Die ersten 165 Zeilen.
Vikings episode sebelumnya...
Kau merebut suamiku, duniaku dan kebahagiaanku.
Kuserahkan semuanya.
Mana ibu kami?
Ia telah meninggal, Ubbe.
Tak ada kaitannya dengan kalian.
Kalian putera-putera Ragnar.
Suatu kesalahan tidak membunuh kami.
Aku ingin ke sini.
Ke laut ini.
Tapi aku harus berlayar melewati garis pantaimu.
Hanya jika aku diikut sertakan.
Di mana Ragnar?
Raja Ecbert menyerahkannya kepada Raja Aelle.
Kita harus membalaskan dendamnya.
Ada yang harus kami sampaikan padamu.
Ibu meninggal.
Lagertha yang membunuhnya.
Lagertha kini Ratu Kattegat.
Bagaimana jika itu benar?
Apa?
Bagaimana jika Ragnar memang mati?
Ragnar tak mungkin mati.
Tapi Ivar mengatakan.../ Ivar tak melihat Ragnar mati!
Ia tak di sana!
Oh, Ragnar-ku.
Sayangku.
Aku turut berduka.
Maafkan aku.
Tapi, jika ia memang mati,...
...apa yang akan kaulakukan?
Aku harus menanggung bebannya.
Beban?
Dalam memimpin.
Ragnar benci itu.
Itu membuat dia terkekang.
Mungkin itu bisa membunuhnya.
Lantas kenapa kau melakukannya?
Kurasa Ragnar melihatku.
Dan aku tak boleh mengecewakannya.
Apalagi diriku
Atau kau.
Atau Torvi.
Atau para pejuang wanita lainnya.
Yang telah gugur bertempur di sampingku.
Jika aku mundur sekarang,...
...apa kata mereka saat bertemu denganku di Valhalla?
Kita harus bersiap.
Untuk apa?
Putera-putera Ragnar.
Putera-putera Ragnar akan datang untuk balas dendam.
Bukan pada Ayah.
Hanya pada Aelle.
Itu kesepakatan kami.
Kesepakatan Ayah?
Dengan bangsa kafir?
Ya.
Ragnar dan Ayah mirip dalam beberapa hal.
Ayah memercayainya.
Ia percaya pada Ayah./ Aku tak bicara tentang Ragnar.
Aku bicara tentang puteranya.
Ivar?
Dia lumpuh./ Dia seorang Viking!
Ayah membuat kesalahan dengan melepasnya.
Jangan bilang itu./ Itu benar.
Maksudku, jangan menentang Ayahmu.
Aku peduli pada Ayahmu, dan aku percaya padanya.
Ya, aku tahu kau begitu,...
Dan aku sangat berterima kasih padamu.
Tapi Aethelwulf ada benarnya.
Putera-putera Ragnar tak diragukan lagi...
...akan kembali ke sini.
Dan tak ada orang lain selain dirimu,...
Puteraku, untuk mengumpulkan pasukan...
...dan membuat persiapan untuk pertahanan kita.
Dan,...
Apa yang akan Ayah lakukan?
Oh, Ayah akan lanjutkan mengajar Alfred.
Anak itu sangat bertanggung jawab.
Ia belajar dengan baik.
Apa yang akan kita lakukan?
Jika Ayah sudah tewas.../ Ibu dan Ayah.
Kubilang "jika."
Sangat mungkin bagi Lagertha berubah pikiran...
...untuk membiarkan kita hidup.
Tentu saja dia akan begitu.
Bagaimana cara memercayainya?
Tidak bisa.
Tapi jika kita coba dan membunuhnya, semua kemarahan ini akan lepas.
Dan siapa yang akan mendukung kita?
Ibu dan Ayah.
Aku tak memercayainya.
Bahkan jika kabar tentang Ayah itu benar,
Kita harus menunggu.
Sungguh bodoh jika kita bertindak tergesa-gesa.
Jadi, bagaimana dengan Ivar?
Bagaimana kita mengendalikannya?
Beritahu aku, saudaraku.
Ibu,
Ayah,
Ayah.
Selamat datang kembali! Lagertha!
Hari ini menandakan kebangkitan Kattegat.
Bagi kita semua.
Kita tak tahu bagaimana nasib Raja Ragnar,...
...atau kapan Ia kembali.
Kalian telah dipimpin secara tidak layak selama ini,...
Dan banyak hal yang telah tersia-siakan.
Kattegat telah banyak berubah selama beberapa tahun terakhir.
Kerajaan ini telah tumbuh dan subur. Atas kekayaan itu,...
...kini Kattegat menjadi Pusat Niaga terkaya dan terluas di Norwegia.
Yang berarti...
...kerajaan sekitar akan jadi iri akan kesuksesan kita.
Dan mestinya mereka melihat kita...
...dan bertanya-tanya mengapa kita hanya memiliki...
...sedikit usaha dalam melindungi diri kita.
Aku yakin kita harus mulai membangun benteng pertahanan,...
...parit dan pagar runcing di sekeliling kita.
Dan ini harapanku,...
Sebagai Ratu kalian, kuhimbau semua orang...
...pria, wanita, dan anak-anak,...
...baik yang sehat maupun yang sakit,...
...akan berperan serta dalam pekerjaan besar ini.
Siapa yang setuju dengan gagasanku, katakan "Ya."
Ya!
Selamat datang, Ivar.
Aku datang ke sini untuk meminta keadilan.
Semua orang tahu bahwa kau membunuh Ibuku tanpa alasan,...
...kecuali ambisimu.
Karena itu, aku menuntuk keadilan.
Ivar.../ Jangan sentuh aku, pengecut.
Ia bukan pengecut.
Tapi mungkin ia mengerti sesuatu hal yang tidak kau mengerti.
Aku mengerti semuanya dengan baik.
Kau membunuh Ibuku dengan darah dingin.
Aku ingin pembalasan.
Kutantang kau tarung satu lawan satu.
Aku menolak.
Kau tak bisa menolak.
Aku menolak melawanmu, Ivar Lothbrok, putera Ragnar.
Kenapa?
Hah?
Aku tak ingin membunuhmu.
Siapa bilang kau akan membunuhmu?
Aku yang bilang.
Baiklah.
Kalau begitu, tak usah melawanku.
Aku tak peduli. Selama kau tahu suatu saat,...
...aku akan membunuhmu, Lagertha.
Takdirmu telah ditetapkan.
Menurutmu kita ada di mana?
Spanyol.
Sekitar sini.
Jika kita beruntung.
Atau jika para Dewa bersama kita.
Atau kau telah lupa pada Dewa, Rollo?
Menurutmu kita tersesat, Floki?
Oh, kita tersesat...
...dan begitupula aku.
Apa maksudmu?
Aku tak lagi mengenal diriku.
Mengapa aku di sini.
Apa tujuanku.
Kau membuat kapal./ Itu belum cukup.
Aku merasa seperti kapal kosong.
No comments yet. Be the first to leave one.