Baki Hanma

Baki Hanma (範馬刃牙)

Download Indonesian Untertitel

Staffel 1

Release Info

Baki Hanma S01E08 JAPANESE 1080p NF WEB-DL x264-NPMS
Ein Kommentar von UFSIMV
EPS 08

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
1080
Veröffentlicht am: 2021-12-08
Downloads: 13
Hörgeschädigt: No

Indonesian Untertitel-Vorschau

Die ersten 138 Zeilen.

SERIAL ANIME NETFLIX ORIGINAL

Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88

Kau mengubah cengkeramanmu?

Memegang erat dengan kedua tanganmu,

tak terlihat keren.

Para aristokrat yang menciptakan aturan ini akan sangat kesal.

Kurasa aku akan mengikuti petunjukmu dan mengubah cengkeramanku juga.

Kau tanpa sadar mengubah cengkeramanmu.

Cengkeramanku tak cukup.

Kurasa aku ingin mengubah cengkeramanku seperti ini.

Bagaimana?

Apa?

Kelingkingnya?

Dia yakin dengan kekuatan cengkeramannya?

Itu konyol!

Angin akan meniupnya!

Atau ini strategi?

Kau mengerti, Pak Guevaru?

Kerendahan hati.

Aku yakin kau paham.

Darah Jepang yang mengalir di tubuhmu

mengandung kerendahan hati, kebajikan dari Negeri Matahari Terbit.

Jadi, berapa lama kau akan melanjutkan cengkeramanmu?

Kerendahan hati…

Benar, kembalikan harga dirimu.

Kau mengubah cengkeramanmu?

Kau memegangnya erat sekali.

Sungguh tak menarik.

Begitulah katanya.

Cengkeramanmu,

bukankah seperti ini?

Maaf.

Maafkan aku, Maria.

Aku membuatmu bosan.

Tak apa.

Guevaru.

Katakan, Guevaru.

Berapa lama kau akan terus mencengkeram saputangan itu?

Mencengkeram?

Maksudmu ini?

Lihat tangan kiriku.

Aku bahkan tak mencubitnya lagi.

Aku takkan mencengkeramnya.

Aku hanya membiarkannya di tanganku.

Apa dia akan bertarung seperti itu?

"Gaya Gilberto" ya?

Aku pernah mendengarnya.

Loser Lose, "Gaya Gilberto."

Jean Gilberto adalah raja hotel dari Sisilia.

Dia orang asing pertama yang membangun

hotel mewah besar di sepanjang Champs-Élysées di Paris tahun 1947.

Dia menjadi berita utama yang mendapat pujian dari turis,

dan hinaan penduduk lokal.

Pria itu punya wajah lain.

Walau diketahui bahwa dia juga anggota Mafia,

pada akhir 1961,

diketahui bahwa dia menahan suap dari bosnya

dan organisasi memutuskan segera mengeksekusinya.

Pada 4 Januari 1962, di bawah bulan purnama tengah malam.

Dikelilingi oleh senapan mesin di Bois de Boulogne,

eksekusinya dilakukan.

Gaya eksekusinya, kedua pria memegang saputangan dan saling menyerang.

Permainan Loser Lose di mana yang melepaskannya langsung ditembak jatuh.

Tapi pertandingan saputangan ini membawa kerugian besar.

Berbeda dengan penantang muda besar, yang memegang saputangan dengan erat,

Gilberto yang berusia 70 tahun dan lemah

hanya membiarkannya di telapak tangan.

Dengan kata lain, hasilnya sudah ditentukan sejak awal.

Kecuali ada keajaiban,

pertandingan akan berakhir dengan satu pukulan.

Eksekusi itu berakhir dengan hujan peluru dari rekan-rekannya,

tapi nama Gilberto bertahan sebagai nama aturan ini.

Guevaru juga melakukannya.

Ada apa ini?

Mereka memukul dengan kain dibiarkan!

Tak ada yang mundur!

Ini. Ini sebabnya aku tak bisa berhenti.

Oliva bergerak!

Hebat!

Dia sudah mati, bukan?

Tidak, dia belum mati.

Punggung tangannya!

Guevaru meletakkan di punggung tangannya!

Apa-apaan…

Dasar.

Para aristokrat, mafia.

Gelar mereka mungkin terdengar mengesankan.

Tapi yang mereka lakukan

hanya bermain dengan saputangan.

Dasar konyol.

Itu bodoh.

Hei, Baki!

Angin.

Lihat mereka berdua.

Apa mereka bekerja sama agar tak terbang?

Kenapa berbuat sejauh ini?

Kau menonton, Maria?

Ini pertarungan pria…

Apa? Siapa anak ini?

Terbang.

Apa yang kau lakukan?

Apa?

Apa yang kulakukan, katamu?

Apa?

Pertanyaan yang lebih baik adalah, "Apa yang kau lakukan?"

Pria dewasa bertengkar karena saputangan.

"Memegang"?

"Mencengkeram"?

"Mencubit"?

"Meletakkan"?

Makin bahaya, makin jantan?

Aneh sekali.

Tak heran anak ini tertidur.

Pertarungan antar pria harus sederhana.

Apa lagi?

Suara yang dahsyat!

Itu serangan hebat!

Yang pertama di pertarungan ini.

Kau benar, Maria.

Aku salah.

Pertarungan antar pria harus sederhana.

Apa salahku?

Aku harus tanyakan kepada diriku lagi.

Aku ingin kau memandangku lagi!

Menabrak dinding!

Dia terbang ke dinding!

Dia mengakhirinya dalam satu pukulan!

Kau masih bisa.

Dasar rubah tua.

Kaulah rubahnya.

Maria, kau sangat lembut dan hangat.

Kau harum sekali!

Dan

kau sangat baik.

Kau mendapatkan keinginanmu.

Pergilah.

Terima kasih banyak.

Astaga!

More Indonesian subtitles for Baki Hanma

Kommentare

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left