Die ersten 200 Zeilen.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Aku senang kau kembali.
Aku benar-benar lega.
- Kau mau minum apa? - Tidak, terima kasih.
Aku sungguh tak tidur selama dua hari.
Lebih baik dibandingkan dirimu.
Duduklah.
Kenapa kau terluka?
Tak penting.
Aku meminta banyak bantuan,
tetapi yang penting kau bebas.
Duduklah.
Bagaimana Leyla?
Dia berkomentar soal pembebasanmu?
Soal mata-matanya?
Kalian bersama dua hari. Dia tak bilang apa pun?
Tidak ada.
Baiklah. Terus bicara dengannya.
Cepat atau lambat, akan ada info.
Kau ingin bercerita sesuatu?
Kami lulus ujian. Leyla memercayai kami.
Bagus.
Halo.
Jangan matikan. Aku butuh bantuanmu.
Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88
Kau berharap apa dariku?
Kuselamatkan kau dari ini? Operasi ilegal dengan Ferry Bouman.
Ini soal polisi yang mati, bukan aku.
Jika Patrick terlibat,
kita tak bisa diam saja.
Kita?
Hanya kau yang bisa kupercaya.
Jangan berlagak sentimental denganku.
Tak akan baik bagimu.
Aku hanya mau membantumu menemukan mata-mata itu.
Aku kenal dia. Aku datang di pemakamannya.
Aku tak mengerti.
Dia mendatangiku.
Banyak kesempatan mengkhianati kami.
Jadi? Apa?
Menurutmu mustahil dia korup?
Dia membiarkan mantan polisi dan penjahat membuat ekstasi.
Untuk salah satu bandar terbesar di Benelux.
Itu sangat mencurigakan.
Kau mau membantuku?
Aku tak bisa mengabaikannya sekarang.
Apa rencanamu?
Kau koordinator informan, bukan?
Kau hanya perlu
mengirim surel kepada Patrick. Besok pukul 09.00.
Katakan informanmu bilang ada hal mencurigakan
di hanggar di Kattendijkdok.
Leyla ingin sewa hanggar itu dariku.
Jika Patrick mata-matanya, dia peringatkan Leyla.
Kuberi kau 12 jam.
Namun, ingatlah satu hal.
Jika Patrick mata-matanya, akan kuselidiki dia.
Jika kubongkar itu semua,
aku tak bisa menjamin kau tak akan terdampak.
Terima kasih.
Persetan kau, Bob.
Apa kau mempertimbangkan konsekuensinya
jika Patrick ikut menjatuhkan kita? Orang Turki itu gila.
Tahu perbuatan mereka kepada pengadu?
Kita lihat saja.
Kita lihat saja? Itu jawabanmu?
Itu dia.
Diamlah sebentar, Kawan.
Kakiku keram.
Kini aku mengerti kenapa polisi menjadi penggerutu.
Aku bukan polisi.
Namun, kau penggerutu.
Timur.
Jangan, temukan mata-mata dahulu.
Sial.
HANGGAR PETER DILAPORKAN OLEH INFORMAN KEPADA POLISI
Sial. Ferry, tunggu.
Cukup menunggu. Kuhancurkan dia.
Sial.
Ferry, tunggu.
Bouman. Apa…
Ferry!
Lepaskan aku!
Jangan menipuku!
Apa?
Leyla mengatakan siapa mata-matanya.
Pejabat penting kepolisian.
Cedera olahraga.
Kau tak berpikir bahwa aku…
Jangan membohongiku!
Timur bilang hanggarku dilaporkan.
Hanya kau yang tahu.
Hanggar apa?
- Sial! - Ferry!
Apa?
Surel dari Nick itu hanya tes.
Informan itu tak ada. Surel itu dari kami.
Aku belum membaca surel.
Omong kosong!
Aku tak terlibat. Aku tak tahu apa pun.
Aku belum membaca surelku hari ini.
Belum? Berikan ponselmu.
Surelku ada di ponsel kerja. Di atas.
Ambil ponselmu.
Usir si gila ini.
Persetan kau!
Aku muak denganmu. Ponselmu, sekarang.
Kata sandi.
Kalian gila.
Jangan berharap kubereskan kekacauan kalian.
Kau bisa mulai mengemas tasmu.
Kau mengancamku? Kau kira itu pintar?
Ferry.
KOTAK MASUK
- Belum dibuka. - Sudah kukatakan.
Beraninya kalian datang dan menuduhku.
Aku yang memulai semua ini.
- Ya? - Ya.
Bagaimana Leyla tahu?
Surel itu hanya untukmu.
Dia langsung tahu soal Toko Festival.
Hanya bisa tahu darimu.
Akunku diretas dan dia baca semua.
- Mustahil. - Coba pikirkan.
Leyla bekerja dengan kalian dan memercayai kalian.
Kita berkomunikasi melalui ponsel pribadiku.
Kubawa ponsel dan laptopmu.
Nick akan memeriksanya.
Bisa awasi dia?
Menurutmu bagaimana?
Sangat bagus.
Bagaimana jika suamiku tahu?
Suamimu? Orang cacat itu bisa apa?
Angkat lenganmu, Sayang. Angkat.
Aku suka warnanya.
Apakah nyaman?
Membungkuk.
Berapa harganya?
Kau makin kurus. Akan kuminta celana panjangmu dikecilkan.
Semua baik-baik saja?
Apa kau tak keberatan
jika kue disajikan di meja kopi,
agar kau bisa memotongnya bersama Halil?
Baiklah.
Lihat. Ini kuenya. Bagus, bukan?
Baiklah. Ya…
Mehmet kenal seorang dokter
yang melakukan sunat di rumah. Kuminta nomornya.
Apa tidak ke rumah sakit?
Kini semua melakukannya.
Kau disunat di rumah. Aku ingin Halil merasakannya.
Dia harus tahu dari mana asalnya.
Lebih baik di sini. Pesta besar, semuanya lengkap.
- Semoga lancar. - Halo!
Halo. Orang tua yang bangga.
Kawan, aku punya kejutan bagimu. Kemarilah.
Ayo.
Apa?
- Apa kau mencuci mobilku? - Bukan.
Lihatlah ke dalam.
Apa yang kau lakukan?
Kubuat khusus untukmu.
- Kapan? - Pekan ini.
Hanya didiamkan di garasi.
Kau tak sadar mobilnya menghilang, bukan?
Saudaraku.
Saudaraku. Lihat, ini dan ini…
Ada apa?
Aku memodifikasinya untuk Serkan.
Kau mau dia datang ke acara sunat putranya sebagai penumpang?
Bagaimana? Kau mau mencoba?
Kau yakin itu ide bagus?
Apa kau mau selamanya mengurungku?
Tidak. Aku hanya khawatir.
Berikan kepadaku.
Bagus!
Sekali lagi!
Aku pusing. Sial!
Astaga!
Aku sangat merindukan ini.
Aku juga.
Terima kasih.
Tak perlu berterima kasih, Saudaraku.
Seperti dahulu. Pergi dan bersenang-senang bersama.
Dengar. Jangan salah paham.
Semua bagus. Bisnis dan labanya.
Leyla mengurusnya dengan baik. Namun, ini yang sesungguhnya. Kita.
Sebagai saudara, berdampingan.
Itu tak mungkin lagi.
Kenapa tidak?
Memang kenapa jika kakimu cacat? Persetan itu!
Kau masih Serkan yang sama.
Tak ada yang berubah. Tak ada yang bisa mengalahkanmu.
Aku lupa memberitahumu. Orlando meneleponku.
Dia menanyakan apakah kau masih mau berunding.
Kau tahu…
Aku ingin bepergian.
Akan kukatakan kita datang.
Ya, tunggu. Aku datang.
Bu Bouman.
No comments yet. Be the first to leave one.