1944

1944

Download Indonesian Untertitel

Release Info

1944 2015 720p BluRay x264 850MB-Pahe in
Ein Kommentar von SchutzstaffeL
Resync punya Kapten Kooky untuk rilisan 1944.2015.720p.BluRay.DD5.1.x264-VietHD

Tags

bluray
Veröffentlicht am: 2025-10-27
Downloads: 39
Hörgeschädigt: No

Indonesian Untertitel-Vorschau

Die ersten 200 Zeilen.

Diterjemahkan oleh Kapten Kooky IDFL™ SubsCrew

Tahun 1939, Uni Soviet dan Jerman...

...menandatangani pakta non-agresi militer.

Seminggu kemudian, Perang Dunia Kedua pecah.

Tahun 1940, Estonia bergabung dengan Uni Soviet.

55.000 warga Estonia dikerahkan menjadi Tentara Merah.

Tahun 1941, Jerman menguasai Estonia.

72.000 warga Estonia dikerahkan angkatan bersenjata Jerman.

Tahun 1944, tentara Soviet muncul di perbatasan Estonia.

Gerbang terbuka.

Di halaman ada sebuah truk.

Ayah, Ibu, dan Kadri masuk ke dalam truk.

Seolah hal biasa di dunia ini.

27 Juli, Garis Depan Sinimad-Tannenberg.

Lalu apa yang terjadi dengan mereka? / Mereka dikirim ke Siberia.

Kau hanya diam saja? / Peleton ketiga! Saaresto menelpon!

Divisi ke 20 Waffen-SS Estonia.

Resimen 47, Batalyon Ketiga, Kompi Kesembilan, Peleton ketiga.

Mereka sudah melintasi bukit.

Peleton ketiga di sini!

Sial! Saluran telponnya mati!

Tamnik, kembali! / Karl!

Peleton ketiga di sini!

Siap! Kami laksanakan!

Ayo bergerak!

Karl! Kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja. / Ayo bangun!

Tiga tahun telah berlalu.

Tiga tahun dan 43 hari.

Aku tak bisa membantah perasaanku bahwa akulah yang harus...

...disalahkan atas segala sesuatu yang terjadi pada mereka.

Kucoba mengingat...

...wajah, gestur, dan suara mereka...

Kenangan dari mereka perlahan memudar dan...

...rasa bersalahku meningkat dari hari ke hari.

Ini sudah takdirku, dan harus kujalani seumur hidup.

Isi!

Infanteri 800 meter di depan!

Kau tahu tugasmu apa?

Tembak!

Ganti! / Ambil amunisi!

Karl!

Medis! Sjajnas, ke sini!

Piir, ikut aku! Radik, lindungi kami!

Biar kuambil!

Tembak!

Kalian dari desa yang sama? / Tidak.

Talu memilihku sebagai asistennya.

Perhatian!

Siapa kalian berdua? / SS Unit Kjaer.

Lepaskan peralatan! / Berhenti!

Istirahat di tempat!

Hanya kalian berdua? / Ya.

Mereka berjanji mengirim sepuluh, tapi hanya dua. Dan si kembar.

Siapa nama kalian? / Aku Kotsya. / Anton.

Karl Tamnik.

Kalian sungguh kembar? / Benar.

Aku tahu setelah melihat wajah kalian.

Aku Radik. Aku tiba musim semi ini.

Sjajnas, paramedis.

Kamenski, penembak jitu.

Poder, pasukan khusus.

Piir, itu saja.

Saaresto komandan kami. Akan menjaga kalian seperti Jesus.

Senapan itu takkan berguna di garis depan. Simpan saja!

Dan masker gasnya, singkirkan saja.

Sekarang bisa kau simpan sesuatu yang lebih diperlukan.

Surat dari kekasih, rokok, kondom.

Duduklah.

Ambillah. Ini senjata yang bisa diandalkan.

Dalam Perang Dunia Pertama, aku bertempur bersama 2 saudaraku.

Keduanya tewas oleh bom yang sama.

Di sini baunya menyengat. / Bau mayat.

Kita tak bisa mengubur mereka sampai di luar aman.

Ya, benar begitu.

Aku butuh asisten senjata berat ini.

Siap. / Aku saja.

Radik, tunjukkan tempatnya. / Ikut aku.

Dengar baik-baik.

Senapan mesin selalu yang pertama jadi target serangan musuh.

Biar aku saja. Aku berjanji pada Ibu akan menjaga adikku.

Aku lebih tua darinya. / Berapa tahun?

Setengah jam.

Kau jadi asistenku.

Aku juga mau. / Lain kali.

Caranya begini...

Itu semua yang tersisa.

Sulit untuk mengakui...

...bahwa aku bersembunyi dari semua ini.

Kebenaran sejati.

Seolah mimpi setelah tahu mereka dibawa pergi.

Hanya bisa kulihat satu jalan keluar.

Ikut ke garis depan.

Mereka memohon agar aku tak ikut ke garis depan.

Kau menulis untuk siapa?

Gadismu? Orang tuamu?

Kau kenapa? / Aku tak bisa tidur.

Ketika mereka pertama kali ada di garis depan,

kau yang memberi mereka semangat.

Itu perasaan aneh saja.

Seolah aku kenal mereka.

Seolah... melihat diriku sendiri di tempat mereka.

Ini sungguh perasaan yang aneh.

Angkat tangan!

Untung aku lupa melepas kuncinya.

Saaresto memerintahkan untuk membangunkan anak-anak.

Rusia sudah masuk parit terdekat.

Tidakkah kau sadar?

Kau orang yang beruntung.

Kita di sini, Rusia di sini.

Kita akan jebak mereka.

Serangan korps kedelapan di sini.

Kita serang di sini. Yang ini ladang ranjau.

Ada satu jalur, bisa dimanfaatkan untuk memaksa Rusia masuk perangkap.

Ada pertanyaan?

Berapa jumlah prajurit Rusia di sana?

Tak terlalu banyak.

28 Juli.

Ranjau pertama sekitar 10 meter. Di sebelah pohon itu.

Jangan tembak! Kami pasukan Estonia!

Tundukkan kepala kalian! Ada orang Rusia!

Mana komandan kalian? / Gugur dalam pertempuran.

Kami dari Divisi Nordlandske.

Berapa banyak jumlah kalian? 4 Tentara dan 2 senapan mesin.

Saaresto komandan kami. Dia yang memberi perintah.

Kami akan menyerang dari sini. Berikan tembakan perlindungan.

Siap!

Ada amunisi lebih? / Tak punya.

Kita mulai persis jam 4:00 dini hari. / Siap! Jam 4:00.

Terima kasih. Siapa namamu? / Karl.

Nama kita sama.

Lengkapnya Charlemagne.

Aku dipanggil Karl XXII.

Aku Karl Madsen dari Roskilde.

Jaraknya 30 kilometer dari Kopenhagen.

Karl Tamnik. Dari peternakan Tamnik. Tiga kilometer dari Vinimajzea.

Jerman! Ada Jerman di parit!

Ayo maju, atau kita mati!

Retreat! Cepat mundur!

Awas granat! Tiarap!

Kau baik-baik saja?

Poder, ledakkan pintunya!

15 detik!

Sjajnas, Pires terluka!

Mereka lari ke pintu keluar lainnya.

Jangan tembak! Kami menyerah! Jangan tembak...

18 Agustus.

Pasukan, siap!

Apa kabar?

Kulihat kalian baru saja bersih-bersih.

Kita sedang berperang.

Prajurit Estonia.

Fuhrer benar-benar kagum atas kepercayaan diri kalian.

Tugas yang paling berat sudah menanti kita, jalur Tanenburšku.

Dan kita, selaku otoritas Estonia lokal, takkan duduk diam saja.

Setelah bertahun-tahun penelitian...

...kami telah buktikan bahwa kita adalah ras Arya juga.

Ini fakta yang tak terbantahkan.

Di bawah naungan Jerman yang lebih besar, masa depan yang cerah sudah menanti.

Dalam keluarga besar negara-negara Eropa.

Heil Hitler! / Aku tak berpikir begitu.

Kenapa?

Heil Hitler!

Kukira kita akan dapatkan Iron Cross, bukan foto sialan ini.

Apa yang harus kulakukan dengan foto ini?

Bisa untuk menyeka pantatmu. / Kertasnya terlalu tebal keless.

Cocok untukmu.

Bisa jadi pengganti tembakau.

Adolf, kekuranganku apa?

Kjaer, minumlah. / Tidak, aku mau menggantikan tugas kembaranku.

Teman-teman, ayo bersulang.

Ambillah foto Fuhrer-nya. Ada tanda tangannya.

Aku sudah punya “Fuhrer”-ku sendiri.

Foto seorang wanita? / Ya, begitulah.

Ya. / Mantap.

Apa dia berkumis? / Tidak.

Katanya dia Fuhrer-mu. / Bukan berarti dia punya kumis.

Fuhrer punya kumis. Dia tak punya.

Siapa namanya? / Erika.

Kenapa bagian bawahnya tak kelihatan? Oh, tidak, mana bagian bawahnya?

Ini bagian bawahnya.

Berisik, sarap.

Apa yang kau pikirkan? / Tak ada.

Mari bersulang... Untuk Kamerad Komandan yang telah gugur.

Dane membagikan fotonya. Itu kertas toilet pesanan kalian.

Dia memberiku sebungkus rokok.

Narva hanya tinggal puing-puing.

Kastilnya...

Para penjaganya...

Semua sudah dilupakan. Setiap hari aku pasti lupa sesuatu.

Ini yang kudapat dari ayahku.

Ayahku menerima Iron Cross ini ketika Perang Dunia Pertama.

Dalam perang kemerdekaan, berperang melawan Tentara Merah.

1940, setelah kudeta di bulan Juni, Ayahku dihukum. / Ya ampun.

Apa yang sebenarnya kita lakukan di sini?

Ini bukan perang kita. / Kau yakin?

Bukan kita yang memulai. / Hitler menyerang Rusia.

Siapa yang menyerang Finlandia? Siapa yang menduduki negara-negara Baltik?

Siapa yang menduduki Polandia? Iblis yang menguasai mereka!

Polandia diserang keduanya.

More Indonesian subtitles for 1944

Kommentare

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left