Platonic

Platonic

Download Indonesian Untertitel

Staffel 2

Release Info

Platonic 2023 S02 COMPLETE ATVP WEB h264-ETHEL
Ein Kommentar von tedi
Retail ATVP (10 eps)

Tags

webdl
Veröffentlicht am: 2025-10-01
Downloads: 72
Hörgeschädigt: No

Indonesian Untertitel-Vorschau

Die ersten 200 Zeilen.

Sayang, ini belum pukul 07.00.

Apa kita boleh berpelukan, Mama?

Baiklah.

Kenapa ada pesawat ruang angkasa di halaman belakang kita?

Sayang, kau hanya bermimpi.

Tidak. Aku tak bermimpi.

Ada sesuatu di halaman belakang kita.

Lihatlah.

Itu perkembangan baru.

Sophia itu seperti kehadiran yang terasa meracuni,

dan dia mengubah seluruh grup pertemanan jadi saling bermusuhan,

tetapi saat kucoba bicara dengan Olivia, Vivienne, dan Addie soal itu,

mereka menjadi sangat kompetitif…

Hei, Sayang, apa kau sudah memikirkan untuk langsung bicara dengan Sophia

dengan kejujuran dan kasih sayang?

Ayah menggunakan bahasa terapinya lagi.

Jika kau mengomunikasikan kebutuhanmu secara jelas,

tetapi dengan kasih sayang,

seringkali hanya itulah yang dibutuhkan lawan bicaramu.

- Kau belum pernah bertemu Sophia. - Dia berengsek.

Frances. Tetapi dia memang berengsek.

Sophia sangat seksi.

Kau akan tahu nantinya, Simon, bahwa kedua hal itu biasanya beriringan.

Mungkin Sophia butuh terapi. Itu sungguh membantu Ayah.

Ayah kembali menikmati pekerjaan di kantor,

dan itu semua berkat ibu kalian yang mendorong ayah mengikuti terapi.

Apa terapi bisa membuat orang menjadi tak begitu menyebalkan?

Ibu rasa tidak.

Ya.

Astaga!

Mustahil.

Siapa itu? Apa yang terjadi?

Itu hanya, kau tahu, urusan orang dewasa.

Sebaiknya kita berikan mereka privasi.

- Sangat keren. - Perkataanmu sudah kuno, Simon.

Rambutnya indah.

Hei, Sayang, bisa ikut aku ke mobil?

- Aku harus membuat makan siang Maeve. - Hanya sebentar.

Baiklah.

Sayang, Will akan segera pergi dari sini. Aku janji.

Bagus. Aku senang kita sepakat dengan itu karena,

hanya sekadar berkata jujur, dengan jelas, dan kasih sayang,

- aku ingin dia pergi. - Ya. Aku juga ingin. Dengan kasih sayang.

- Baiklah. - Baik.

Dan juga, aku berharap

kau bisa ikut denganku ke sesi terapiku berikutnya.

Ya. Baiklah.

Ada beberapa hal yang ingin kubahas denganmu,

dan kupikir akan bermanfaat jika dilakukan bersama terapisku.

- Ya. Ya. - Baguslah.

- Ya. - Bagus. Terima kasih. Baiklah.

Baiklah.

Hanya agar aku bisa mempersiapkan diri,

apakah ada yang harus kupikirkan?

Seperti berkaitan dengan cinta, berita utama? Apakah ada?

Ya. Maaf, aku terlalu menonjolkan perspektifku.

Tidak, itu bukan hal yang begitu penting.

Hanya masalah struktural soal keseimbangan urusan pekerjaan dan kehidupan kita

dan peranku dalam beberapa hal yang berkaitan dengan peranmu

dan kemungkinan siklus umpan balik negatif.

Obrolan yang sudah lama tertunda.

Ya. Bagus.

- Baik. Aku mencintaimu. - Aku mencintaimu.

Baik. Aku sangat paham. Aku akan cari tempat tinggal lain.

- Aku bahkan sedang mencari. - Baiklah. Bagus. Ya.

Aku tak paham apa yang kau pikirkan, memamerkan penaklukan seksualmu

di hadapan anak-anak. Jadi, ini salahmu sendiri.

Hanya satu wanita, dan itu bukan penaklukan.

- Aku tak menaklukkannya. - Yah…

Aku tak menyerbunya agar dia mau bercinta denganku.

Dia melakukannya secara sukarela.

Baiklah. Terserah saja. Bisa bersihkan tempat ini?

Tempat ini seperti sarang seks.

Jangan permalukan ranjang seksku.

Baiklah. Rumahmu, aturanmu.

Beri tahu aku jika kau sudah menemukan apartemen.

Dan bisakah gunakan tatakan gelas untuk kopimu?

- Baik. Akan kugunakan. - Untuk cangkir kopimu.

- Kumohon, gunakan… kumohon. - Ya.

- Hentikan. Baiklah, bisakah kau… - Ya. Baiklah.

Jika kau peduli soal meja ini, tak akan kau tempatkan di unit hunian tambahan.

Pasti akan kau simpan di rumahmu dengan barang-barangmu yang lain.

- Aku menjaga para tamuku. - Ya.

Itu benar. Aku hanya penasaran.

Apa kau dan Jenna pernah menemui terapis pasangan?

Tidak. Aku dan Audrey pernah ke terapis pasangan sekali

dan hasilnya sangat kacau.

Mereka bilang itu ruang yang aman, jadi aku mengaku pernah selingkuh,

dan sekarang aku sudah cerai dan tinggal di unit hunian tambahanmu.

Jadi, menurutku tak berjalan begitu lancar.

Ya. Aku paham itu pengakuan berisiko tinggi, hasilnya tinggi.

Menurutku, sejujurnya itu pengakuan berisiko tinggi, tak ada hasil.

Kenapa? Apa kau dan Charlie… Semuanya baik-baik saja?

Ya. Hanya saja…

seorang teman bertanya padaku, jadi aku meminta pendapat untuknya.

Temanmu meminta pendapat dari grup pertemananmu

untuk menentukan apakah mereka harus mengikuti terapi pasangan atau tidak?

- Ya. Tepat sekali. - Bagus. Sangat masuk akal.

Baik. Aku akan mengantar anak-anak ke sekolah.

Sebenarnya, apakah aku boleh ikut?

Kau ingin melihat sekolah anak-anakku?

Tidak. Aku hendak bertemu Katie di sana.

Dia akan membantuku membuat profil di aplikasi kencan.

Baiklah.

Agar aku bisa lanjutkan penaklukanku.

Terapi itu seharusnya untuk membantu dia melupakan masalah Jeopardy!

Bukannya malah untuk membedah pernikahan kami.

Begitulah cara kerja terapi.

Joe melakukan terapi karena rasa takutnya untuk terbang.

Enam bulan kemudian, kami mengajukan perceraian.

Terapi itu seperti mendatangi dokter saat kau sakit flu,

dan mereka bilang kau menderita kanker stadium empat.

- Kurasa tak seburuk itu… - Pasti akan buruk.

Kau pikir dia memintamu ikut karena dia puas dengan pernikahan kalian?

Maksudku, bisa jadi dia ingin menyudahi pernikahan kalian

atau membawa orang baru ke pernikahan kalian. Atau dia gay.

- Aku paham. - Mungkin dia punya keluarga lain.

Atau dia menyembunyikan uang di suatu tempat. Itu sangat populer.

- Atau dia membuatmu terkena sifilis. - Lupakan saja.

Baiklah. Bagaimana dengan La Cienega Haciendas?

Tak bisa kudapatkan. Jadi aku akan memilih Sheraton.

Itu membosankan, suram, tak akan membuat orang terkesan,

namun hanya itu tempat yang bisa menampung pengacara sebanyak itu.

Toilet di tempat ini sangat kecil.

Aneh sekali. Urinoarnya hanya berjarak lima cm dari tanah.

Karena kau masuk ke toilet taman kanak-kanak.

Pantas saja ada air kencing di mana-mana.

- Tak bertanya, tak dapat. - Terima kasih!

Frasa kecilku mulai populer di sekolah.

"Tak bertanya, tak dapat."

Ya. Artinya tak bertanya, tak dapat.

untuk membuat beberapa cendera mata.

Maksudmu kau mengirim surel ke perusahaan kaus?

"Tak bertanya, tak dapat."

- Aku suka itu. - Terima kasih.

- Jika tak bertanya, kau tak dapat. - Tak akan dapat.

- Namun jika kau bertanya, kau bisa dapat. - Ya.

Baik. Kau mendukungnya?

Aku hanya bilang, itu cerdas. Dia bisa menawarkan kebijaksanaan.

- Dia membantu membuat profil kencanku. - Terima kasih!

- Sudah jauh lebih baik. Lihatlah. - Coba kulihat profilnya.

- Ya. - Baik. Aku suka. Sangat lucu.

- Foto itu sudah 15 tahun yang lalu. - Ya.

Tak masalah. Semua orang melakukan itu. Ini, lihatlah punyaku.

Ada tanda Gore-Lieberman di belakangnya.

- Sial. Harusnya kuedit bagian itu. - Tetapi kau terlihat cantik.

- Hai, Semuanya! - Hei, Diane.

- Siniarnya bagus. - Terima kasih, Diane.

Yang kusukai adalah alur siniarnya sangat bebas.

Seperti kau mendapatkan topik bahasan secara mendadak.

- Terima kasih. - Diane, Will sedang mencari apartemen.

Itu benar. Ya.

Ada syarat tertentu? Kau ingin tinggal di lingkungan tertentu?

Tidak. Tak ada syarat tertentu. Di mana saja bisa.

- Aku tak akan bilang di mana saja, namun… - Tidak. Di mana saja.

Jika ada atapnya, tak ditempati, dan bukan di unit hunian tambahanku, dia mau.

Kau membuatku terdengar seperti pembunuh berantai.

Satu-satunya masalah adalah dananya terbatas.

Ya. Bisa kulihat.

- Baju ini harganya $400. - Karena itu dia tak punya uang.

Aku akan mengumpulkan informasi dan kuhubungi lagi nanti.

- Bagus. - Sementara itu, aku harus pergi.

Hendak menunjukkan dupleks di Venice Beach untuk selebritas yang harus kurahasiakan,

namun namanya berima dengan "Schmarlize Theron".

Dah!

Dia bahkan tak mengubah bagian "Theron" dari namanya.

Orang selalu jadi malas saat sudah sukses.

Siapa itu Schmarlize Theron? Apakah maksudnya Charlie Sheen?

Tidak. Dia menang Oscar lewat film "Schmonster".

Halle Berry?

Itu Schmonster's Ball.

Jadi, tempat ini cukup kosong,

- seperti yang kau lihat, tetapi… - Ya.

…tuan tanahnya sangat baik.

Dan dia juga mantan tahanan sepertimu.

Aku bukan mantan tahanan.

Astaga.

Mohon maaf. Aku salah mengira.

- Bagus, terima kasih. - Bisa ingatkan aku apa pekerjaanmu?

Sebenarnya aku pembuat bir. Pernah punya jabatan tinggi di Johnny 66.

- Bagus sekali. - Ya.

Tempat ini bagus.

Sebenarnya aku mencari ruang komersial,

untuk membuka bar kecil, jika kau ada informasi soal itu.

- Bagus. Ya. Sangat bagus. - Bagus, 'kan?

Jadi, ini ruang bersejarah yang awalnya dibangun pada tahun 1922,

dan teras ini, termasuk dalam areanya, berlisensi untuk makan di luar ruangan.

- Wah. Itu luar biasa. - Fakta menarik.

- Pernah dijadikan kamp pengasingan. - Wah.

Batu bata terbuka, dua toilet sesuai aturan ADA,

dek atap, banyak jalur pejalan kaki,

akses mudah ke LA Live dan Arts District.

Sejujurnya, tempat serupa biaya bulanannya bisa lebih dari dua kali lipat.

Tempat seperti ini sulit dicari.

Ya. Biaya bulanannya. Apakah ini akurat?

- Ya, itu benar. - Kenapa sangat murah?

Dulunya tempat ini ruang santai vegan milik Russell Brand.

Pantas saja baunya seperti humus dan tuduhan pelecehan seksual.

- Ya. Orang jahat. - Ya.

- Wah. - Lihatlah pemandangannya.

More Indonesian subtitles for Platonic

Kommentare

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left