Die ersten 200 Zeilen.
BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI
Di tahun 1999...
aku, Hong Siu Lung menjelajah 2.000 tahun ke masa lalu
menggunakan mesin waktu
untuk menyaksikan Kaisar Qin naik takhta.
Namun...
Ying Zheng, raja yang asli, sudah lama mati.
Untuk kembali ke masaku,
aku mempertaruhkan nyawa
melatih anak muda bernama Chiu Poon untuk berpura-pura menjadi raja.
Setelah menghabisi pesaing Lui But-wai dan Chiu Muk,
Poon berubah dari pemuda lugu
menjadi Kaisar Qin yang kejam dan lalim.
Mulai sekarang...
aku akan memastikan Dinasti Qin memerintah negeri ini
untuk selama-lamanya!
Setelah dia menjadi raja,
kepercayaan diantara kami mulai berubah.
Sudah kuduga bila terus berada disamping Poon
pada akhirnya membuatku mati.
Maka, aku meninggalkan ibukota bersama keluargaku
dan pergi ke tempat terpencil.
Ayah... / Ada apa?
Aku mau nama baru. / Nama baru? Kenapa dengan Bowie?
Aku ingin seperti elang, terbang bebas ke langit.
Aku ingin bernama "Yu" (sayap). / Hong Yu?
Panglima perang perampas kekuasaan?
HONGKONG, 2025
MENARA LEE
Kalian semua, jangan bergerak.
Kangen aku, Dr. Wu?
Aku baru keluar penjara
dan ke sini mau menemuimu.
Kau juga, Tn. Lee.
Mesin waktu...
sudah lama sekali.
Kami merasa bersalah atas yang telah terjadi.
Kami ingin perbaiki kesalahan itu.
Buat apa?
Uangku?
Reputasiku?
Nyawaku?
Aku yang menemukan mesin waktu itu.
Harusnya aku yang pertama menjelajah waktu.
Gara-gara seorang prajurit terakota
kau memilih Hong Siu Lung
dan membuatku dipenjara secara tak adil selama 20 tahun.
Aku rebut kembali semuanya.
Kau ingin merebut mesin waktu ini
dan merubah sejarah,
aku tak punya pilihan lain selain mencegahmu.
Sejarah tak bisa dirubah oleh siapapun.
Bila kau belum mencobanya...
bagaimana kau tahu itu tak bisa dirubah?
Aktifkan mesin waktunya.
Ken,
pikirkan dulu ini.
Tanpa receiver sinyal, kau tak akan bisa kembali.
Galie,
ambil receivernya.
Sudah kudapat, Ayah.
Gabung sama pamanmu di platform.
Berpikirlah rasional,
Ken!
Ini konsekuensinya sangat besar.
Memang itu niatanku.
Aku akan mengganti Kaisar Qin
dan menjadi raja pertama dalam sejarah!
BACK TO THE PAST
terjemahan broth3r max
Ayah.
Kita sudahi saja.
Kami cuma butuh istirahat.
Kalian semua payah.
Baik, 5 menit istirahat.
Waduh, aku muntah asam lambung.
Kau dulu seorang jenderal.
Mana staminamu?
Aku tak bisa dibandingkan denganmu.
Staminamu tak menurun sedikitpun bertahun-tahun ini.
Tentu saja.
Kau teruslah istirahat.
Aku teruskan main.
Tukar pemain.
Bowie, gabunglah timku.
Pasti!
Oper sini!
Wow!
Yay!
Ayah!
Ya!
Yay!
Waduh, sanggulku copot.
Tak usah pakai, Ayah. Itu jelek banget.
Kau kira ayah suka? Ibumu yang maksa ayah makai ini.
Ini kayak bakpao!
Nih, makanlah!
Makan.
Hey.
Kalian teruskan, aku istirahat dulu.
Ada apa? / Guru Besar Hong, sudah lama sekali.
Tak selama itu.
Kau mengalahkan kerajaan ke-5 dengan cepat. / Itu tak cepat, kawan.
Qi mengejar Yan.
Kerajaan ke-5 dan terakhir.
Memang.
Kau selalu punya visi yang besar.
Apa kau punya pengalaman untuk merebut kerajaan Qi?
Tak usah menjilat.
Menjilat? Apa maksudnya?
Maksudnya kamu terlalu sopan.
Makasih.
Aku memang pandai menjilat.
Uh-huh.
Biar aku napas dulu.
3 kata.
Menang tanpa bertempur.
Menang tanpa bertempur?
Bowie!
Bola.
Itulah menang tanpa bertempur.
Sekarang itu bisa dipakai.
Tapi saat diciptakan "offside", itu tadi pelanggaran.
Jika kita bisa merebut kerajaan Qi dengan mudah...
Yang Mulia akan segera mencari target lain.
Bilang ke dia untuk berhenti dan istirahat dululah.
Dia cuma mau mendengarkanmu.
Kau bilang ke dia jangan terobsesi hidup 100 tahun.
Agar dia suruh dukun untuk membuat obat keabadian.
Yang benar saja.
Suruh dia untuk berhenti. Teknologi begitu tidak ada di masa ini.
Faktanya...
Yang Mulia masih merindukanmu.
Dia sering membicarakanmu.
Berapa orang yang dia celakai akhir-akhir ini?
Bilang ke dia untuk lebih banyak makan sayur. Buat mengumpulkan karma baik.
Kau juga sangat peduli.
Setelah merebut kerajaan terakhir
kita tak akan bertemu lagi.
Jagalah dirimu.
"Take Care." / Tokek apa?
Hong Siu Lung!
Waduh, aku lupa beli beras.
Bowie, Yik, kita harus pergi!
"Good luck!"
Gula?
Yang Mulia, Kanselir Li telah terima kabar kemenangan Yang Mulia.
Dia menunggu Yang Mulian di Jalur Hangu.
Sama seperti ramalan cerdas Guru Besar Hong...
pasukan kita mencapai kemenangan tanpa bertempur.
Tentu saja.
Kebijaksanaan Yang Mulia yang menuntun jalannya.
Tanpa itu,
rencana terbaik Guru Besarpun akan sia-sia.
Hong Siu Lung...
kuharus taklukkan keenam kerajaan itu.
Aku tak butuh bantuanmu lagi.
Teh lemon!
Mari makan.
Mari makan!
Makan!
Kau pasti menyembunyikan uang.
Kuminta sekeranjang beras, kau cuma belikan separoh.
Ini agak keras.
Yang ini enak.
Sangat berisi.
Nak, makan lagi.
Kaisar Qin telah menyatukan keenam kerajaan.
Selanjutnya dia akan mendatangiku.
Tidak aman disini.
Kita harus pindah.
Ayo makan.
Lindungi sang raja!
Yang Mulia, kita tak pernah lihat senjata kayak begini.
Mohon segera mundur ke ibukota segera!
Cari Hong Siu Lung.
Aku temukan dia!
Aku sudah tangkap Kaisar Qin.
Ken.
Izinkan aku mencobanya.
Beres, kau bisa bunuh si raja sekarang.
Seorang raja mau pakai zirah kayak begini?
Mana rajamu?
Kita harus pergi! / Kemanapun selain disini!
Dia tak akan menemukan kita.
Kau terus menerus bilang ke kami.
Kaisar itu palsu, kau yang mendudukkannya ke takhta.
Dan begitu dia menguasai keenam kerajaan...
Dia bakal membunuh kita untuk melindungi rahasianya.
Tak penting tujuan kita dan bawaan kita.
Yang penting adalah keluarga tetap bersama. Itulah namanya rumah.
Aku cinta kalian berdua.
Ayah.
Kuminta yang ada polanya.
Ini putih polos, mana polanya?
Hong Siu Lung!
Siapa menyebut nama ayahmu?
Yik...
ambil senjata di dapur.
Kembalilah ke dalam.
No comments yet. Be the first to leave one.