Die ersten 200 Zeilen.
Sudah sebulan waktu berjalan sejak aku datang ke Takehara...
Kota yang sangat dicintai Ayahku.
Di setiap harinya, banyak sekali...
Hal baru yang bisa kutemukan.
Potte, kelihatan, tuh.
Kao-chan!
Pagi!!!
Selamat pagi, semuanya.
Kao-tan, senyum pagi!
Mereka adalah teman-temanku sejak aku kecil; Kao-chan...
Dan Norie-chan yang selalu ceria...
Juga Maon-chan yang sangat pendiam.
Suatu saat kami pernah mencari pemandangan yang ada di foto lama Ayahku...
Sampai ke atas gunung Asahi.
Berkat itu, ikatan kami kian erat adanya.
Ayo semuanya!
Tunggu sebentar kenapa?!
Sini!
Terima kasih, Maon-chan.
Keseharian baru...
Teman-teman baru juga...
Sementara aku...
Berharap menjadi diriku yang baru.
Aku ingin memperbaiki sifatku yang pemalu...
Dan berubah menjadi aggresif!
m -50 0 b -50 -25 -25 -50 0 -50 b 25 -50 50 -25 50 0 b 50 25 25 50 0 50 b -25 50 -50 25 -50 0
m -50 0 b -50 -25 -25 -50 0 -50 b 25 -50 50 -25 50 0 b 50 25 25 50 0 50 b -25 50 -50 25 -50 0
m -50 0 b -50 -25 -25 -50 0 -50 b 25 -50 50 -25 50 0 b 50 25 25 50 0 50 b -25 50 -50 25 -50 0
m -50 0 b -50 -25 -25 -50 0 -50 b 25 -50 50 -25 50 0 b 50 25 25 50 0 50 b -25 50 -50 25 -50 0
Se
No
Fan
Subs
m -50 0 b -50 -25 -25 -50 0 -50 b 25 -50 50 -25 50 0 b 50 25 25 50 0 50 b -25 50 -50 25 -50 0
m -50 0 b -50 -25 -25 -50 0 -50 b 25 -50 50 -25 50 0 b 50 25 25 50 0 50 b -25 50 -50 25 -50 0
m -50 0 b -50 -25 -25 -50 0 -50 b 25 -50 50 -25 50 0 b 50 25 25 50 0 50 b -25 50 -50 25 -50 0
m -50 0 b -50 -25 -25 -50 0 -50 b 25 -50 50 -25 50 0 b 50 25 25 50 0 50 b -25 50 -50 25 -50 0
Se
No
Fan
Subs
Natsu no nokori ame ni
Eki made hashitteta kimi no ushiro sugata
Hansode na seifuku
Awatete oikaketa matsuge ni mizutama
Hajikete
Sekaijuu no yasashiimono
Utsukushii iro wo shitteta
Demo sekai ha shiranakatta
Ano koro
Okaerinasai
Omoide ni
Nakitai toki aitai toki
Koko ni iru yo
Okaerinasai
Watashitachi ga
Yumemita mono aishita mono
Ima mo kimi wo
Mamotteru yo
夏の残り雨に
駅まで走ってた 君の後ろ姿
半袖な制服
慌てて追いかけた 睫に水玉
弾けて
世界中の優しい物
美しい色をしってた
でも世界は知らなかった
あのころ
お帰りなさい
想い出に
泣きたい時 合いたい時
ここにいるよ
お帰りなさい
私たちが
夢見たもの 愛したもの
今も君を
守ってるよ
Di bawah bekas hujan musim panas
Aku berlari menuju stasiun, sambil mengejar
Sosok punggungmu
Yang mengenakan seragam lengan pendek, tetesan air jatuh
Ke alisku
Semua kebaikan di seluruh dunia
Memancarkan warna yang indah
Tapi dunia tidak menyadari
Saat itu
Selamat datang kembali
Pada kenangan
Saat kuingin menangis dan menemuimu
Yang ada di sini
Selamat datang kembali
Semua hal yang kita
Lihat dalam mimpi, yang pernah kita sayangi
Hingga saat ini
Masih menjagamu
Karena Ini Adalah Hari yang Dipenuhi Aroma Kebaikan
Karena Ini Adalah Hari yang Dipenuhi Aroma Kebaikan
Lembut, ya?
Ini tamayura?
Pelan-pelan saja.
Dia gampang kena tekanan.
Sawatari-san orangnya lucu, deh!
Mirp sejenis boneka, begitu.
Jadi Sawatari-san suka fotografi, ya?
Ya.
Pakai kamera itu?
Ada banyak foto yang lainnya?
Ini bukan kamera digital...
Ini kamera yang harus dipasang film sebelum bisa mengambil gambar...
Semuanya! Yang pertama kalian harus duduk di daerah kalian masing-masing!
Kalian nampak ceria semua hari ini.
Yang di sana!
Kampung Sawatari!
Lagi ngapain, sih?
Absen, nih!
Yang pertama, sebaiknya kamu menenangkan diri seperti Hiroshima.
Harus berapa kali kita harus mendengarkan dia bicara aneh dalam sehari, sih?
Aku benar-benar beruntung dia bukan guru kelasku.
Gara-gara kebanyakan denger lawakan garingnya, kupingku sampai linu.
Ngomong-ngomong linu...
Begitu semester dimulai, dia menyuruh kita latihan mendayung.
Kami tidak sanggup!
Aku bisa mati kalau capeknya separah ini!
Setelah ini...
Kami bisa...
Dapat apa?!
Ini akan membentuk kekuatan keinginan kalian!
Yang paling depan...
Si...
Sawatari!
Ya?!
Kekuatan keinginanmu gak muncul di musium seni!
Aku setuju...
Itu saat-saat yang menyakitkan.
Daripada itu, lawakannya lebih bikin sakit.
Oh, Sawatari! Silahkan potret aku!
Tebarkan tampangku...
Ke dalam pesona potret yang indah!
Karena sifatmu terlalu pemalu...
Jadi beranilah seperti banteng!
Sakurada!
Kamu harus bicara lebih banyak lagi.
Baik.
Lebih keras!
Baik!
LEBIH KERAS LAGI!
BAIK!
Cukup dekat.
Okazaki!
Padahal aku bermaksud menutupi keberadaanku...
Lagian...
Kenapa bisa hafal nama kami? Padahal kami bukan murid kelasm-
Kamu bicaranya setengah suara itu saja.
Kenapa harus?
Hanawa.
Tolong, awasi bulan sabit-bulan sabit ini.
Aku sampai kaget...
Aku sampai lemes...
Kenapa cuma Kaoru-chan...
Yang tidak dinasehati?
Kao-tan...
Jangan-jangan dia suka kamu?
Jadi tolong...
Cicipi dessert baru buatan Nenekku, ya.
Sejak pagi ini, cuacanya selalu cerah.
Bunga yang tadi pagi kujemur pasti sudah kering lagi.
Potpourri baru lagi?
Ya, itu dia.
Belum lama ini...
Aku dapat bunga dari Cina.
Warnanya putih, lucu lagi.
Pasti bagus.
Ini dia.
Terima kasih, Maestro!
Bagaimana?
Ada tamayuranya?
Ya...
Manager!
Persiapannya selesai!
Baik, aku ke sana.
Foto untuk menu baru kafenya.
Ooh, begitu, ya.
Atasanku bilang selesai pemotretan dia boleh makan parfait di sana.
Daripada parfait...
Aku lebih ingin menyebutmu "My Sweety".
Jangan, ah!
Masih "Dewasa" seperti biasanya.
Aroma batang bambu...
Maklumlah, sebentar lagi Festival Bambu datang.
Potte, sudah lama, ya?
Ya...
Ini dia menu barunya...
Pie lemon kepulauan Seto.
Lucu, deh!
Lapisnya sengaja kubuat tipis...
Supaya rasa tajamnya mudah terasa.
Selamat makan!
Enaknya!
Rasa maupun aromanya...
Terasa lembut!
No comments yet. Be the first to leave one.