Die ersten 200 Zeilen.
Saya sudah mendengar tentang dirimu/ Benarkah?
Kamu pemain piano bukan?/ Iya
Kenapa pindah ke sekolah kami? Sekolahmu tidak bagus ya?
Sekolah kalian lebih bagus bukan? Dan... Ayahku yg menyuruhku kemari
Hi!
Teman sekelasmu?/ Iya
Permainan piano kalian sepertinya sangat terkenal
Ya, permainan siswa musik di kelas kami memang bagus
Kamu pasti sangat giat juga bukan?/ Lumayanlah
Lihatlah gedung ini...
2 Lantai ini adalah ruangan piano
Kamu akan segera berlatih di tempat ini
lndah sekali...
Gedung piano ini sudah berdiri selama 100 tahun lebih/ 100 tahun?
Tapi kita akan bersedih nanti pada saat hari kelulusan
Mengapa?
Gedung ini akan di hancurkan, dan akan di bangun gedung yang baru
Kita tidak akan menggunakannya lagi setelah lulus nanti
Adik kelas benar-benar beruntung
Sering-seringlah berlatih piano kemari/ Baiklah
Sekolah kalian benar-benar bagus/ Mau kuantar untuk masuk ke dalam?
Tidak usah, aku masuk sendiri saja.
Kalau tersesat, aku akan berteriak minta tolong padamu
Permisi, apa tadi kamu yg memainkannya?/ Bukan
Di sini tidak ada orang lain kan/ Benar, itu aku...
Bagus sekali permainannya/ Terima Kasih.
Pada abad ke-19 ada seorang pemain piano berbakat yg dijuluki sebagai pianis jenius
Maaf, saya terlambat/ Beliau adalah Mozart.
Kenapa orang-orang menjulukinya pemain piano yang jenius
Hey, lihat-lihat apa kamu? Saat belajar harus konsentrasi!
Dia mulai belajar bermain piano sejak umur 6 tahun
Tetapi saat dia umur 8 tahun Dia sudah berada di panggung.
Lewat konser, Dia mempertunjukkan kehebatannya
Dan itu membuat dia menjadi sangat terkenal
Tapi mengapa dia dia di panggil pemain berbakat?
Karena permainannya sangat berbeda
Selalu berubah-ubah dan sangat lembut seperti puisi
Hey !
Kamu tadi mengikutiku?
Tidak/ Tidak?
Kalau begitu, selamat tinggal
Hey tunggu !
Ada sesuatu yg ingin kutanyakan
Apa nama lagu yg kamu mainkan tadi? bagus sekali
Itu adalah sebuah rahasia !
Hey ! Kenapa rahasia?
Namamu siapa?
Bukankah tadi sudah kuberitahu?
Lagi-lagi mendengar suaramu!
Kita pergi
lni sekolah, bukanlah tempat untuk mencari pacar
Lihatlah dirimu, belajarlah sungguh-sungguh.
dan juga perhatikan pelajaran di kelas
Jalan kita searah, mau ku antar pulang? Bagaimana kamu tau kalau kita searah?
Kenapa tiba-tiba hujan ya?
Kamu tidak bawa payung?
Hey/ Ya?
Kenapa kamu tidak bicara padaku?
Setiap pertanyaan yang ku ajukan jawabannya pasti rahasia
Kamu suka ahli piano yg mana?/ Semuanya saya suka
Kamu suka musim kemarau atau hujan?/ Semuanya saya suka
Baiklah !
Permainan pianomu bagus ya?
Hebat!/ Hebat...
Maukah kamu bermain untukku lain waktu?
Tidak mau !
Tidak apa-apa, secepatnya aku akan mendengarnya
Hampir sampai rumah/ Oh, baiklah...
Saya masuk sendiri saja, terima kasih/ Tidak apa-apa? bagaimana kalau kuantar?
Tidak usah, kalau terlihat keluargaku jadi tidak enak
Hey, namamu siapa?/ Namaku Lu Siao Yi
Namaku Ye Siang Lun
Sampai jumpa
Hari ini tidak makan malam? Oh ya, hampir saja lupa!
Sini-sini ! Terima kasih sudah mengingatkanku
Ini, Ibu sudah menyiapkannya untukmu
Tidak usah, aku sudah mendapatkannya dari ayahmu
Benarkah?
Terima kasih!/ Hari ini kamu tampak senang
Oke, bye !/ Hati-hati, bye !
Sudah pulang? sebentar lagi makanannya siap
Ye Siang Lun, kamu sedang lihat apa?/ Ah, tidak...
Mencari siapa?
Selamat pagi / Selamat pagi
Kamu lihat tidak ada 2 orang siswa masuk kemari?
Sobat, kami berhutang budi padamu
Belum pernah melihatmu, murid baru ya?/ Ya, siswa musik
Namaku A Pao, kalau dia A Lang
Kami pemain football, dia kaptennya karena lebih tua
Apanya yg tua?
ltu memang hasil pilihan semua anggota football bukan?
Saya menempuh jalan yg sulit seperti ini, karena sekolah ini memerlukanku.
Kamu mengerti !?
Saya sedang bicara, kamu bisa menyimak baik-baik tidak?
Ayo pergi! Kamu pikir kamu siswa musik?
Hari Minggu ini lihat pertandingan kami ya!
Baiklah, saya pergi dulu sampai jumpa!
Mengagetkanmu ya?/ Kaget...
Kenapa kamu tidak ikut pelajaran?/ Saya berlatih piano tadi
Kenapa? Merindukanku ya?/ Rindu? Merindukan permainan musikmu !
Tapi saya merindukanmu
Permainan musikmu
Cuaca hari ini indah
Cuaca hari ini indah
Kemarilah!
Jongkok!
Jongkok, sekarang !
Ayo pergi...
Keluargamu ada berapa orang?/ Keluargaku? hanya aku dan mamaku
Kalau kamu?
Hanya aku dan ayahku/ Hanya aku dan ayahku...
Kamu meniruku ya?/ Benarkah?
Pekerjaan ayahmu apa?/ Kamu pasti tau
Bagaimana mungkin aku bisa tau?
Kalau tidak tahu ya sudah!
Kenapa dirahasiakan?/ Kalau kamu bisa kenapa saya tidak?
Menyebalkan
Enak sekali ! Saya belum pernah makan
Benarkah? Kalau begitu makanlah lebih banyak
Mari bersulang!/ Tidak ada orang bersulang dengan es krim !
Ye Siang Lun akan bertanding! Cepat! Kalau tidak akan terlambat!
Hei! Bakpao gendut...
keributan yg kau timbulkan boleh juga
Tunggu apa lagi? Kita segera pergi!
Hari ini murid baru kita mentantang Yi Hao
Benar-benar anak yg cukup berani ! Bagaimana kalau kita beri tepuk tangan?
Apa yang sedang mereka lakukan?/ Pertandingan piano, kamu tidak tau?
Adik-adik kelas kalian tahu siapa saya?
Tuan Sien cha/ Benar!
Yang di sebelah sini adalah ketua OSIS Yi Hao Semua sudah tahu julukannya bukan?
Pangeran piano!!/ Tidak salah!
Tidak ada satu lagupun yg tidak ia bisa
Dan juga tidak ada orang yg bisa menandinginya
Pangeran piano apanya?
Hey, awas!
Tanpa menunggu lagi, Segeralah kita mulai acaranya...
Wah, penyusunan kunci hitam menjadi kunci putih
Murid baru, kamu sudah dengar bukan? Jangan lewatkan 1 kuncipun
Tidak jelek, satu nadapun tidak ada yg meleset
Kelihatannya harus mengajukan yg lebih sulit
Mozart? terlalu mudah
Aku tau, itu tidak akan semudah itu
Ayo
Hey, ayo
Saya menyuruhmu memainkannya bersama-sama bukannya berdiri
Kerenkan dia!?
Bahkan Mozart saja tidak tahu bagian ini, kalian benar-benar beruntung bisa mendengarnya
Bakat Yi Hao memang benar-benar hebat, murid baru..
Itu temanku...
Kelihatannya pertunjukkan hari ini sangat menarik
Pertandingan piano hari ini benar-benar hebat
Mari kita beri sambutan yg meriah pada mereka
Baiklah, kembalilah ke kelas/ Yg kujanjikan pasti kutepati, ambillah ini
lni sulit dicari bukan? Benar kamu berikan padanya?
Hey, Terima kasih...
Itu sangat hebat/ Terima kasih
Sampai jumpa di kelas
Mengapa kamu lakukan itu
Kamu tau? seperti itu bisa menyebabkan sakit jantung
Lapar ya?/ Sangat lapar
Kamu suka mengagetkan orang dari belakang
Saya suka bayanganmu dari belakang
Permainan pianomu kemarin lumayan
Kemarin kamu lihat juga?
Iya, tetapi saya tidak ingin membuyarkan konsentrasimu
Begitu banyak gadis-gadis cantik yg mengagumiku
Aku tetap saja bermain dengan lancar
Kenapa? Marah ya? Saya cuma bercanda
Kenapa kemarin kamu berlomba?
Karena untuk telur ini
Ini rahasia yg tidak dapat dikatakan/ Kamu jahil ya?
Hey, Siang Lun
Acara tutup tahun kali ini saya dan A Pao akan bermain band
Melihat permainan pianomu kemarin, jadi kuajak, bagaimana?
Baiklah
Sudah memutuskan begitu, tepati janjimu ya!
Janji apa!?
Ye Siang Lun, kemari
Berbaris!
Berdiri yg benar!
Siapa bilang boleh makan di sini? Kamu pikir ini tempat makan?
Kamu boleh berlari di restoran tidak?
Kenapa bajumu tidak dimasukkan ke dalam?
Ikat pinggang apa ini?
Kamu pikir dirimu penyanyi? Dasinya memangnya diikat seperti ini?
Kalau besok rambutmu tidak digunting, akan saya gunting
Murid Cewek paling suka dengan kerapihan
Penampilahmu begini apakah mereka bisa suka?
Punya rokok?
1 , 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 Delapan batang
Saya boleh minta sebatang?
Lama sekali tidak merokok...
Kenapa kamu bisa punya ROKOK!!
8 batang rokok Baik, lari keliling lapangan 8 kali
Cepat!!
Kamu, mereka itu teman seperti apa? Teman yg merokok!
Pergilah!
Ingin mengagetkanku lagi?/ Mereka temanmu?
Benar/ Sepertinya bukan
Aku juga sepertinya bukan temanmu
No comments yet. Be the first to leave one.