Die ersten 200 Zeilen.
Senang bertemu kalian.
- Pikirkanlah ucapanku tadi. - Ya.
- Tentu. - Ya.
Kau tahu di mana aku jika ingin bicara.
- Bersenang-senanglah. - Sampai jumpa.
- Hati-hati. - Dah.
Itu perkembangan yang sangat menarik.
Ya.
Aku akan bilang ini.
Aku tak terlalu bersemangat punya anggota baru,
tapi aku dapat firasat baik. Dia tampak ramah.
Aku tak mau Charlie punya keunggulan dengan perahu.
- Aku setuju. - Kau tahu?
Jadi, apakah demi kepentingan kita untuk menerimanya,
- lihat apa yang bisa dia bawa? - Ya, jika dia bisa membawa perahu itu.
Kami tak tahu banyak tentang Leiya,
jadi, aku tak yakin apakah dia cocok dengan dinamika tim kami.
Tapi aku lebih suka tim kami punya perahu daripada tim lain.
Secara strategis, apakah kita bodoh menolaknya?
- Ada tambahan bantuan juga. - Ya, aku suka Leiya.
Entahlah.
Kata hatiku, Alpha sudah bagus. Jangan diutak-atik.
Biarkan yang lain bermain, pindah tim, dan pergi ke tempat lain,
tapi aku suka ide untuk tetap sederhana.
Aku ingin mengakhiri dengan empat orang dan membagi satu juta dolar.
Bukan soal berapa banyak orang yang menang bersamamu.
Kau tak pernah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Mungkin seseorang akan marah pada tim kita.
Kita butuh lebih banyak orang.
Kurasa saat ini, Tim Alpha sudah cukup kuat.
Jadi, risiko dan imbalan untuk anggota tim lain tak sepadan.
Kami coba dapat uang sebanyak mungkin.
Kenapa, di titik ini,
kita memilih untuk mengambil orang lain saat kita bisa tak melakukannya?
Demi dapat perahu.
Jujur, menurutku kuncinya sekarang adalah terus bertahan.
Tim Alpha, hidup atau mati.
Ya, kita tak akan menerima orang lain saat ini.
Baiklah.
Aku tak mau jadi orang pertama yang menyebabkan perpecahan.
Jika hanya aku yang merasa tertekan,
aku tak mau menciptakan masalah besar dan pertikaian,
karena itu takkan membantu tim.
Dinamika kita bagus,
dan kita tak perlu mengguncang kepercayaan di tim kita.
Aku menunggu waktu yang tepat untuk menyelidiki Ben.
Kita punya tim yang sama
dan itulah yang ingin kita selesaikan.
Kita akan lihat berapa lama itu bertahan.
16 PEMAIN 13 PEMAIN
KELUAR
MEMBUAT ATURAN SENDIRI
KELUAR
PERMAINAN BERTAHAN HIDUP TERBAIK
KELUAR
HANYA SATU TIM YANG MAMPU
HARI KE-23
API
Aku lapar.
Kami akan mencari makanan.
Kami akan memeriksa batu di sana
untuk mencari tiram, lobster, apa pun itu.
Semoga kami bisa membawa sesuatu.
- Ayo. - Ya. Terima kasih. Semoga berhasil.
Periksa bebatuan. Kita mencari kerang kecil.
Lima orang itu banyak yang harus diberi makan dan minum.
Kami belum makan enak.
Tidak ada apa-apa.
Tak apa. Coba lagi.
Aku pemburu yang menggunakan busur dari Texas,
dan ini lingkungan yang benar-benar berbeda.
Kita harus angkat batu itu.
Air pasang mulai datang dengan cepat.
Aku tak terbiasa mencari makan di pantai.
Tidak.
Jangan menyerah.
Tapi jika aku punya busur, kami pasti bisa makan.
Periksalah. Aku akan terus mencari.
Aku mau lihat apa aku bisa melihat dengan kacamata ini.
Aku dibesarkan dengan tiga kakak lelaki. Jadi, aku suka bekerja dengan Pharaoh.
Aku belajar banyak darinya.
Lihat ini.
Aku menemukannya di perangkap ikan.
Wow, apa itu?
Siput besar.
Dia sangat berpengetahuan, cerdas.
Dia pria hutan terbaik.
Ya! Itu yang kumaksud.
- Wah! - Lihat itu, Sayang!
- Wow! - Astaga, itu seperti hamburger.
Alasan aku di sini adalah untuk memenangkan uang ini.
Aku punya istri, tiga anak, dua anjing.
Rumah kami seluas 72 meter persegi, ada dua kamar tidur, satu kamar mandi.
Itu sangat sempit.
Bung, ini gila.
- Ya. - Besar. Banyak sekali.
Kemenangan kecil yang akan menjaga semangat.
Itu kunci hadiah satu juta dolar,
karena aspek mental permainan ini
membutuhkan kekuatan dan ketahanan mental yang dalam.
Begitu kau kehilangan terlalu banyak semangat, permainan selesai.
Ini sukses, Kawan.
Kawan, kerja bagus.
Helikopter mendekat dan terbang di atas papan permainan.
Helikopter.
Astaga.
Astaga.
- Ada helikopter. - Halle, ada helikopter.
Aku datang.
Ayo. Bergerak lebih cepat.
Sejauh ini, tim sudah ditawari pilihan dan kesempatan untuk dapat perbekalan
yang mungkin bisa membantu mereka dalam uji bertahan hidup.
- Itu dia. - Ya. Itu dia.
Astaga!
- Tapi ini berbeda… - Biar kuambil.
…karena menawarkan pilihan
yang bisa mengubah permainan ini…
- Di sini. - Di sana.
…dan strategi permainan, tergantung risikonya.
Dapat.
Sepertinya lebih dari sekadar catatan. Aku gugup.
Bawa kembali ke kamp dan…
- Bacalah bersama. - …lihat isinya.
Ada parasut lagi, Kawan.
- Ada parasut? - Saatnya lagi.
Oke, menurut kalian apa ini?
Oke.
Astaga.
Itu catatan?
Ada catatan lagi.
Banyak tali.
Tali.
Apa ini?
Gergaji.
Itu akan berguna.
Ya, ini akan sangat membantu.
Lihat isi catatannya.
- "Dari papan permainan. Tim…" - "Tim…"
"Tim, permainan berubah."
"Kiriman berikutnya akan mengubah permainan secara drastis."
"Wadah air mungkin satu-satunya cara untuk mengambilnya."
"Putih berarti cara untuk mendapatkan perbekalan."
"Merah berarti cara untuk menyingkirkan."
"Bagaimana kalian bertahan dalam permainan ini?"
- Dengan rakit. - Astaga!
Kita harus membuat perahu.
Apa kau bercanda?
Leiya baru saja menawarkan kayak.
Sekarang kesempatan bertahan hidup membutuhkan rakit.
Kita punya dayung.
Kita punya dayung.
Para gadis di Kamp Alpha pasti terbuka untuk menerima Leiya.
Tapi itu diveto karena Ben.
Sekarang tak mungkin kami mendapatkan kayak.
Karena, tentu saja, Charlie melindunginya.
Kami kehilangan kesempatan besar.
Aku belajar dari ini.
Jika dia kurang bermanfaat sebagai tenaga tambahan
untuk semua tugas yang harus kami lakukan, kurasa kami akan menyingkirkannya.
Aku sangat kesal karenanya.
"Putih, cara mendapatkan perbekalan.
Merah berarti cara untuk menyingkirkan."
Apa maksudnya "menyingkirkan"?
Tim atau orang?
- Aku tak tahu. - Mungkin orang.
Jelas, satu-satunya perbekalan yang kurang adalah terpal.
Tapi kita lebih suka mengeliminasi atau mendapatkan terpal?
Kami jelas butuh terpal.
Kami harus kering.
Kami harus membuat tempat berteduh tahan air,
atau kami tak bisa nyaman dan menjaga api tetap menyala.
Kita cari yang merah.
Kita ingin menyingkirkan.
- Charlie akan memilih merah. - Ya.
Kita harus mengalahkan mereka.
Tujuan kami, mencapai eliminasi itu lebih dulu
karena kami ingin menyingkirkan orang.
Kami ingin cepat selesai.
Kami sudah tahu Charlie punya perahu.
Ayo. Kita di air. Aku akan membawamu ke tempat yang kita tuju.
Tapi mereka tak punya dayung seperti kami.
Jadi, itu akan jadi keuntungan besar.
Di kesempatan bertahan hidup terakhir, Tim Charlie mengamankan kayak.
Tapi tim Alpha dan Bravo mengeklaim dayungnya.
Kita ke merah dulu.
Ambil itu dan ke putih.
Kenapa tak ambil keduanya?
Jika kami bisa mendapatkan merah dan putih
sebelum Alpha atau Bravo mendapatkannya, artinya kami punya keunggulan.
- Aku sangat bersemangat. - Aku juga.
Kami tak boleh membiarkan Tim Charlie mendekati hadiah itu
sebab itu bisa berarti salah satu dari kami dieliminasi,
dan itu tak boleh terjadi.
Kita harus mulai membangun.
Ya, ayo mulai.
Kau menyimpan energimu untuk ini.
- Untuk ini. Sudah kubilang. - Buddy juga.
Kau bersemangat. Aku tahu kau punya energi.
Aku sudah bilang ke Tim Charlie
aku menyimpan energiku untuk acara besar.
No comments yet. Be the first to leave one.