilang dia kembali dari sana.

Berhenti.

Kau pasti tak tahu dia orang seperti apa.

Aku sudah menyertainya bertahun-tahun.

Karena dia, aku bisa bicara dalam bahasamu.

Dia orang yang mirip seperti Da Vinci.

Mereka berdua berbahaya, hanya di situ persamaannya.

Dia membebaskanku dari perbudakan,

seperti temanmu membebaskan banyak orang.

Dia telah menyaksikan orang lain mati demi tujuannya.

Sama seperti Da Vinci.

Mereka saling membutuhkan.

Jika Da Vinci sampai membutuhkan manusia rendah itu...

...kau boleh mencekikku sampai mati.

Kau takkan pernah mengerti dirinya.

Kita sepakat soal itu.

Fokuslah untuk mengabaikan rasa sakitnya.

Ceritakan tentang istriku.

Seperti apa Ippolita dulunya,

Saat pertama kali kau melihatnya?

Hal apa yang kau punya sehingga bisa membuatnya kagum?

Keberanian?

Puisi?

Uang?

Apa muslihatmu?

Alfonso,itu sudah lama sekali.

Tidak baginya!

Dia menikah dengan seorang duke,

tapi tetap saja mengkhayalkan masa lalunya dengan bankir biasa.

Kau membisikkan dua kata kepada Ippolita,

dan dia datang berlari seperti anjing menuju tuannya.

Aku ingin tahu caramu memenangkan hatinya.

Semuanya.

Sederhana saja.

Dengan lidahku.

Bajingan Florence rendah!

Kau lupa posisimu saat ini..

Kau lupa kau ada dimana, Magnifico.

Ini bukan Florence.

Ini Napoli!

Tempat dimana uangmu tak berguna!

Tempat dimana kebejatan senimanmu tak berdaya.

Tempat dimana satu-satunya kemuliaan adalah tenaga...

..dan bidikan sempurna.

Maaf, apa yang terjadi?

Topa Inca membutuhkan syarat penting untuk upacaranya.

Hanya cara ini yang bisa memungkinkan Leonardo memasuki Vault of Heaven

sebagai pasanganku.

Pasangan?

Maaf, apa ini hari pernikahanmu, Leo, benarkah?

Kuberikan ini padamu, kepadamu aku membagi hidupku.

Aku tak punya apa-apa untuk diberikan.

Mungkin ini.

Ucapkan kata-kata yang tadi kuucapkan padmu.

Kuberikan ini padamu,

kepadamu aku membagi hidupku

Selanjutnya.

Salah satu dari temanmu harus rela menumpahkan darah untukmu.

Darahnya sendiri atau darah orang lain?

Itu tergantung pada mereka sendiri.

Kau yang paling cocok untuk melakukan ini.

Dia penilai karakter yang hebat, aku akui itu.

Jika ada resiko yang akan menimpanya...

Biar aku yang melakukannya.

- Jangan. - Aku bisa melakukan apa yang diperlukan.

Aku ingin kau tetap selamat..

Tuhan akan melindungiku.

Lorenzo.

Lorenzo!

Ini Vezzi.

Dia mengetahui sesuatu tentang permainan Ferrante.

Raja memaksa siapapun yang memohon padanya...

...untuk melakukan semacam kemahiran tertentu.

Mereka bilang ada hubungannya dengan memanah.

Kau, Lorenzo, adalah pemanah terlatih.

Di hari-hari terbaikmu, kemampuan memanahmu tak istimewa, Lorenzo.

Saat ini tentu bukan salah satu hari terbaikmu.

Siapa yang berbicara denganku dengan cara seperti ini?

Ayo. Keluarlah dari gelap.

Halo, kakak.

Lorenzo? Lorenzo.

Lorenzo, aku sudah coba. Alfonso, dia membencimu.

Permainan itu. Tanyakan padanya soal permainan itu.

Bagaimana caranya agar aku bisa...

...memenangkan permainannya?

Aku tak tahu.

Itu hanya jebakan kematian yang diciptakan oleh mertuaku...

...untuk meyakinkan dirinya bahwa Tuhan ada di sisinya dalam semua urusan kenegaraan.

Ikatan di lehermu yang terhubung dengan seekor kuda yang siap berlari.

Kau akan diberi busur dan satu anak panah.

Dengan panah itu, kau harus membunuh kuda itu sebelum lehermu putus.

Itu mustahil.

Nyaris mustahil.

Hanya ada satu orang yang berhasil melewatinya.

Alfonso.

Anaknya sendiri?

Dan inilah pria yang menurutmu bisa diajak bernegosiasi.

Meski begitu, masih ada satu cara lain..

Pilihan ketiga, diantara yang tidak mungkin dan yang brutal.

Kau akan diberikan busur dan panah

dan tak ada halangan di antara dirimu dan Raja Ferrante.

Kau akan punya kesempatan untuk membunuh Ferrante sebelum kau mati.

Melakukan ini takkan menyelamatkanmu.

Tapi itu akan membuatku jadi Ratu Napoli.

Dengan demikan aku bisa menyingkirkan Alfonso...

...untuk mengakhiri peperangan di antara keluarga kita.

Jadi...membunuh kuda liar...

...atau membunuh Raja gila dengan sekali panah,

saat leherku terikat?

Bagus sekali.

Hanya itu yang bisa kutawarkan.

Tak seperti pertemuan diplomatik yang kau harapkan, bukan?

Viracocha adalah sang pencipta...

...yang membawa bangsa kami ke tanah ini.

Leonardo, kau harus menawarkan tubuhmu kepada hewan yang menyertainya.

Ke sini. Ayo.

Sekarang apa?

Ima?

Seperti lilitan ular, takdir kalian berdua telah terulir.

Puitis sekali.

Dengar, malam ini kau harus...

...berhasil lolos dari ladang jagung...

...dimana ada tiga pemangsa yang sangat lapar akan darahmu.

Jangan beri ampun. Karena mereka juga takkan memberimu ampun.

Sebelum matahari terbit , kau harus sampai ke altar upacara,

Kau harus mengalahkan satu penjaga terakhir...

...untuk mendapatkan penawarnya.

Maestro!

Jika Leonardo tidak disucikan, dia akan mati.

Dan mereka semua akan dikorbankan. Aku takkan bisa menghentikannya.

Pemangsa yang kau katakan,

Bagaimana tepatnya kau ingin aku...

Malam ini kami memberi makan bumi, dengan darahmu atau darah mereka.

Kudaku lelah. Kita berhenti sebentar untuk istirahat.

Kubilang, kita berhenti dulu.

Kudanya tidak lelah, kau tidak lelah.

Tidak?

Kau ragu-ragu karena kita sudah sangat dekat ke Konstantinopel,

Untuk rencanamu dan ayahmu.

Begitu kita masuk ke dalam kota, semuanya akan dipertaruhkan,

Hal-hal buruk akan terjadi

Bukan itu sebabnya aku ragu.

Lalu?

Sejak kita meninggalkan Roma, Aku selalu saja memikirkan ayahku.

Sudah bertahun-tahun kami tidak bertemu.

Dan semua yang diucapkannya hanyalah permainan dan rencananya.

Kau penasaran dia orang seperti apa?

Jika orang jahat membencinya...

...apa itu berarti ayahmu orang baik?

Aku sudah tak tahu lagi.

Ayahku dan Alessandro bersaudara.

Mungkin mereka tak jauh berbeda, tak seperti yang kukira.

Hanya ada sedikit orang yang seperti ayahmu.

Rencana ini butuh waktu untuk berkembang.

Tapi...

Quon?

Quon!

Seandainya aku beranggapan kau akan menyerangku,

Aku pasti sudah membius kalian berdua.

- Kau membiusnya? - Maafkan aku.

Aslam Al-Rahim.

More Indonesian subtitles for Da Vinci's Demons

Kommentare

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left