Die ersten 200 Zeilen.
Tekan tombol pesannya....
Tekan tombol pesannya.
Tinggalkan pesan.
Hei, um, kau tidak ada di sana untuk bertemu denganku di stasiun,
begitupun aku, aku pulang aku harap kau tidak berada di jalanan,
Karena aku hampir sampai.
Um. Ya, aku akan langsung.
menemuimu Aku harap semuanya baik saja.
Baiklah, um ...
Kau akan datang?
Ada yang salah?
Kawan, ada apa denganmu?
Apa yang kau lakukan?
Kau mau pergi? Sialan kau.
Nick?
Ya, ibu, ini aku.
Apa kabar nak?
Ya, aku baik saja, bu, Bagaimana denganmu?
Sehat.
Apa kau akan pergi, nak?
Ya,
Bagus, bagus.
Sangat cerah disini.
Bagaimana cuaca disitu?
Um, ya, ya.
Cukup cerah, ya.
Aneh, bukan?
Hari ini seharusnya menjadi begitu indah?
Ya, benar.
Ya, benar.
Panggilan anda tersisa satu menit.
Ibu, sebaiknya aku pergi.
Benarkah?
Ya, pulsanya hampir habis,
dan sepertinya sudah mulai terdengar seperti ay-de-ay-de.
Senang mendengarmu.
Ya.
Maaf aku tidak disitu, bu.
Ibu?
Hei, kawan.
Halo, juga.
Kau, kau baik saja kawan, kau, kau terlambat lagi.
Maaf, Sam.
Maaf, tidak apa-apa tidak perlu begitu.
Aku seharusnya khawatir tentang pekerjaanmu.
Tapi, kau tahu, cobalah tepat waktu.
Aku tidak ingin kau dipecat.
dapat kau bersihkan mejanya
atau mengambil pesanan atau lainnya?
Silahkan, terima kasih.
Um, jangan lihat kesana ada pria yang melihat...
Jangan lihat kesana!
Jangan lihat kesana.
Meja 7.
Meja 7.
Meja 7 kira-kira?
Kau ingin sesuatu?
Kau tidak ingat aku, kan?
Tentu saja aku ingat.
Tatapanmu?
Tatapanmu?
Kau serius?
Whoa, whoa, whoa, whoa, whoa, whoa.
Whoa kawan, tenanglah, tenanglah.
Dia yang memulai.
Halo, pria itu yang memulai, kita melihatnya, kita melihatnya.
Ya, dia melakukannya. Dia yang memulainya.
- Dia keparat. - Keparat besar.
Ya. Keparat, keparat sialan.
Keparat besar.
Keluarkan dia dari sini.
Aku siap kawan.
- Hei, ayolah. - Pukul dia.
Keluarkan dia.
Pukul dia, dari sini, keluarkan dia dari sini.
- Keluar. - Keluar.
Aku ingin dia keluar dari sini, kami ingin dia keluar.
Hei.
Siapa namamu?
Namanya Sue.
Kau bisa bicara sendiri?
Tidak.
Wow, kau sangat serius.
Ayolah.
Maksudku sue.
Aku akan menyusul.
Yakin?
Aku mengawasimu.
Jadi bagaimana denganmu?
Ya, sangat baik, aku dipecat.
- Bagus. - Ya.
Aku punya kerjaan lain jadi...
Ya, senang kau tidak membunuh orang disana.
Aku tidak janji.
Darimana kau berasal?
Aku melihatmu di klub dimalam itu.
Bukan aku.
Ini restoran favorit kami.
Kau mungkin baru saja melihatku...
tidak, tidak juga.
Dimana pacarmu?
Apa?
Pacarmu, orang yang berdansa denganmu.
Dia bukan pacarku.
- Dia tahu tentang itu? - Ya.
Bagaimana denganmu, kau punya pacar?
Aku sebaiknya pergi.
Baiklah.
Senang bertemu.
Berikan tanganmu.
Gadis cantik membuatmu menunggu, seperti yang kukatakan.
Mungkin kita harus menelponnya, Aku tidak tahu.
Nah.
Berikan teleponmu.
Hai, kau baik saja?
Ya.
Um...
Maaf, kau Anna, kan?
Ya.
- Sammy. - Aku tahu.
Ada apa dengan tanganmu?
Tidak apa-apa.
Kau ingin memberitahuku?
Kau bukan dari sini, benarkan?
Tidak, aku bukan dari sini.
Jadi mengapa kau ke sini?
Bekerja?
Sekolah?
Aku dengar temanmu punya mulut yang bersih.
- Kami melakukannya. - Ya?
Tunjukkan.
jadi ini saja yang kau lakukan?
Apa?
Dari wanita lain ke wanita lainnya.
Tidak, aku tidak begitu.
Jadi kau akan pulang denganku?
Carilah kamar.
Whoa, Nick.
Hei, whoa.
Hei!
Nick?
Mata yang salah.
Menakutkan.
Benarkah?
Tidak.
Aku menyakiti tubuhku sendiri.
Tidak, aku bercanda.
Cukup bagus, kan?
Itu lucu?
Jam berapa kau pulang kerja?
Segera. Mengapa?
Aku datang menyelamatkanmu.
Aku tidak butuh diselamatkan.
Anak-anak, ini Nickie.
Aku tidak ingin pedang ini, Tukar.
Baiklah.
Menghadap ke dinding.
Waktunya!
Aku menyelamatkan kalian.
Bang.
Aku mendapatkannya, aku mendapatkannya aku mendapatkannya.
Tida,k tidak, tidak, tidak.
- Sammy. - Apa kabarmu?
- Hai, bagaimana kabarmu? - Baik.
Hei, Nick, dimana temanmu?
Ya, kami tidak tahu kalian akan datang, jadi dia tidak disini.
Maaf. Kau menggemaskan, kau tahu itu?
Ya, beritahu itu ke temanmu.
Dia memberikan nomornya,
dan kami saling membalas SMS,
dan ku katakan, dia mempesonaku,
begitu SMS nya, seperti tiga bintang,
dan seperti, sebuah simbol.
Dia menyukaimu, dia menyukaimu, kawan, kau perlu mengirimkan SMS
dan beritahu dia kau begitu hebat,
dan langsung saja.
Dia tidak seperti gadis biasanya, kau tahu
jadi buatlah keputusan. Dia akan bersabar, benarkan?
Nickie?
Apa, apa... Mengapa kau aneh?
Aku tidak aneh.
Baiklah.
Kau baik-baik saja?
Ya, aku tidak apa-apa.
Hei, Emily!
Sebentar, sebentar.
- Hei. - Hai.
- Hei, bagaimana kabarmu? - Baik, bagaimana denganmu?
Baik. Baik. Dimana kau sebelumnya?
Disini dan disana, dimana-mana.
Maksudnya, disini dan disana, dimana-mana?
Aku sibuk.
- Ya. - Ya, maaf.
Jadi apa yang terjadi?
Aku berusaha menghubungimu.
Ya, maksudku, aku tidak punya telepon genggam sekarang,
Aku kadang keluar tanpa telepon genggam...
Ya.
Jadi aku tidak bisa, aku akan membelinya.
Ya, tapi aku akan menemukanmu...
No comments yet. Be the first to leave one.