Die ersten 200 Zeilen.
Katanya sebelum mati, seluruh hidup kita melesat di depan mata.
Aku sering penasaran bagaimana itu.
Maksudku, siapa yang menyusun rekaman saat-saat pentingnya?
Maksudku, seluruh hidupku?
Sebelum mati, aku akan harus menonton diriku
mengompol di panggung saat drama sekolah pada usia lima tahun?
Aku lebih suka langsung ke bagian akhir.
11 JAM SEBELUMNYA
Wanda!
Tidak!
MAAFKAN AKU X
Tidak!
Sial!
Wanda!
Tidak!
Astaga.
Baiklah.
Apa? Tidak!
Tidak!
Baiklah.
Wah, astaga.
Sial.
DITERIMA DALAM KEADAAN BAIK TANDA TANGAN YANG BERWENANG
HARIMAU NO. 71524247
DOCKHORN INTERNATIONAL LTD. MAKANAN HEWAN LIAR
Jangan main-main lagi!
Aku belum minum cukup kopi untuk urus masalahmu.
Jangan bersikap bodoh lagi dan ayo pergi.
Kita akan rampungkan ini satu setengah jam lagi.
Ini bukan sihir. Lebih bersemangatlah.
Aku tak mau ulangi. Ayo.
OPERASI PEMBERSIHAN MUSIM SEMI
Baik, jadi Pesta Wanda dijadwalkan untuk mulai pukul 12.00.
Tergantung kondisi lalu lintas dan penundaan umum...
mari anggap orang akan tinggalkan rumah antara pukul sebelas-tiga ribu dan...
tunggu, bukan... seribu, seratus tiga puluh...
- Antara 11.30 dan 11.45. - Benar.
Rüdiger, kita akan menghadiri acara,
mengawasi tetangga, sementara Dedo dan Ole...
Tim Bawa Pulang.
...akan mengambil penyadap.
Apa itu salah satu jarum rajutku?
Agar ini berhasil,
kita harus berfungsi dengan mulus.
Ada pertanyaan?
- Apa? - Apa nama tim kita?
Carlotta dan Rüdiger.
Ole, kau akan mengawasi penyadap dari sini,
pastikan rumah kosong dan beri tahu tujuan rumah berikutnya.
Kita akan berkomunikasi dengan ini.
Kenapa tak gunakan ponsel kita?
Saluran harus tetap kosong agar Ibu bisa menghubungiku.
Lagi pula, ini jauh lebih keren.
Tidak, kami tak punya HT.
Kita bisa melakukan ini jika bekerja sama sebagai tim.
Kita bukan tim.
Kita keluarga.
Kalian memang buruk.
- Operasi Pembersihan Musim Semi. - Hei!
- Semoga berhasil. - Kau juga.
Aku mencintaimu.
Aku juga mencintaimu.
Aku juga mencintaimu, Dedo.
Ya.
PERUSAHAAN LISTRIK KLATT & PUTRA
TAK DIKENAL
Jawab teleponnya!
KEPOLISIAN SUNDERSHEIM KETUA INSPEKTUR
MICHELLE RAUCH GUGUS TUGAS WANDA KLATT
Robert Bauscher, pos tujuh. Ada yang bisa kubantu?
Hai, apa aku boleh bicara kepada Ketua Inspektur Rauch,
dari gugus tugas Wanda Klatt.
Ya, sebentar.
Panggilan untuk Rauch tentang Wanda Klatt.
Apa dia ada?
Sebentar.
Maaf, kau sibuk?
Aku sedang mencari tahu siapa "King".
Ada panggilan untukmu tentang Wanda Klatt.
Kau bisa urus itu?
Tentu.
Terima kasih.
Biar kuterima.
Halo?
Nn. Rauch?
Bukan, maaf. Sayangnya Detektif Rauch sibuk saat ini.
Bisa kubantu? Aku mitranya.
Halo?
Aku Wanda Klatt.
PESTA WANDA
Kau baik-baik saja?
Ayo lakukan.
Cek mikrofon.
Satu, dua, satu.
- Singkirkan ini. - Wanda.
Panggung harus kosong untuk penampilan.
Meja prasmanan di sana.
Magdalena, beri tempat yang cukup untuk semua orang, ya?
Jangan kuasai meja dengan pai besarmu.
- Itu tamu kehormatan kita! Halo. - Katarina.
Kurasa hari ini akan menjadi agak mengharukan bagi kalian,
tetapi ketahuilah kami semua mendukungmu.
- Terima kasih. - Apa Ole dan Dedo datang?
Mereka akan menyusul.
Ole merasa kurang sehat pagi ini, jadi Dedo tetap bersamanya.
Benar, tetapi ini adikku Rüdiger.
- Enchanté. - Dengan senang hati.
Bagus, itu panggungnya. Bagus.
Apa ada yang bisa kutanyakan tentang urutan penampilan?
Aku punya lagu yang ingin kutampilkan.
Katarina, apa ada lagi yang bisa kami bantu?
Tidak, kau ambil minum saja, bersantai.
Kami sudah atasi semuanya.
Sebaiknya kulihat keadaan Magdalena. Sebentar.
Magdalena? Sudah kukatakan
- jangan taruh pai di tengah. - Wanda. Klatt.
Wanda Klatt.
Elang ke Burung Gereja. Elang ke Burung Gereja. Bisa dengar? Ganti.
Ayah, berapa kali?
Cuma ada kita berdua. Tak perlu nama kode.
Bisa katakan "ganti"? Ganti.
Apa?
Saat berhenti bicara, kau harus katakan "ganti",
jadi aku tahu kau berhenti bicara. Ganti.
Aku tak bisa berhenti bicara saja?
Hei. Jadi?
Hai.
Tamu mulai datang. Bagaimana keadaanmu?
Sejauh ini lancar. Sudah dua.
Ada di posisi di luar rumah nomor tujuh.
- Ya. Hai. - Kau baik-baik saja?
Ya.
Kurasa aku tak pernah meluangkan waktu
untuk memikirkan bagaimana seluruh situasi ini.
Sulit kuhadapi.
Aku paham.
WANDA SAYANG, KAMI MENUNGGUMU!
KAMI MEMIKIRKANMU TIAP HARI.
- Maaf kau harus melakukannya sendiri. - Ya.
Rasanya seperti perpisahan.
Sayang, jangan pikirkan seperti itu. Kita tak menyerah.
Tetapi mungkin kita tak punya peluang lain.
Ya, kau benar.
Aku bersikap konyol.
Andai kau ada di sini bersamaku.
Pergerakan di rumah Mullet.
Kuulangi, pergerakan di rumah Mullet.
Ayo.
Sayang, aku harus pergi. Kau bisa ini. Ya?
- Ya. Aku akan baik-baik saja. - Ganti.
Baik, semoga berhasil...
Baru pindah, kami harus...
Maju.
Maju.
Dan berhenti.
Kau mau kotak dikeluarkan, Bos?
Ya, ayo rampungkan.
Baik. Ayo, Teman-teman!
Hai, ini Chris. Tinggalkan pesan setelah bip.
Hei, Chris, kau harus bicara kepadaku.
Aku panik di sini.
Kau tak paham orang-orang yang mempekerjakanku.
Jika mereka tahu dia masih hidup...
Halo?
Hei, ini Lukas.
Begini, ada yang perlu kubicarakan.
Ya, aku juga perlu bicara denganmu.
Tetapi kita tak bisa bicara di telepon. Kita bertemu di tempatmu.
Wanda Klatt?
Siapa kau?
Inspektur Polisi Schellenberg.
Boleh lihat lencanamu?
Tentu.
Baiklah.
Baik, kau harus dengarkan aku, ya?
Ada orang yang mengejarku, orang-orang berbahaya.
Aku punya informasi tentang seseorang bernama King.
- King? - Ya.
Ya, kurasa dia menjalankan geng penyelundupan hewan liar rahasia.
Ada wartawan bernama Lenka Němcová,
dan dia akan memaparkan mereka di salurannya,
jadi dia membuat Lenka terbunuh oleh pria bernama Lukas Novak.
Apa kau harus menulis ini?
Aku akan ingat. Lanjutkan.
Ya, jadi Lukas bekerja untuk wanita ini bernama Brauer.
Dia mengurus Kapitän.
Begitulah, aku melihat pembunuhannya.
Jadi lalu, mereka pun mau membunuhku.
Tetapi orang yang seharusnya melakukannya ternyata orang baik hati.
Dia menyembunyikanku di rubanah neneknya.
Jadi aku tak mau dia mendapat masalah.
Tetapi saat ini, dia dalam bahaya, dan aku dalam bahaya,
dan keluargaku dalam bahaya.
- Jadi, kita harus menangkap King. - Wah.
Kau sungguh tahu banyak, ya?
Ya. Jadi, apa rencananya?
Kami harus membawamu ke tempat persembunyian.
Lalu aku menghubungi bosku. Dia akan tahu harus bagaimana.
- Semua akan baik-baik saja. - Baik.
- Ya. - Semua akan baik-baik saja.
No comments yet. Be the first to leave one.