Die ersten 200 Zeilen.
Mereka datang!
Episode 13
Tolong katakan sesuatu!
Para wartawan...
dan...
seluruh warga negara ini.
Maaf aku menahan kebenaran dari kalian...
selama ini.
Semuanya...
karena...
aku yang bercela.
Anna-ku...
adalah putriku.
Anna itu...
seperti putriku sendiri bagiku.
Apa itu berarti dia tak ada hubungan darah denganmu?
Anna adalah...
putri kandung...
dari suamiku, Pejabat Jang Se-joon.
- Apa? - Apa itu benar, Pejabat Jang?
MALAIKAT DARI BARCELONA, GO ANNA, TERNYATA...
- Katakan sesuatu, Pejabat Jang! - Apa itu benar?
Aku minta maaf, semuanya.
Aku akan menjelaskan...
masalah ini...
begitu kita di dalam.
Jadi, ini berarti kau mengakui dia putri kandungmu?
Semua sudah berakhir.
Ini akhir untuk Jang Se-joon!
GO ANNA TERNYATA PUTRI PEJABAT JANG
Bajingan gila itu…
Apa yang kau coba lakukan?
Kau sudah gila?
Kupikir kau akan menangani ini.
- Aku kecewa. - Apa?
Apa maksudmu?
Saksi yang bilang…
- melihat Choi Yoo-jin malam itu... - Kenapa dia?
Dia seorang aktor. Semua itu jebakan.
Kau jatuh ke perangkap kakakmu.
Ume Hye-rin dan aku bertemu tahun 1993
saat aku bekerja sebagai pengacara hak sipil
dan mengurus kasus pro bono untuk kelompok aktivis hewan.
Kami berdua saling jatuh cinta.
Kami berencana menikah.
Namun, pada tahun 1994...
sebelum aku mencalonkan diri,
aku ditangkap karena mendukung kelompok pelajar terlarang Hanchongryun.
Aku mendengar kabar bahwa Ume Hye-rin, yang akan pergi ke Amerika untuk syuting,
menikah dengan sutradara Go Joon-ho
saat aku ditahan di pusat penahanan.
Aku kalah dalam pemilu dan wanita yang kucintai pergi.
Tapi istriku saat ini, Choi Yoo-jin...
menyemangatiku lagi.
Setahun kemudian...
kami menikah.
Kami bahagia.
Dan pada tahun 1996...
aku bisa menjadi Pejabat...
berkat dukungan istriku.
Ya, karena istrimu membelikanmu kursi.
Sangat menyentuh.
Setelah bertahun-tahun berlalu...
Ume Hye-rin yang dulu meninggalkanku...
membawa Anna kepadaku.
Dia bilang Anna adalah putriku.
Dan mimpi buruk dimulai…
untuk istriku dan aku.
Mimpi buruk?
Istriku berusaha menerima masa laluku
dan berusaha bernegosiasi dengan Ume Hye-rin demi melindungi keluarga kami.
Tapi Um Hye-rin menuntutku untuk menceraikan istriku
dan ingin aku tinggal bersamanya di Amerika.
Dia mengancam akan mengungkap fakta bahwa kami punya anak
pada media jika aku tak patuh.
Pembohong.
Tidak. Itu semua bohong.
Dia bohong.
Dia ingin aku mengkhianati istriku yang tercinta.
Aku harus menolak.
Bagaimana bisa...
Ayah bilang hal seperti itu?
Lalu suatu malam...
aku menerima ancaman dari Ume Hye-rin yang berkata,
dia akan bunuh diri dengan obat tidur jika aku tak datang padanya.
Dia pernah mengancamku dengan cara yang sama.
Makanya aku tak percaya.
Dan pada esok harinya...
Ume Hye-rin...
ditemukan tewas.
Polisi menyatakan kalau kematiannya...
adalah karena bunuh diri.
Namun, aku...
sepenuhnya sadar bahwa akulah yang bertanggung jawab...
atas kematiannya.
Itu membebani hati nuraniku.
Dan aku hidup dalam penderitaan.
Aku minta maaf kepada warga Korea.
Ada pepatah, "Atur keluargamu dengan baik, sebelum mengatur bangsamu".
Tapi aku tak bisa tegakkan pepatah itu di keluargaku sendiri.
Aku yang harus disalahkan atas semuanya.
Jadi, kumohon...
jangan kritik istriku, yang menganggap anakku sebagai anaknya sendiri...
dan sudah hidup dalam penderitaan...
selama bertahun-tahun.
Aku akan dengan rendah hati menerima kritikan dan celaan
yang warga Korea tujukan...
kepada diriku.
Namun, tolong maafkan istriku...
atas semua ini.
Kumohon pada kalian.
Terima kasih sudah mendengar cerita pria berdosa ini...
sampai selesai.
Lihat saja.
Ini akan menjadi akhir untuk Choi Yoo-jin sesaat setelah saksi maju.
Baiklah.
Apa ini orang yang kau lihat di lokasi kejadian pada hari itu?
Aku tak bilang aku melihatnya atau apa pun.
Lihat wajahnya dengan baik. Paham?
Kau bilang kau melihat wanita ini saat Ume Hye-rin mati!
Aku hanya berharap
Anna bisa memberiku pengacara yang bagus.
Sejujurnya, aku merasa diperlakukan tidak adil.
Kau bilang kau melihatnya!
Kau akan dituntut membuat tuduhan palsu! Kau tahu itu?
Bagaimana bisa?
Kubilang aku mungkin melihatnya.
Sejak kapan aku…
Wanita itu bertanya apakah wanita ini, yang muncul di TV dengannya,
membunuh ibunya.
Jadi...
aku hanya bilang, mungkin. Itu saja.
Ini membuatku gila.
Rupanya, dulu pria itu sedang menjalani interogasi
saat Ume Hye-rin meninggal.
Apa?
Aku pusing.
Suruh dia keluar! Sekarang!
Jika kita menahannya lebih lama, kita akan masuk perangkap ini.
Maksudku, apa kesalahan Choi Yoo-jin?
Wanita yang mencampakkannya untuk pergi ke Amerika adalah penjahat sebenarnya.
Pria dan wanita harus setia.
Pasti dia tak menyangka Jang Se-joon akan bebas.
Tapi Ume Hye-rin mungkin bertahan untuk tinggal karena Jang Se-joon membiarkannya.
Tentu saja dia tak bisa mengabaikannya. Dia punya anaknya.
Dia akan lebih buruk jika mengabaikannya!
Dan Choi Yoo-jin juga tahu soal itu.
Aku yakin dia memeras Ny. Choi juga.
- Begitu, ya? - Ya.
Ume Hye-rin bukan orang biasa.
Mereka bilang kau bisa menebak seseorang dari tampangnya!
- Aku tahu. - Memang.
Namun, kumohon…
maafkan istriku...
Sudah kubilang itu sandiwara, bukan?
dari semua ini.
- Memang, Pak. - Astaga.
Sangat mengerikan.
Tak ada satu orang pun yang takkan jatuh ke perangkap semacam itu.
Ternyata, pria itu penipu. Choi Yoo-jin menjebak kita.
Apa? Kenapa dia lakukan itu?
Pria itu berbohong kepada kita?
Akan melegakan jika tak satu pun dari kita dituduh melakukan pemalsuan keterangan.
Dituduh?
Apa salah kita?
Kita melakukan kesalahan. Dan itu cukup buruk.
Jangan cemas. Pengacara akan mengurusnya.
Jadi, saksi mata itu...
adalah perbuatanmu, bukan?
Ya.
Dan ini, tentu saja, perangkap yang dibuat Choi Yoo-jin untuk menangkap Anna.
Kau tahu betapa buruknya ini
dan kau melakukan semua ini tanpa penyesalan?
Tidak, aku tidak menyesal.
Kau tak perlu berbuat sejauh ini.
Kau tak perlu menyeret nama mendiang ibunya!
Aku...
harus melakukan sesuatu karena dia adalah ancaman bagi Nyonya.
Kalian ...
membuat kesalahan besar.
Pasti sulit bagimu, Nyonya.
Terima kasih sudah bekerja sama dengan penyelidikan kami.
Bukan apa-apa. Itu tugasku sebagai warga negara.
Aku sangat berterima kasih kau berpikiran begitu.
Sejujurnya,
itu hanya karena kau disebutkan di unggahan itu…
Cukup.
Pokoknya, sampaikan salamku untuk Pejabat Park.
Apa?
Pejabat Park?
Ayo.
Apa kau menyangkal klaimnya?
Apa benar Ny. Ume Hye-rin memerasmu?
Apa ini berarti Nn. Go Anna kini akan menjadi Nn. Jang Anna?
Bagaimana perasaanmu?
Apa polisi terlalu memaksakan penyelidikan mereka?
Maafkan aku.
Maaf. Semuanya ...
adalah salahku.
Apa yang Ny. Ume katakan untuk memerasmu?
No comments yet. Be the first to leave one.