Die ersten 96 Zeilen.
Dari sinilah asalnya serangan kejahatan.
Bergerak dengan mudah dari rawa ke lembah,...
... dari gurun ke penjara bawah tanah...
... tidak perlu menunggu sinyal download.
Bangun timmu sendiri sampai 8 anggota,...
... mengarahkan pemanah, penyihir, prajurit...
... dan keledai untuk membawa harta karun.
Setelah memasuki "Dungeon Siege",...
... misimu adalah memimpin anggota kelompokmu...
... untuk bertarung melawan iblis dan setan jahat.
Hanya ada di Dungeon Siege.
Di Family Mart, dengan pembelian chip sampai NT$50...
... anda akan mendapatkan Lipton Ice Tea secara gratis...
... ditambah kesempatan untuk memenangkan perjalanan ke Caesar Park Kenting selama 10 hari.
Kunjungi Family Mart dan nikmati musim panas yang sejuk bersama keluarga anda!
Family Mart adalah mart anda..
Rasakan hembusan angin yang sepoi-sepoi...
...dan kunjungi toko makanan Jepang.
Untuk hadiah di musim festival, Pilih GANSO...
Untuk berbagi hati tulusmu, gaya hidup sehat dan selera yang baik.
Semua ada di GANSO
GANSO
Jangan biarkan matahari menyakitimu ANESSA
Ringan, mudah dan melindungi dari UltraViolet. Menikmati sinar matahari, aku memilih ANESSA
Solusi perlindungan total dari sinar matahari.
Ringan, mudah dan melindungi dari UltraViolet.
Sialan!
Nona, tidakkah kau tahu kalau itu sangat berbahaya?
Aku mau menyeberang jalan. Aku tadinya mau menggunakan jembatan penyeberangan.
Kau bisa menggunakan jalan underpass untuk menyeberang.
- Kalian berteman? - Tidak.
Lalu mengapa kau menyeberang jalan bersama dia?
Kami tidak tahu kalau ada jalan yang lain.
Aku selalu menggunakan jembatan penyeberangan.
Tapi kalian seharusnya menggunakan jalan underpass untuk menyeberang.
- Ayo, tolong kartu identitas kalian. - Di mana jalan underpass-nya?
Tolong kartu identitasmu.
Aku tidak bermaksud untuk melakukannya.
Yah, tidak apa-apa. Serahkan kartu identitasmu dan aku akan memberitahumu, oke?
Tolong kartu identitasnya. Kalian berdua.
Mengapa harus menyerahkan kartu identitas?
Aku hanya menyeberang jalan.
Tapi kau telah melanggar aturan lalu lintas.
Itu karena tidak ada jembatan. Itu bukan salahku.
- Aku tadinya ingin lewat jembatan penyeberangan. - Kalian berdua telah melanggar aturan.
- Ada jalan underpass di sana. - Apa maksudmu dengan "melanggar aturan"?
Mengapa jembatan penyeberangannya tidak ada?
- Itu bukan urusanku. - Berarti itu juga bukan urusanku.
- Tapi kau seharusnya melewati jalan underpass. - Aku hanya menyeberang jalan
Kau seharusnya menggunakan jalan underpass. Berhenti!
- Tolong kartu identitasmu. - Aku tidak bermaksud begitu.
- Ayo. Tidak ada bedanya. - Aku tadinya ingin...
Hei, kau jangan pergi dulu.
Apa?
- Kau... aku belum menyelesaikan masalah ini... - Menyelesaikan masalah? Aku hanya menyeberang.
- Jembatan penyeberangannya tidak ada. Kau tidak bisa menyalahkanku! - Tapi kau melanggar aturan.
- Kau melanggar aturan. - Apa maksudmu?
Tidak ada jembatan penyeberangan tapi ada jalan underpass.
Aku tidak tahu letaknya. Kau masih tidak mengerti?
Kau aneh sekali. Mengapa tidak bertanya?
- Bertanya pada siapa? - Siapa saja.
- Ada begitu banyak orang di sana. - Lalu bagaimana aku tahu harus bertanya pada siapa?
- Kau benar-benar tidak masuk akal! - Kau tidak bisa menyeberang jalan seperti itu.
- Sekarang, apa yang kau inginkan? - Ya ampun!
Serahkan.. serahkan saja kartu identitasmu.
- Tidak tahu. Aku tidak punya kartu identitas. - Tentu saja, kau pasti punya.
Kalau tidak, bagaimana kau bisa membuktikan identitasmu?
- Mengapa aku harus membuktikannya? - Karena aku harus tahu dari mana kau berasal.
Permisi, Pak. Kapan jembatannya dirobohkan?
Aku tidak tahu. Tidak tahu.
Kau tahu dengan pedagang jam asongan di jembatan penyeberangan?
Aku tidak tahu.
Itu tidak masuk akal.
Cepat. Serahkan kartu identitasmu.
Aku sudah bilang aku tidak punya. Kau tidak mengerti kata-kataku?
Kalau kau bersikap seperti ini, bagaimana kita bisa menyelesaikan masalah ini?
Bagaimana aku bisa tahu apakah kau orang Taiwan atau bukan?
Kau tidak mengerti bahasa Mandarin-ku?
Orang-orang dari China juga bisa berbahasa Mandarin dengan sangat baik.
Seperti aku?
Dulu ada sebuah jembatan penyeberangan di sini.
Hei, kau. Tolong serahkan kartu identitasmu.
Anda ingin memesan apa?
Kopi.
Maaf. Kami tidak menyajikan kopi hari ini.
- Mengapa? - Karena penjatahan air.
- Lalu apa lagi yang bisa kalian sajikan? - Nasi goreng dengan telur.
- Disajikan dengan sup? - Tidak.
- Bolehkah aku melihat menunya? - Oke.
Yang ini tidak tersedia.
Beri aku nasi goreng dengan telur.
Permisi, Pak!
Er, kartu identitasku... Kau tidak mengembalikan kartu identitasku.
Aku sudah mengembalikannya kepadamu.
Tidak. Tidak, kau belum mengembalikannya.
- Ya, sudah. kau sudah memeriksanya lagi? - Aku tidak bisa menemukannya.
No comments yet. Be the first to leave one.