Pickup on South Street

Pickup on South Street

Download Indonesian Untertitel

Release Info

Pickup on South Street 1953 1080p BluRay H264 AAC-RARBG
Ein Kommentar von Chyrus

Tags

BluRay
1080
Veröffentlicht am: 2019-05-11
Downloads: 64
Hörgeschädigt: No

Indonesian Untertitel-Vorschau

Die ersten 200 Zeilen.

- Apa yang terjadi? - Aku belum yakin.

Tapi tadinya aku membawanya bersamaku waktu aku pergi, itu aku tahu.

Kau yakin kau ambil dompet yang tepat?

Tentu saja aku yakin.

Kau lihat aku memasukkannya.

Dengar, aku pasti habis mengalami isi tasku dicopet.

Aku yakin.

Apa yang harus aku lakukan, Joey? Haruskah aku ke sana menemuinya setidaknya?

Tidak. Kembalilah sekarang juga.

- Dia ketakutan. - Pastinya.

- Kau lihat muka dia dengan jelas? - Ya.

Jangan kehilangan dia.

- Silakan duduk, Mr. Zara. - Terima kasih.

Kami tidak sering dapat kesempatan bekerja sama dengan kalian...

tapi bila ada sesuatu yang bisa kami bantu, tinggal katakan.

- Aku lagi mencari copet. - Namanya siapa?

- Tak tahu. - Kami akan alami kesulitan.

Dia curi dompet milik wanita di kereta bawah tanah pagi tadi.

Kau tahu dia seperti apa?

Kami akan menindaklanjutinya.

Jadi orang-orang komunis terlibat dalam hal ini?

Dia hendak berikan informasi militer ke agen.

- Kau tahu orang yang hendak dia beri informasi itu? - Tidak.

Punya informasi terkini yang lainnya, kecuali dirinya.

Dia tokoh penting. Mau bawa kabur informasi itu dari negara ini.

Yang kami tahu itu, begitu dia dapat film itu, dia akan menyeberangi lautan bersama film itu.

Jadi seperti itulah yang terjadi.

Ini hanya salah satu dari kesialan-kesialan itu, Joey.

- Aku minta maaf. - Kita harus temukan dia.

Di New York? Kau gila.

Kita harus temukan itu film.

Film?

Ya. Benar.

Itulah yang kau bawa di tasmu.

Kau tahu apa yang di dalam film itu?

- Paten baru untuk rumus kimia. - Terus?

Candy, itu paten amat penting yang pernah kami miliki.

- Apa yang membuatmu begitu gelisah? - Karena kami tak bisa dapat salinan film itu lagi!

Joey, kau bicaranya seolah itu amat berharga.

Berapa kali aku harus bilang padamu, kami bukan penjahat.

Ini persoalan besar.

Persoalan berat.

Dan aku mengalami masalah.

Aku sudah bilang, aku minta maaf ini telah terjadi...

tapi tak ada yang bisa aku perbuat akan hal ini.

Jadi kau tinggal bilang ke bosmu aku mendapati isi tasku dicopet.

Tunggu sebentar. Tunggu sebentar. Kau jangan tinggalkan aku sekarang.

Dengar, kita sudah buat kesepakatan. Kau janji padaku.

- Tak ada lagi pengantaran karena kita sudah putus. - Benar.

Dan kau janji melakukan pengantaran terakhir ini untukku.

Tentu, sudah kupenuhi. Tapi aku tak bisa berbuat apa-apa

- bila seorang pria... - Dengar, dengar. Tunggu sebentar.

Candy, kau wanita pintar. Kau bisa cari cara menemukan dia.

Tapi aku tak tahu sama sekali dengan copet-copet.

Kau sudah banyak bepergian ke sana kemari.

- Kau tahu orang-orang yang tahu orang-orang. - Kau mau memasrahkan masalah ini padaku lagi?

Dengar, Candy, kau harus menolongku.

Kau tahu dia seperti apa.

Andai aku tahu relasi-relasimu, aku tak mungkin mengemis-ngemis seperti ini.

Mungkin aku bisa memberimu petunjuk.

Candy, bila kau bisa temukan copet itu untukku, aku tak pernah mengganggumu lagi. Tak pernah.

Aku janji padamu.

Baiklah, Joey.

Kami punya seribu foto untuk diamati...

dan hingga saat ini, tak ada yang terduga.

Berapa lama menurutmu ini dibutuhkan?

Mungkin di jeda hari ini. Mungkin semalaman.

- Siapa yang tahu? - Adakah cara lebih cepat?

Ada satu sosok yang bisa membantu kita.

Mungkin. Sebenarnya tidak diperkenankan.

- Kita berburu waktu. - Tak ada salahnya mencoba.

Mungkin Moe bisa mempercepatnya sedikit.

Moe siapa?

Halo, Moe.

Siapa makhluk itu? Untuk apa dia kemari?

Dia seperti pencuri spesialis rumah kosong.

Aku punya dasi polkadot yang benar-benar sesuai dengan kepribadianmu, Tiger.

- Kami harus ambil tindakan cepat. - Segala sesuatunya di sini begitu mendesak?

Hey. Ini ada hubungannya dengan pembunuhan?

- Tidak. - Aku tak punya daftar pembunuh dalam catatanku.

Aku akan terus geluti bisnis ini cukup lama untuk mengumpulkan uang ini.

- Bagaimana perkembangannya? - Makin banyak.

Aku hampir punya cukup membeli batu nisan dan sebidang tanah.

Jika kau kehilangan uang itu, dikuburkan di kuburan orang miskin.

Ini aku sungguh tak berpikir itu candaan yang sangat lucu, Kapten Tiger.

Aku hanya bermaksud kau harusnya hati-hati bagaimana membawa uang yang kau sisihkan.

Dengar, Tiger, bila...bila aku akan dikubur di kuburan orang miskin...

itu akan menyiksaku.

Aku sudah pilih liang lahat khusus di Long Island. Itu pribadi.

Kau harus ditutupi sebelum membiarkan mereka memasukkanmu ke dalam sana.

Itulah kenapa eksklusif.

- Bagaimana perkembangannya? - Belum diketahui.

Kami lagi cari penjahat yang mengincar wanita di kereta bawah tanah demi sebuah dompet.

Dia tak ada di daftar copet-copet itu?

Tidak. Kami tak ada waktu memeriksa semua berkas ini.

Kupikir barangkali kau tahu sejumlah pencuri ulung...

yang hendak mencuri di kereta bawah tanah dalam 24 jam terakhir.

Aku kebetulan tahu beberapa penjahat yang beraksi di kereta bawah tanah satu minggu terakhir.

Bisnis sedang lesu.

- Kau korbannya, orang tua? - Bukan, dia pelapor.

Dasi garis-garis akan memberimu kepribadian lebih menarik, pak.

- Kau lihat muka pencuri itu dengan jelas? - Ya.

- Tinggi sedang... - Ah, sedang.

Pendek, tinggi, ramping, gelap, gemuk, kurus.

Ribuan penjahat terlihat seperti itu.

Itu teknik.

Semua pencuri punya ciri khasnya sendiri.

Ah, lihat bagaimana ini pas buatnya, Tiger.

- Ini milikmu satu dolar. - Baiklah.

Katakan padaku, pak, kapan itu terjadi?

Beberapa jam lalu.

Dia berdiri di sebelah kirinya, sebelah kanannya, atau di belakangnya?

Di belakangnya. Waktu itu dia mendekatinya dan berhadapan dengannya.

- Membawa surat kabar? - Ya.

- Digulung atau dilipat? - Dilipat, menurutku.

Apa maksudmu, menurutmu?

Pelapor macam apa yang kita punya ini, Tiger?

Dengar, pak, kau harus yakin.

Aku beritahu, semua penjahat ini punya cara sendiri untuk melakukan aksinya.

Baiklah, baiklah. Itu dilipat.

Bagian depannya, apa itu halaman depan, atau lembar iklan?

- Lembar iklan. - Dia kidal?

Tidak, dia gunakan tangan kanannya. Dia pegang korannya dengan tangan kirinya.

- Dia memegangnya ditekuk seperti ini? - Ya.

- Kau lihat dia menutupi tasnya? - Ya.

Dia taruh korannya di atasnya seperti ini waktu dia menutupinya?

Ya.

- Aku tahu. - Mr. Zara, tunggu di luar.

- Itu, tapi... - Ini hanya butuh waktu sebentar.

Moe, kami harus bertindak cepat.

Dengar, mari jangan bahas itu lagi.

Dengar, apa yang kau inginkan dariku, Tiger?

Apa aku sendiri yang menaikkan harga hamburger, babi, kacang, dan sosis?

Ini salahku kalau biaya hidup itu naik?

Ini harga-harga untuk pagi ini.

Ketika biaya hidup naik, hargaku naik.

Ketika biaya hidup turun, hargaku turun.

Di bukuku, harga yang ditetapkan untuk seorang penjahat itu...

$50.

$50? Aku sudah bilang sebelumnya. Kami tak punya uang.

Dan kau bergaji layaknya gaji para jutawan yang sanggup

mengupayakan membayarku untuk semua informasiku?

$35.

Beritahu apa yang kulakukan, Tiger. Aku kasih kau nama delapan penjahat yang sesuai kriteria itu.

Aku bertaruh $38.50 salah satu dari maling ini memiliki dompet perempuan itu.

Aku bertaruh 38.50 kau keliru.

- Mr. Zara. - Ya?

Skip McCoy.

Buat orang habis dipenjara tiga kali yang baru keluar satu minggu...

dia mengharapkan untuk hukuman yang keempat.

Dia harus lanjutkan hidup juga.

Ini salah satu penjahat yang ingin kulihat di kursi listrik.

- Ini orangnya. - Kami malah tak punya petunjuk tentangnya.

Jadi kau tak tahu, Tiger. Mengira kau tahu semua tentang semua orang.

Ah, dia tidak keluar cukup lama untuk bertempat tinggal.

Aku tahu cara dia beroperasi.

Dia bersembunyi di suatu tempat.

Penjahat pintar yang hidup dengan tenang...

tidak membiarkan diketahui dengan jelas waktu dia baru saja melakukan pencurian.

Utamanya mantan narapidana seperti Skip.

Dia selalu punya keahlian khusus untuk hidup di tempat-tempat yang tak terjangkau...

tempat-tempat yang sulit ditemukan.

Akan jadi amat sulit menemukannya, tempat-tempat yang dia pilih.

Bisa membuatmu butuh hampir seminggu menemukannya.

Apa yang kau inginkan, taruhan lagi?

Setiap dolar tambahan punya tujuan tersendiri.

Ini hanya kebetulan sekali aku tak punya uang yang tersisa.

Hanya kebetulan sekali aku tahu di mana dia tinggal.

- Itu bagian dari taruhannya. - Dengar, Tiger...

kau sadar biaya hidup sudah naik 50%?

- Moe, aku tak punya waktu lagi. - Lantas untuk apa kau berbelit-belit?

- Kenapa kau tidak memberiku sebuah keuntungan? - Lain waktu aku kasih kau keuntungan 2 banding 1.

- Itu sebuah janji? - Ya.

Baiklah, untuk apa kita di sini mengobrol dan mengobrol?

Terima kasih, sobat.

Oh, halo, Winoki, Mac.

- Ini kunjungan atau penangkapan? - Keduanya. Tiger ingin menemuimu.

- Kau ke sana dengan Mac. Aku tetap di sini. - Tentu.

- Masih menyimpan semua barang curianmu, Skip? - Lihat-lihatlah. Kau akan tahu jawabannya.

- Kau mau bir? - Tentu, aku mau bir.

- Bagaimana cambuknya? - Kau tahu cambuknya, selalu dalam kondisi baik.

Ya. Aku tak punya listrik di sini, tapi birnya selalu dingin.

- Kau mau satu, Mac? - Tiger sudah menunggu.

Baiklah. Ini pembuka botolnya.

Ayo. Berangkat.

Oh, Winoki, hanya dua hal.

Habis kau geledah tempatku, tinggalkan dalam keadaan seperti semula, huh?

Begitu kau cukup minum birnya, turunkan lagi peti esku dengan minumannya.

Ayo, Mac.

Dia di sini.

Kerja yang cepat. Aku harap dia tidak buang mikrofilm itu.

- Bagaimana caramu ingin tangani ini? - Dia membuatku diskors dua kali karena memukulinya.

Membuatku kehilangan bayaran enam bulan. Kau keberatan tunggu di luar?

Aku ingin tangani ini dengan caraku.

Tentu.

Aku ditangkap, tanpa perlawanan.

- Sebaiknya kau buat ini seumur hidup. - Kau baru keluar satu minggu...

dan saat ini jari-jari itu harus beraksi di area kereta bawah tanah.

Apa yang kau perbuat pada dompet yang kau ambil dari wanita itu?

Perkuat pencurian ini dengan dakwaan atau antar aku kembali ke gubukku.

Kommentare

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left