Die ersten 200 Zeilen.
- Sial! - Apa? Ada apa?
Kondomnya sobek.
Baiklah. Kau masih punya lagi? Pakailah. Cepat.
Punya, tapi aku sudah masuk. Apa kau pakai alat kontrasepsi?
Tidak, tapi kau belum selesai, 'kan? Tak apa-apa.
Ya, tapi ada orang-orang kecil ini yang keluar lebih cepat.
Mau minum pil agar aman?
"Orang-orang kecil"? Maksudmu ejakulasi dini?
- Aku tak bisa hamil dari ejakulasi dini. - Aku punya teman, Donald.
Dia dan pacarnya bercinta. Masalahnya sama. Pacarnya hamil.
Kini mereka punya anak. Namanya Samson.
- Sepertinya itu anekdot. - Tidak, aku kenal pria ini. Dia temanku.
Itulah arti anekdot.
Kau mengambil satu contoh, dan menerapkannya ke semua hal.
- Berarti itu anekdot. - Ya.
Aku keliru mengira itu legenda urban. Kalau begitu, begini saja.
Aku punya ide. Ayo cari di Internet, agar kita tenang.
- Baik, agar tenang. - Agar tenang. Ya.
Baiklah.
Baik.
Baiklah, ini. "Ejakulasi dini tak mengandung sperma."
Baiklah.
Aku mengunjungi situs yang ini, dan tertulis,
"Ya, cairan ejakulasi dini tak mengandung sperma.
Tapi saat ejakulasi terjadi,
itu bisa membawa sperma dari ejakulasi sebelumnya
yang masih tersisa di uretra."
Sperma lainnya berkeliaran dan berharap sampai ke puncak.
Tapi kapan terakhir kau ejakulasi?
- Tadi malam. - Tunggu. Di bar?
Bukan di bar. Di rumahku. Di sini.
Sebelum mencapai klimaks, kau melakukan itu agar tidak...
- Aku paham... - terlalu bersemangat saat...
Sial.
Mereka mungkin sudah masuk ke tubuhku. Aku akan membeli pil.
Baiklah.
Mau kupesankan Uber?
- Ya. - Baiklah.
Ada uberX yang jaraknya tiga menit.
Ada UberBLACK yang jaraknya sekitar 15 menit.
- Mau kupesankan uberX? - Ya.
Aku tak mau kau menganggapku pelit soal Uber.
Tak apa.
Baiklah.
Jadi, Kingston akan segera tiba dalam tiga menit.
RESEP
Halo.
Aku dan nona ini...
Ya. Itu dia. Bagus.
- Apa itu merek yang bagus? - Ini satu-satunya merek terbaik.
Ya. Kami beli yang itu. Apa ada lagi?
- Kau mau kudapan, atau... - Tidak usah.
Kau mau minuman? Martinelli's?
Martinelli's?
Kau tak pernah minum jus apel Martinelli's?
Dua Martinelli's juga.
Jangan. Tidak usah. Aku saja.
Aku yang bayar.
Pak, boleh matikan radionya?
Terima kasih.
Baiklah.
Baiklah. Ayo kita minum kapan-kapan.
Tentu.
- Senang bertemu denganmu. - Ya.
- Mari saling berhubungan. - Baiklah.
Baik.
- Aku tak... - Sebentar.
Baik. Maaf.
- Biar aku saja. - Baiklah.
- Sudah bisa? - Sudah.
- Selamat malam. - Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
SERIAL ASLI NETFLIX
RENCANA B
- Lalu kondomnya sobek. - Semoga dia pakai alat kontrasepsi.
Tidak. Tapi untunglah kami punya rencana B.
Kini, dua orang yang belum kenal baik tak akan membesarkan anak bersama.
Itu keren. Dukunglah pil Rencana B.
Kenapa disebut Rencana B? Apa Rencana A adalah memiliki anak? Itu rencana buruk.
Kurasa Rencana A adalah tak memasukkan jutaan spermamu
ke tubuh seseorang yang tak terlalu kau kenal.
- Kau pernah alami kondom sobek? - Tentu tidak.
Tapi jujur saja, aku jarang memakainya, karena itu terasa aneh di kemaluanku.
- Ditambah, aku kurang stamina. - Benarkah?
Aku sering ke spa dan berendam di air panas,
dan kurasa suhu panas jadi melemahkan spermaku.
Jadi, Denise, bagi lesbian apa tak ada perlindungan?
Kau langsung masuk ke kemaluannya?
Umumnya begitu. Jika dia cantik dan wangi, aku langsung saja.
Ada polivinil dan kertas lateks, tapi tak ada yang memakai itu.
Tak ada laci penuh kertas lateks di samping kasurmu?
Aku punya minyak kelapa. Kugosok dia dengan itu.
Itu terdengar menyenangkan.
Dengar, tak peduli apa pun caramu, tak ada yang aman 100 persen.
Kyle Cooper dan pacarnya memakai kondom dan alat kontrasepsi.
- Mereka tetap punya anak. - Anak itu membosankan.
Itu tak masuk akal.
Dahulu, orang melahirkan anak dan mereka akan bekerja di ladang.
Tapi gaya hidup kita bukan agraris lagi. Itu sudah kuno.
Dev, kau ingin anak?
Sebagian diriku mau. Itu akan jadi pengalaman manusia yang luar biasa.
- Benar. - Tapi sebagian lagi berkata,
"Baiklah, nanti malam aku ingin makan pasta."
Jika punya anak, aku tak bisa pergi. Aku harus berusaha cari pengasuh.
Bagaimana jika tak kutemukan?
Aku tak bisa makan pasta? Itu mengerikan.
Aku kenal beberapa orang tua yang masih makan pasta.
Ya, mereka makan SpaghettiOs anaknya. Mereka tak punya gnocchi segar.
Kau tahu solusinya? Sewalah salah satu pengasuh Trinidad.
Lalu kau bisa bersantai.
Pengasuh melakukan kerja berat, kau berpelukan, dan berciuman.
Menurutku, Kyle dulu seperti kita, berkumpul, minum-minum, tapi...
dia tampak lebih bahagia setelah menikah.
Tidak. Kawan, Kyle sudah tamat.
Dia tak bisa tidur. Anak itu buang air besar di mana-mana.
Dia tak bertemu teman-temannya, tak meniduri istrinya setahun lebih.
- Dia sudah tamat. - Kesuraman menguasai hidup teman baik.
Dia mengadakan pesta ulang tahun anak-anaknya akhir pekan depan.
- Kalian mau pergi? Pasti menyenangkan. - Aku tak ikut.
Kau sungguh berniat datang ke pesta anak-anak?
- Akan ada rumah trampolin. - Rumah trampolin.
Bisa kau bayangkan jadi anak kecil dan terhibur dengan ini?
Ayolah. Apa ini?
- Coba kulihat. - Tidak. Aku belum puas.
Astaga. Apa itu piano yang dimainkan dengan kaki?
Aku segera kembali.
Keren!
Dev?
- Hai, Alex. - Hai.
Sedang apa di sini?
Aku mau beli mainan untuk anakku.
Apa? Kau punya anak?
- Ya. - Anakmu sendiri?
- Ya. - Itu luar biasa.
Siapa pria yang... Siapa Ayahnya?
Suamiku, Dylan, ya.
Dylan.
Hebat.
Kapan kalian bertemu?
Sekitar satu bulan setelah hubungan kita.
- Bagus. - Ya, dia baik. Dia pengacara.
Dia dari Connecticut, dan kami baru beli rumah di Montauk
yang sangat bagus karena kami suka kegiatan luar ruangan.
Berkemah, mendaki, dan lainnya.
Keren. Itu bagus.
Terdengar seperti keluarga kulit putih bahagia.
Dia berkulit hitam.
Itu juga bagus. Bagus untukmu, mengencani banyak kaum minoritas.
Dev, kau dengar aku memainkan lagu Chopin itu untukmu?
Ya. Hei, Arnold, ini Alex. Alex, ini Arnold.
- Hai. - DiGiorno.
- Alex beli hadiah untuk anaknya. - Benarkah? Siapa nama si manis itu?
Lucien.
Lucien?
- Kau menamai anakmu Lucien? - Ya.
Itu nama kadalku.
Dunia ini sempit.
Dia mati baru-baru ini. Dilindas truk es krim.
- Kisah yang menyedihkan. - Astaga.
Aku turut prihatin. Itu mengerikan.
Terima kasih.
Jadi, kenapa kau di sini? Kau punya anak?
Tidak. Kami mau hadiri pesta anak teman, jadi kami mau beli hadiah.
- Rumah trampolin. - Asyik. Baiklah.
Senang sekali bisa bertemu kalian.
Aku turut prihatin tentang kadalmu.
- Terima kasih. - Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Aku tak percaya Alex sudah punya anak. Aku pernah bercinta dengannya.
Kini ada bayi keluar dari kemaluan yang sama.
Luar biasa memikirkan bayi itu ada di tempat yang sama dengan kemaluanku.
- Itu luar biasa. - Hai, selamat datang, Teman-teman.
- Hai. - Hai, terima kasih sudah datang.
- Apa kabar, anak yang berulang tahun? - Hai.
Semua hadiah itu untuk Zach?
Di ulang tahun terakhirku, aku hanya dapat pembuka botol anggur dari Arnold.
Aku sungguh ingin jujur padamu. Aku meminjamnya
dan merusaknya saat membuka botol besar Chablis yang menawan. Maaf.
Anakku sudah punya lebih banyak teman darimu.
Kau harus meningkatkan kemampuanmu.
- Hai, Hilary. Nanti kita mengobrol, ya? - Senang bertemu kalian.
Terima kasih sudah mengundang kami.
Kau pria dari iklan Go-Gurt itu, 'kan?
- Ya. - Sudah kuduga!
Saat lakukan itu, kau terlibat dengan Go-gurt, 'kan?
Tidak juga.
Kau harus bicarakan itu pada agenmu. Temanku ikut iklan Combos...
Combos selamanya.
Keren.
Ya, tapi dia sudah berubah.
- Kalian bergembiralah. - Sampai jumpa.
Mereka masih menayangkan iklan itu?
Ya. Itu menutupi biaya sewaku selama bertahun-tahun.
Itu bayaran yang lumayan.
"Saat kau sibuk, makanlah Go-Gurt." Aku bisa melakukan itu.
Tidak. Seperti ini. "Saat kau sibuk, makanlah Go-Gurt."
Astaga, itu cukup bagus.
Itu membuatku ingin makan 'Gurt sekarang.
Rumah trampolin itu sudah memanggilku. Sampai nanti.
Permisi.
No comments yet. Be the first to leave one.