Die ersten 200 Zeilen.
Apa?
Semuanya...
untuk Lucia-sama.
TIDAK!!!
Berduel dengan keadaannya yang seperti ini
sangat tidak masuk akal.
Dia bilang dia akan melakukannya, jadi dia tidak akan mendengarkan kita.
Mei bodoh.
Kenapa dia memaafkan Tami?
Kau pasti membenciku.
Lakukan semua yang kau inginkan.
Apapun yang kau lakukan,
kau hanya akan menyakiti dirimu sendiri.
Saya telah membuatmu menunggu.
Kalau begitu,
ayo kita berangkat.
Kau perlu berjanji
satu hal padaku.
Kalau begitu,
mulai!
Ada apa?
Menyeranglah duluan.
Dia hebat.
Ini tak terasa seperti pertandingan.
Mizushima Hiro sebagai Shibata Rihito
Eikura Nana sebagai Shinonome Mei
Sato Takeru sebagai Shibata Kento
Mei-chan no Shitsuji - Final -
Episode 10 Ciuman Terakhir
Rendahan sekali! Dia terus menyerang luka Rihito.
Dia telah merencanakannya dari awal.
Sialan itu.
Berusahalah.
Pergi.
Jangan ikut campur urusanku.
Saat segalanya berakhir,
carilah majikan lain dan layani dia.
Mei-san.
Tolong akui kekalahanmu.
Jika terus seperti ini,
Rihito-sama akan mati.
Jika kau dan teman-teman sekelasmu tidak mau keluar dari sekolah ini,
maka aku bisa membatalkan kondisi itu.
Asalkan kau menyerahkan Rihito-sama.
Aku takkan menyerah.
Dia takkan kalah.
Kami sudah berjanji.
Tolong tetaplah berada di sisiku.
Mulai sekarang dan selamanya.
Mei-sama.
Percayalah pada saya.
Jika kau percaya pada saya,
saya takkan mengecewakanmu.
Jangan bodoh.
Dia tak mungkin menang dalam situasi ini.
Tak perduli seberapa besar kepercayaanmu padanya,
karena pertandingan ini...
Saat aku berduel dengan Rika,
inilah yang pelayanmu katakan padaku...
Seorang pelayan tak bisa mengeluarkan kekuatannya jika dia tidak dipercaya.
Jadi kenapa?
Sebenarnya kau tak percaya pada pelayanmu sendiri, bukan?
Itulah kenapa kau menyuruh Tami menyerang Rihito-sama.
Karena kalau tidak begitu, kau pasti ragu apakah kau bisa menang atau tidak.
Lucia-sama.
Kau melukai orang yang paling penting bagimu,
hanya untuk keuntungan dirimu sendiri.
Aku takkan kalah darimu.
Aku takkan pernah memberikan Shibata Rihito padamu.
Dia
adalah pelayanku.
Dia milikku.
Shinobu.
Urus Rihito-sama.
Tak perduli kondisi apapun yang akan terjadi padanya.
Cepat buat dia menjadi milikku!
Tentu saja.
Kau juga.
Siapapun yang berani melawanku harus dihukum.
Bodoh!
Tolong...
jangan lukai Mei-sama!
Dia adalah orang yang saya layani...
Lady saya yang paling berharga!
Menang.
Rihito.
Saya mengerti,
Mei-sama.
Dia... dengan luka-luka seperti itu...
Perasaannya pada Shinonome-sama memberikan satu kekuatan padanya.
Ayo.
Jangan malu.
Akui kekalahanmu.
Semuanya
untuk Lucia-sama.
Cukup.
Aku kalah.
Itu dia.
Pemenangnya,
Shibata!
Janji yang saya buat padamu...
saya telah menepatinya.
Terima kasih.
Rihito-san.
Kau tetap menang walau terluka... Hebat!
Kemana mereka?
Jangan-jangan...
Mei-chan no Shitsuji by Islandsubs Indonesian Subtitle Land
Credit Kai200X
Minggir! Biarkan aku bersama Lucia-sama!
Dia bukan lagi Lucia-sama.
Jika dia memilih untuk menempuh jalan itu, aku juga akan menempuhnya.
Jika kau pergi, Kanda akan sedih.
Lagipula,
aku sendiri saja sudah cukup untuk mengikuti Shiori-sama.
Tami?
Tolong bawa dia dan pergilah, Mei-sama.
Saya mohon
biarkan Shiori-sama beristirahat dengan tenang.
Shinobu, kau...
Akhirnya dia bisa bebas.
Dari menjadi pengganti Shutaro-san,
dari tugasnya sebagai pewaris keluarga Hongo,
dari perasaannya padamu.
Sejak Shiori-sama memasuki keluarga Hongo,
karena dia tidak mempunyai ikatan darah,
dia selalu diperlakukan dengan dingin.
Kalian semua adalah anak dari keluarga kaya,
dan saat kalian menjalani latihan ketat saat kecil,
pasti ada seseorang di sisi kalian yang selalu mendukung kalian.
Tapi, Shiori...
Dia tidak mempunyai seseorang seperti itu.
Shiori-sama yang selalu kesepian,
dia ingin membebaskan dirinya dengan jatuh cinta padamu.
Ditambah, dia ingin agar kau hanya melihat dia seorang.
Pada akhirnya,
perasaan itu,
malah menghancurkannya.
Lucia-sama...
Itulah kenapa saya
ingin membereskan apapun yang bisa menghalangi Shiori-sama
Lalu,
apa yang terjadi selama ini...
Semuanya
adalah karena perasaan saya pada Shiori-sama.
Tapi, saya ingin dia mengetahui bahwa
saya
saya hanya melihat dirinya seorang.
Kau...
Rihito-kun.
perasaan saya sama dengan perasaanmu pada Mei-sama.
Bagi saya,
dialah orangnya
dan satu-satunya lady yang ingin saya layani.
Selama itu untuk Lucia-sama,
saya bisa menanggung semua kesalahannya.
Tapi semuanya itu
akan berakhir hari ini.
Kau pasti bercanda!
Minggir!
Jangan pergi!
Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Jangan!
Lepaskan!
Tolong! Biarkan aku mati!
Hentikan!
Jangan lakukan hal semacam ini!
Aku tak punya apa-apa lagi!
Aku hanya sebuah cangkang kosong!
Aku tak punya apa-apa!
Tak ada orang yang membutuhkanku!
Tak ada hal seperti itu!
Tak ada hal seperti itu!
Karenamu,
aku bisa hidup dengan sangat bahagia.
Itu semua karenamu,
yang sampai hari ini
terus menanggung keluarga Hongo.
Kau telah bekerja keras selama ini.
Aku adalah aku saat ini,
semuanya karenamu.
Kau tak sendirian.
Aku akan berada di sisimu.
Jadi...
Jadi, hiduplah.
Hiduplah dan temukan kebahagiaanmu.
Kumohon.
Shiori-sama...
Mei-sama...
Acara penyerahan hak waris akan ditunda.
Acara penyerahan hak waris akan ditunda.
Sekarang itu akan diselenggarakan di St. Lucia.
Ya.
Mei,
bagian beratnya
baru akan dimulai.
Aku mengerti,
Kakek.
No comments yet. Be the first to leave one.