Poor Things

Poor Things

Download Indonesian Untertitel

Release Info

Poor Things 2023 720p 10bit WEBRip 6CH x265 HEVC-PSA
Ein Kommentar von ervanderz

Tags

webrip
web
720p
720
BRip
x265
HEVC
Veröffentlicht am: 2024-02-28
Downloads: 1713
Hörgeschädigt: No

Indonesian Untertitel-Vorschau

Die ersten 200 Zeilen.

BERISIKAN PENGGUNAAN TEMBAKAU -TERDAPAT ADEGAN KHUSUS DEWASA-

Ba.

Ba! Ba!

Ba, ba, ba.

- Sampai jumpa. - Ba, ba.

Sekumpulan organ, yang otaknya belum berfungsi...

atau darah yang dipompa dari jantung.

Layaknya daging untuk makan siang hari Minggu.

Siapa yang ingin merekonstruksi organ tersebut?

Siapa yang bisa bedakan manusia dan hewan, jika perbedaannya ada?

Ayolah.

Kalian pernah bermain teka-teki ketika kecil, bukan?

Apa hanya aku saja,

atau memang sangat sulit berkonsentrasi saat monster itu berbicara?

Dia seorang ahli bedah yang luar biasa.

Penelitiannya merupakan terobosan. Ayahnya mendirikan tempat ini.

Apa kau lupa siapa dirimu

untuk ikut dalam percakapan ini, Max McCandles?

Hanya karena duduk kita dekat tak berarti kau bisa demikian.

Tak usah ikut campur. Beli jas dulu, sana.

Kau yakin di situ posisi liver, Pak?

Boleh aku tanya, untuk apa kau memasukkannya kembali, Pak?

Untuk hiburanku.

Tuan Max McCandles!

Berjalanlah bersamaku di akhir pelajaran.

Makalahmu.

Kau menyukainya, Pak?

Mengandung ide konvensional yang bagus yang mendekati level medioker.

Terima kasih.

Aku butuh seseorang. Untuk asisten proyek.

Aku mau sekali.

- Kau orang yang religius? - Aku percaya pada Tuhan.

- Aku atau Tuhan? - Lucunya, kau sering dikenal dengan...

Itu lelucon yang kubuat sendiri.

Aku tak perlu itu dijelaskan padaku.

Ciptaan iblis.

Kau berpikir untuk menumbuhkan janggut, Pak?

Aku akan terlihat seperti anjing besar berdasi.

Anak-anak suka anjing.

Pekerjaan ini.

Ya. Masuklah.

Tuhan! Tuhan.

Tuhan.

- Halo. - Halo.

Bella, ini Tuan McCandles.

Halo, Bella.

- Bud. - Darah.

- Bud. - Darah.

- Darah. - Bagus.

Aku baik-baik saja.

Orang bodoh yang cantik.

Dia menderita cedera otak.

Aku memperbaikinya.

Usia mental dan tubuhnya tidak sinkron.

Baru belajar bicara. Proses kemajuannya dipercepat.

Dia menakjubkan.

Aku perlu mencatat perkembangannya dengan cermat.

Kau bersedia melakukan itu untukku?

Suatu kehormatan bagiku.

Wee!

Wee!

Ya. Menyenangkan sekali, Bella.

"Wee." Kurasa itu artinya...

Nyonya Prim!

Wee.

Kau tidak suka ikan herring asin?

Aku lumayan suka itu.

Cocok untuk dinikmati di pagi hari...

Bella juga mau memotong?

Mayat saja ya, Bella.

Mayat saja.

Mayat saja.

Mayat saja.

Remas! Remas, remas.

Chog!

Chog!

Lari!

Chog.

Dia mengumpulkan 15 kata sehari.

Koordinasinya belum stabil.

Di malam hari, ada kemajuan.

Rambutnya tumbuh satu inci setiap dua hari.

- Aku punya diagram rambut di sini. - Luar biasa.

Kau boleh pergi. Sampai jumpa besok.

Pak, dari mana asalnya?

Tugasmu hanya mengumpulkan data.

Jika aku menambahkan pertanyaan tak relevan, kau akan kuberi tahu.

"Jadi, ketika mereka kembali dari hutan...

"dia bertemu kembali dengan Ibu dan Ayahnya.

“Malam itu, mereka makan kue sampai sakit.

"Mereka sangat senang bisa kembali bersama."

Kau dan aku Ayah, Tuhan?

- Aku... - Prim bilang kau bukan Ayah.

Bella tidak dari mana-mana.

Dimana itu? Tempat itu?

Kau seorang yatim piatu.

Orang tuamu meninggal.

Lalu kau memotong orang tuaku, Tuhan?

Tidak.

Mereka teman-temanku.

Mereka penjelajah yang berani...

dan mereka tewas karena tanah longsor di Amerika Selatan.

Mereka terlalu memaksakan keingin tahuan mereka...

dan mereka menerima akibatnya.

Tapi itulah satu-satunya cara untuk hidup, Bella.

Mereka mengirimmu kepadaku untuk merawatmu.

Mati?

Sayangnya begitu, sayangku.

Bella yang malang.

Tapi sayang Tuhan.

Tidur di sini.

Tidak.

Selamat malam, Bella sayang.

Ini, orang tua.

Peru, ya.

Kenapa kau selalu menulis buku setiap hari?

Aku harus mencatat asupan nutrisimu.

Berapa banyak?

Beritahu Bella tempat lain.

Itu Lisbon, Portugal.

Perancis bagian Selatan. Pegunungan Alpen.

Australia.

Jauh dan berbahaya, baik bagi manusia maupun hewan.

Bella ingin melihat dunia.

Bella.

Bella, kita tidak diperbolehkan ke sini.

Bella.

Bella.

Jangan.

Bella, ini berbahaya.

Bella.

Jangan, Bella.

Tuhan.

Mau keluar.

Ke luar? Tidak, kami sedang bekerja.

Memotong jari?

Candles menemaniku. Candles.

Tentu saja bisa. Jika...

Tidak.

Ya. Keluar!

Apakah dia pernah keluar?

Tidak.

Aku sudah ciptakan dunia yang sangat menghibur dan aman untuk Bella.

Sekarang.

-Bella. - Sekarang!

Sekarang!

Bella.

Kau tahu, banyak hal di luar sana yang bisa membunuhmu, Bella.

Bunuh, mati?

Ular, kereta, burung berwajah tajam, gempa bumi...

menghirup benih rumput beracun.

Bella.

Bella.

Bella. Lihat.

- Bunuh. - Apa?

Kenapa jempolmu lucu, Tuhan?

Saat aku masih sangat kecil...

ayahku menyematkan jempolku ke dalam kotak besi kecil...

untuk melihat apakah dia dapat memperlambat siklus pertumbuhan tulang.

Sekarang, rasa sakitnya sangat hebat...

untuk menahan tangisku...

Menatap dalam-dalam ke jari-jariku yang lain...

dan hanya dengan observasi...

mulai mengurai unsur-unsur epidemiologinya.

Ketika dia kembali...

yang mengejutkannya, aku tersenyum.

Syukurlah.

Dia adalah orang yang berpikiran tidak konvensional.

Waktunya pergi.

Badai sudah mendekat.

Kenapa kau harus menakutinya?

Dia adalah eksperimen...

dan aku harus mengendalikan kondisinya...

atau hasil kita tidak akan murni.

Berhenti! Tuhan, kita ke sana!

Tidak, Bella.

Bella ingin berjalan-jalan makan es krim.

Tidak.

Bella mau!

Wajahku. Orang takut pada Tuhan.

Menertawai Tuhan.

Tuhan bagus.

Seperti wajah anjing.

Lumayan.

- Berhenti! Aku mau jalan. - Tidak!

Tidak sekarang? Tidak pernah?

Tidak.

- Bella! - Tidak!

- Tidak! Tidak! Tidak! - Bella!

Tidak!

- Maaf. Maaf. - Tidak!

Tidak! Tidak!

Maafkan aku, sayangku.

Ya,Tuhan.

Apa yang kau lakukan padanya?

Mengapa kau menyembunyikannya?

Katakan padaku apa arti semua ini, atau aku akan melapor ke polisi.

Harus kulakukan.

Karena ini kisah membahagiakan.

Jarang kudapatkan jenazah,

More Indonesian subtitles for Poor Things

Kommentare

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left