Die ersten 200 Zeilen.
-- Untuk teman-teman yang tidak punya banyak waktu buat nonton film --
-- Dan butuh rekomendasi tontonan film yang keren & seru --
-- Saksikan di channel YouTube: MovieMan Universal --
Penerjemah: EveryAgent a.k.a Dimas Daffa Yanuardi A Member of IDFL™ SubsCrew
Terima kasih kepada para donatur: --- septemberceria_idws, gendhutz ---
-- septemberceria_idws ---
Tempat apa ini?
Hidupku tidak masuk akal.
Hei.
Aku sering memikirkan banyak pertanyaan soal itu.
"Scott, kau mantan napi yang sudah cerai. Bagaimana kau bisa jadi anggota Avenger?
Kenapa menjelajah waktu dengan Kapten Amerika?
Itu tidak masuk akal."
Banyak hal berubah dari hidupku.
Tapi ke manapun aku pergi, orang bertanya satu hal yang sama.
Bisa berfoto dengan anjingku?
"Scott, sekarang bagaimana?"
"Apa selanjutnya?
"Ke mana perjalanan ini membawamu?"
Jika aku mengetahuinya, bukan perjalanan namanya.
Keren.
Beberapa tahun ini gila. Untuk semua orang. / Hei. Apa kabar?
Semua sudah siap untukmu.
Kau baik sekali. / Tidak.
Uangmu tidak perlu di sini.
Kita masih membahas itu? / Tentu saja.
Rubin, kau yang terbaik.
Terima kasih, Spider-Man.
Lebih baik luangkan waktu untuk hal-hal yang memang penting.
Misalnya teman.
Teman yang bahkan tidak kau kenal.
Ingatlah orang-orang yang membantumu.
Kau tak bisa maju tanpa mereka.
Aku hanya orang yang dipecat dari Baskin-Robbins.
Terkadang kita beruntung.
Aku beruntung bisa bertemu Hope Van Dyne.
Kau kenal dia.
Dia mengambil alih perusahaan ayahnya.
Kini dia menggunakan Partikel Pym untuk perubahan global.
Banyak orang bilang ingin menyelamatkan dunia...
...tapi Hope menyelamatkannya setiap hari.
Terima kasih.
Terima kasih banyak.
Reboisasi. Perumahan terjangkau. Produksi makanan.
Dia tidak membuang-buang waktu.
Aku masih tidak percaya.
Semua ini seharusnya tidak terjadi.
Namun tetap terjadi.
Ini dunia yang cukup indah.
Aku senang kami menyelamatkannya.
"Apa aku rindu beraksi?
Terkadang.
Apa aku akan hadir ketika Avengers membutuhkanku?
Pasti.
Aku takkan pernah mengabaikan mereka.
Tapi saat ini, tugas yang kuinginkan hanyalah menjadi seorang ayah.
Ayah mencintaimu, Cassie.
Terima kasih sudah menjadi pahlawanku.
Maaf, Ayah melewatkan beberapa ultah.
Dan untuk anak-anak lain di luar sana...
...sedikit nasehat.
Bantulah orang-orang biasa.
Buat kesalahan.
Ambil peluang.
Karena jika ada satu hal yang diajarkan hidup kepadaku...
...selalu ada ruang untuk tumbuh."
Ini ponselku.
Kenapa penjara menelepon?
Lang!
Lang!/ Aku di sini.
Ayo. Keluar.
Ayo.
Dia tak apa? Ada info?
Belum.
Hai, Hope. Hei, Ayah.
Cassie. Apa yang terjadi?
Teken di sini.
Cuma urusan penjara.
Kembalikan.
Aku tahu kau yang ambil.
Yakin?
Agak sulit untuk melihat...
...dari gas air mata di taman yang penuh pengunjuk rasa yang damai.
Ada di mana?
Maaf. Itu pasti memalukan bagimu.
Tapi aku menemukan ini.
Kau menyusutkan mobil polisi?
Apa yang kau pikirkan?
Aku harus apa? Berpaling?
Mereka menyapu kamp tunawisma saat tengah malam.
Itu bukan maksud Ayah.. / Mereka harus ke mana?
Kehilangan rumah saat Blip bukanlah salah mereka.
Ayah tahu.
Tiada yang mampu bayar sewa saat ini, kecuali kau dari dana perwalian.
Ayah bukan mendiktemu.
Ayah cuma.. / Mendiktenya.
Mendikteku.
Terserah kau mau apa.
Ayah menyarankan cara lain.
Baik.
Ayah janji pada ibumu...
...kau akan pakai teknologi ini saat ada kami.
Ini teknologi berbahaya.
Aku tahu itu berbahaya.
Jika diambil polisi? Jika hilang?
Kostumnya tidak hilang.
Kau punya kostum?
Tunggu, kau punya kostum?
Aku tahu cara menjaga diri.
Percayalah. Aku sudah pandai.
Aduh.
Maksudku bukan begitu. Maaf. / Aku tahu.
Tak apa. Tidak masalah.
Ayah mengerti.
Ayah pikir kau seharusnya hidup normal.
Pria berkostum lebah...
...mencoba membunuhku di kamarku saat aku kecil.
Aku tak pernah punya kehidupan normal.
Kita putar musik.
Dan pada saat itu, yang bisa kupikirkan hanyalah...
..."bagaimana Hulk mengubahku jadi bayi?
Apa aku akan jadi bayi selamanya?
Apa aku bayi Hulk?
Ayah mendengarkan bukumu sendiri?
Tapi aku siap akan apa pun. / Tidak.
Itu radio. / Steve dan aku makin dekat.
Ayah, matikan. / Aneh sekali.
Saklarnya rusak. Tak mau mati.
Kubilang matikan.
Apa? Kencangkan? Baik.
Setelah itu, rakun dari luar angkasa muncul.
Kurasa dia tidak tahu namaku.
Aku senang bertemu rakun yang bisa bicara."
Permisi.
Terima kasih.
Baiklah.
Hadiah Nobelmu sudah tiba.
Sebaiknya begitu. Aku menghemat delapan dolar.
Aku mengagumimu.
Terima kasih.
Ibu rindu ini.
Tidak ada piza di Alam Kuantum?
Tidak ada. Nihil.
Bu, kau bisa membahasnya.
Kalau mau.
Sayang, Ibu 30 tahun di bawah sana.
Aku ingin menjalani hidup yang ini.
Cassie, dapat teman baru di penjara kali ini?
Kakek.
"Kali ini"?
Ada sebelumnya?
Sebelumnya tidak terlalu dihitung.
Ayah tak tahu.
Kenapa tak menelepon Ayah? / Aku tahu Ayah akan begini.
Kalau Kakek pasti akan mengeluarkanmu dengan semut.
Baiklah. Rapat keluarga.
Bisa adakan rapat keluarga?
Bukankah itu yang kita lakukan? / Maksudku tentang ini.
Tentang semua yang bersikap biasa saja.
Kau ingin membantu. Ayah mengerti.
Ayah tahu, Cassie.
Tapi Ayah tak mau kau sia-siakan hidupku.
Setidaknya aku masih berbuat sesuatu dengan hidupku.
Ayah menyelamatkan dunia.
Benarkah?
Kau tak pernah menyebutkannya.
Semuanya, Scott menyelamatkan dunia.
Bagaimana responsmu, Scott?
Coba tulislah buku.
Lucu.
Kalian sudah jadi debu jika bukan karenaku.
Sekarang apa kegiatanmu?
Menandatangani buku?
Bukankah kau membobol VistaCorp?
Bukankah kau terbang jauh-jauh ke Jerman...
...hanya untuk melawan Kapten Amerika di bandara?
Bertarung dengan Kapten Amerika di bandara.
Ayah tak mau melawan Kapten Amerika.
Ayah tidak gila.
Orang-orang masih butuh bantuan, Ayah.
Setidaknya kami melakukan sesuatu yang penting.
Siapa "kami"?
Kalian bertiga mau apa?
Sains.
Dengan semut.
Sains semut.
Aku tidak percaya.
Mari kita tunjukkan.
Mereka membangun apa?
Ini tindakanmu?
Sebenarnya, tidak, mereka membuat teknologi sendiri.
Semut yang cukup pintar.
Saat kalian semua...
...lenyap selama lima tahun, aku punya banyak waktu.
Dan aku mulai membaca jurnal lama Kakek Hank...
...dan aku sangat suka Alam Kuantum...
Alam Kuantum?
Aku tahu kita punya sejarah di sana, dan aku tak mau mengejutkan siapapun..
...tapi kami membicarakannya.
Dia punya pertanyaan.
No comments yet. Be the first to leave one.